N.P.A.D. Wijayanti
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DENGAN BAHAN LIMBAH PROPOLIS KELLE DI DESA AAN KLUNGKUNG K.W. Astuti; N.P.A.D. Wijayanti; L.P.I. Harini; I G.S. Astawa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.889 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p19

Abstract

Kelompok peternak lebah madu Trigona spp di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung melakukan budidaya lebah madu Trigona spp untuk mendapatkan madu kelle yang terkontrol kualitasnya. Dalam proses pengolahan madu kelle ini dihasilkan propolis yang sampai saat ini belum dapat dimanfaatkan oleh kelompok peternak. Permasalahan yang ada adalah kurangnya pengetahuan untuk mengolah limbah propolis ini menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.Program pelatihan yang diberikan adalah pelatihan mengolah propolis menjadi produk bernilai jual yakni sabun padat dengan kandungan aktif propolis. Dalam program ini akan dibentuk Focus Group Disscussion (FGD) yang terdiri dari 5 orang setiap 1 FGD. Program ini diawali dengan pemberian informasi mengenai pengolahan propolis menjadi produk baru kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Untuk memaksimalkan penyampaian materi tersebut diatas maka tim memberikan modul. Setelah penyampaian informasi dilanjutkan dengan pelatihan dan praktek langsung untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diterima. Setelah pelaksanaan workshop kelompok peternak lebah madu Trigona spp di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung sudah berhasil membuat sabun padat dengan bahan aktif propolis. Kata kunci : propolis, sabun padat, pelatihan, Trigona, madu kelle
PELATIHAN PEMBUATAN LULUR DARI RUMPUT LAUT DAN GARAM PADA IBU-IBU PKK DI DESA KUTUH BADUNG SELATAN N.P.A.D. Wijayanti; K.W. Astuti; N.P.L. Laksmiani; P.S. Yustiantara; I.G.A. Januarta; I.K. Subagia
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.983 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p03

Abstract

Daerah Kutuh (Pantai Pandawa) Badung Selatan merupakan salah satu wilayah penghasil rumput laut di Bali mencapai 130 sampai 225 per ton. Desa Kutuh memiliki potensi serta produktivitas yang tinggi untuk pengembangan budidaya rumput laut dan garamnya, namun kenyataannya masih terdapat permasalahan yaitu strategi pengembangan usaha rumput laut masih kurang terencana. Dalam 3 tahun terakhir ini mengalami penurunan drastis dikarenakan para petani banyak yang beralih profesi saat ini menjadi pedagang dan penyedia usaha wisata di sekitar Pantai Pandawa. Menyusutnya jumlah petani tersebut semakin cepat seiring dijadikannya Pantai Pandawa sebagai obyek wisata. Untuk dapat tetap membudidayakan rumput laut yang menjadi salah satu keanekaragaman hayati khas yang dimiliki oleh Bali maka perlu dilakukan suatu pengembangan usaha rumput laut dan dapat dikaitkan dengan pantai pandawa dijadikan sebagai obyek wisata. Salah satunya adalah mengolah rumput laut dan garam menjadi produk yang dapat dipasarkan didaerah wisata seperti lulur rumput laut sehingga perlu diadakan kegiatan pelatihan pada ibu-ibu PKK. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih keterampilan Ibu-Ibu PKK Desa Kutuh Badung Selatan untuk menghasilkan produk bernilai jual. Kegiatan pelatihan pembuatan lulur telah dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 27 Agustus 2018 bertempat di Aula Kantor Desa Kutuh Badung Selatan. Acara dibuka oleh bagian Hubungan Masyarakat Desa Kutuh Badung dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang lulur dan pembuatannya serta pemanfaatan rumput laut dan garam sebagai bahan baku lulur. Kemudian Ibu-ibu PKK dibagi menjadi 5 kelompok untuk praktek pembuatan lulur rumput laut. Hasilnya kelompok PKK telah mampu menghasilkan lulur rumput laut dengan tingkat kehalusan yang berbeda-beda sesuai dengan selera. Lulur dikemas dalam plastik. Pelatihan pembuatan lulur rumput laut dan garam sangat bermanfaat dalam melatih keterampilan Ibu-ibu PKK dan meningkatkan nilai jual rumput laut. Kata kunci : Rumput laut, Garam, Lulur, Pelatihan, Desa Kutuh Badung
EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK ETANOL 96% KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MEMPERTAHANKAN PH KULIT TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERI PAPARAN SINAR UV-B N.P.A.D. Wijayanti; IG.A.D. Ratnayanti; M.A. Wardhana; Z. Aini,; C.M.A. Putri,
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.21 KB)

Abstract

Radiasi sinar UV-B memiliki kapasitas untuk menghasilkan  reactive oxygen species (ROS) yang menyebabkan terjadinya photoaging yang dapat diamati dari nilai pH kulit. Ekstrak kulit buah manggis diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan telah diformulasi menjadi sediaan masker gel peel off . Sediaan ini diketahui mampu meningkatkan toleransi kulit tikus terhadap paparan sinar UV-B. Pada penelitian ini dilakukan pengujian untuk mengetahui efektivitas masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis dalam menjaga pH kulit tikus wistar jantan yang diberi paparan sinar UV-B. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 30 hewan uji yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu perlakuan I (basis masker gel peel off), perlakuan II (masker gel peel off ekstrak etanol 96% kulit buah manggis) dan kontrol (tanpa perlakuan). Kelompok perlakuan I dan perlakuan II dipapar dengan UV-B dengan dosis total 840 mJ/cm² selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan II berbeda bermakna dengan kelompok perlakuan I dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi P<0,05. Sehingga diketahui masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis mampu mempertahankan pH kulit tikus wistar jantan yang dipapar sinar UV-B.
PROFIL STABILITAS FISIKA KIMIA MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) N.P.A.D. Wijayanti; K.W. Astuti; I.G.N.A.D Putra,; I.G.N.J.A. Prasetia,; M.Y.D. Darayanthi,; P.N.P.D. Nesa,; L.D.S. Wedarini,; D.N.P. Adhiningrat,
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.516 KB)

Abstract

Ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) kaya akan kandungan xanton yang diketahui bersifat sebagai antioksidan. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan optimasi formula masker gel peel-off ekstrak kulit buah manggis. Namun, formula optimal yang diperoleh belum tentu memiliki stabilitas yang baik selama penyimpanan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengetahui profil stabilitas fisik masker gel peel-off ekstrak kulit buah manggis dengan HPMC sebagai gelling agent. Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan simplisia, ekstraksi, standarisasi ekstrak, fomulasi dan penetapan profil stabilitas fisika kimia. Simplisia diekstraksi menggunakan etanol 96% kemudian diformulasi menjadi sediaan masker gel peel-off lalu ditetapkan profil stabilitas fisika (organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, sineresis) dan kimia (pH) dari masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis. Profil stabilitas sediaan ditetapkan selama penyimpanan 28 hari pada suhu 30°C. Penetapan profil stabilitas didasarkan dengan melihat perubahan yang terjadi dimulai dari awal formulasi hingga 28 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis stabil selama penyimpanan 28 hari pada suhu 300C.
PELATIHAN PENATALAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN BAGI KADER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA LANSIA P.A.S. Utami; P.A.E.S. Karin; N.P.A.D. Wijayanti; N.P.E.D. Yanti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2023.v22.i03.p05

Abstract

The elderly are vulnerable to Covid-19, so they need support from cadres as a support system in the community. The aim of this community service is to improve the safety of the elderly to be able to avoid Covid-19 by providing training in the management of health protocols for cadres. Activities carried out include education on Covid-19 prevention protocols, education on support for physical, mental and adequate nutrition, hand washing exercises, and training on making hand sanitizers that are not irritating and safe for elderly skin. The participants involved were 40 elderly cadres in Melinggih Gianyar Village and Babahan Tabanan Village utilizing hybrid learning, namely offline and online training. The result is an increase in the ability of cadres by 52.2% where 100% of cadres have good knowledge after training. Statistical test results obtained with the Wilcoxon test showed p value= 0.000?<0.05 (Z= -5.559) which means that there is an effect of providing training on the ability of cadres to prevent the transmission of Covid-19 in the elderly. Mastery of skills for cadres in implementing health protocols is expected to be able to contribute to preventing the transmission of Covid-19 and reducing morbidity in the elderly so that they are still able to live a quality old age. Keywords: covid-19, education, cadres, elderly, training