Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL SIPIL STATIK

EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA PERSIMPANGAN BERSIGNAL TIGA LENGAN JALAN SAM RATULANGI–JALAN BABE PALAR MANADO Monoarfa, Ady Suhendra Edmonssoen; Jefferson, Longdong; Timboeleng, James A.; Manoppo, Mecky R. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Volume lalu lintas terdiri dari komposisi kendaraan yang beraneka ragam, maka perlu faktor konversi berbagai jenis kendaraan dibandingkan dengan sebuah kendaraan ringan/mobil penumpang atau dengan kata lain faktor emp (ekivalensi mobil penumpang). Di Kota Manado, Persimpangan Jalan Sam Ratulangi–Jalan Babe Palar (Fiesta Ria) adalah salah satu persimpangan yang padat lalu lintasnya, karena daerah ini menghubungkan daerah pemukiman dengan daerah bisnis, persekolahan, dan perkantoran ataupun sebaliknya.Dalam menganalisa nilai ekivalensi mobil penumpang digunakan analisa regresi linear berganda dengan peubah bebas (X) yaitu kendaraan berat dan sepeda motor dan peubah tidak bebas (Y) yaitu kendaraan ringan. Untuk memudahkan perhitungan digunakan bantuan software SPSS. b1 dan b2 (koefisien regresi) merupakan ekivalensi mobil penumpang yang dicari. Setelah nilai ekivalensi mobil penumpang didapatkan data tersebut diuji korelasi yaitu untuk melihat apakah nilai peubah bebas tersebut mempunyai korelasi dengan peubah tidak bebas, dalam hal ini nilai korelasi yang diinginkan bernilai positif r > 0.Ekivalensi mobil penumpang persimpangan didapatkan dari hasil perhitungan rata-rata ekivalensi dari setiap pergerakan yaitu untuk kendaraan berat (HV) = 2,458 dan untuk dan untuk kendaraan roda dua (MC) = 0,607Kata kunci : emp, persimpangan bersignal, kendaraan bermotor.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN DERMAGA PELABUHAN SORONG Sagisolo, Jembris; Sendow, Theo Kurniawan; Jefferson, Longdong; Manoppo, Mecky R. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 1 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Sorong merupakan salah satu bentuk jasa transportasi laut yang sangat berarti bagi perkembangan dan peningkatan sumber daya alam dan taraf hidup penduduk di daerah Sorong. Bertitik tolak dari kondisi dermaga pelabuhan Sorong yang tidak cukup dalam menampung barang dan penumpang yang semakin meningkat sehingga kapal yang lain harus menunggu untuk bertambat, membuat keadaan dermaga menjadi tidak teratur dan tidak nyaman. Dengan demikian pelabuhan Sorong sudah harus mengalami penataan dan pelayanan yang baik.Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan dan mengevaluasi data sekunder yaitu data operasi pelabuhan selama 6 tahun terakhir (tahun 2006 sampai dengan tahun 2011). Analisis pelayanan fasilitas pelabuhan Sorong dilakukan berdasarkan ramalan arus naik turun penumpang, arus kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang dan peti kemas dengan menggunakan metode regresi linier.Hasil ramalan pada tahun 2016 dan 2021 untuk jumlah penumpang yang naik adalah 10,8095 orang dan 97,309 orang, dan penumpang turun adalah 82,623 orang dan 45,082 orang dengan sistem pelayanan arus lebih baik, untuk jumlah kunjungan kapal 1400 call dan 1437 call dengan sistem pelayanan harus lebih baik, untuk jumlah bongkar cargo adalah 447,900 ton dan 495,181 ton dengan sistem pelayanan harus lebih baik, sedangkan untuk jumlah muat cargo adalah 73,694 ton dan 73,109 ton dengan sistem pelayanan baik, dan untuk jumlah peti kemas adalah 15,099 TEUs dan 59,342 TEUs dengan sistem pelayanan harus lebih baik .Kata Kunci : Pelabuhan Sorong, dermaga, fasilitas, sistem pelayanan, penumpang
ANALISA DERAJAT KEJENUHAN AKIBAT PENGARUH KECEPATAN KENDARAAN PADA JALAN PERKOTAAN DI KAWASAN KOMERSIL (STUDI KASUS: DI SEGMEN JALAN DEPAN MANADO TOWN SQUARE BOULEVARD MANADO) Kayori, Rifan Ficry; Sendow, Theo Kurniawan; Jefferson, Longdong; Manoppo, Mecky R. E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 9 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lalu lintas seperti tundaan, antrian dan kemacetan terjadi dibeberapa kawasan di kota Manado. Salah satunya pada ruas jalan Piere Tendean yang merupakan kawasan komersil di kota Manado. Untuk mengatasi masalah tersebut maka terlebih dahulu mengkaji karakteristik jalan tersebut seperti kecepatan kendaraan, volume lalu lintas, dan kapasitas, yakni dengan melakukan studi pada ruas jalan tersebut. Studi dilakukan dalam penelitian ini bersifat riset yang dilakukan diruas jalan Piere Tendean selama tujuh hari survey. Studi ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan. Serta untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan tersebut dengan menggunakan pendekatan secara.Hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Malalayang ke Pasar 45 selama seminggu dari hasil analisa dan perhitungan didapat nilai koefisien determinasi (R2) terendah yakni 25,50% dan nilai koefisien determinasi (R2) terbesar yaitu 86,53% dengan model persamaan Y = 1,146244 – 0,023009.x dan perbandingan antara thitung = 19,466357 dan ttabel = 2,00105. Untuk arah Pasar 45 ke Malalayang, hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan selama seminggu dari hasil analisa dan perhitungan didapat nilai koefisien determinasi (R2) terendah yakni 17,33% dan nilai koefisien determinasi (R2) terbesar yaitu 72,62% dengan model persamaan Y = 0,712415 – 0,012575.x dan perbandingan antara thitung = 12,508237 dan ttabel = 2,00105.Serta untuk nilai indeks tingkat pelayanan jalan berdasarkan persamaan Davidson selama seminggu untuk arah Malalayang ke Pasar 45 didapat nilai (a) terendah yaitu 0,417961 dan nilai (a) tertinggi yaitu 1,499699, dengan nilai koefisien determinasi (R2) terkecil yakni 22,97% dan yang terbesar yaitu 84,44%. Sedangkan untuk arah Pasar 45 ke Malalayang, nilai indeks tingkat pelayanan jalan berdasarkan persamaan Davidson selama seminggu didapat nilai (a) terendah yaitu 0,217119 dan nilai (a) tertinggi yaitu 2,717964, dengan nilai koefisien determinasi (R2) terkecil yakni 14,47% dan yang terbesar yaitu 79,92%.Kata kunci: kecepatan, derajat kejenuhan, indeks tingkat pelayanan, persamaan Davidson
PENGARUH PEMBANGUNAN JALAN SOEKARNO TERHADAP PEMBEBANAN LALU LINTAS DI JALAN TOL MANADO - BITUNG Politon, Natalie Chen; Rompis, Semuel Y. R.; Jefferson, Longdong
JURNAL SIPIL STATIK Vol 5, No 9 (2017): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Manado dan Kota Bitung adalah dua kota di Sulawesi utara yang memiliki potensi yang sangat besar dan dikarenakan ketidakmampuan jalan eksisting (Jalan Nasional Manado – Bitung) untuk menampung semua kendaraan yang harus melintasi ruas jalan ini setiap hari akibat adanya aktifitas perindustrian di ruas jalan ini maka pemerintah memutuskan untuk membangun Jalan Tol Manado – Bitung. Namun jalan Tol Manado – Bitung mempunyai kompetitor yaitu Jalan Soekarno yang mengakibatkan volume lalu lintas untuk jalan tol tidak akan tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah volume lalu lintas yang akan melewati Jalan Tol dan Jalan Soekarno nanti serta membuat perbandingan volume lalu lintas Jalan Tol dengan dan tanpa adanya Jalan Soekarno. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data volume lalu lintas secara manual selama 15 jam untuk nantinya akan dikalibrasikan dengan data waktu tempuh yang dimbil selama 4 jam dalam sehari yang terbagi menjadi 2 jam pada waktu off peak hour yaitu pukul 13:00-15:00, dan 2 jam pada waktu peak hour pukul 17:00-19:00 untuk mendapatkan fungsi volume tundaan dengan persamaan yang dikembangkan oleh The Bureau of Public Road. Selanjutnya dibuat perhitungan dengan model Greenshield untuk mengetahui kapasitas dan waktu tempuh arus bebas lalu dengan menggunakan prinsip Keseimbangan I Wardrop dan bantuan Solver yang merupakan fasilitas dari Microsoft Excel dilakukan pembebanan lalu lintas untuk mengetahui volume tiap-tiap ruas jalan.Berdasarkan hasil analisis dari data survey didapat bahwa akibat dibangunnya Jalan Soekarno menyebabkan volume kendaraan yang akan melewati Jalan Tol Manado – Bitung mengalami defisit sebanyak 33% yang awalnya adalah 6772.461 kendaraan menjadi 3415.07 kendaraan. Dan dari hasil analisis didapatkan bahwa membutuhkan waktu sebesar 86.4 menit atau 1 jam 26.4 menit untuk melewati Jalan Tol sepanjang 39.9 km.  Kata Kunci : Off Peak Hour, Peak Hour, The Bureau of Public Road, Greenshields, Solver, Defisit.
KAJIAN TARIF ANGKUTAN UMUM TRAYEK PAAL DUA–POLITEKNIK DI KOTA MANADO Tombokan, Moses Ricco; Sendow, Theo Kurniawan; Manoppo, Mecky R. E.; Jefferson, Longdong
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 12 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara.Pada penelitian ini akan diteliti mengenai kajian tarif angkutan umum trayek paal dua– politeknik apakah tarif yang berlaku saat ini sudah sesuai dengan kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) dari Rp4.500,00 menjadi Rp6.500,00. Dan juga biaya operasi kendaraan sangat berpengaruh dalam kajian tarif angkutan umum.Dari hasil penelitian didapat bahwa tarif yang berlaku saat ini sudah sesuai dengan kenaikan BBM (bahan bakar minyak) tetapi di lapangan dalam penerapan tarif operator kendaraan tidak sesuai dengan tarif yang berlaku yaitu Rp3.600,00 untuk umum dan Rp2.900,00 untuk pelajar.Kata kunci: angkutan umum, tarif, transportasi