Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS SLOW STROKE BACK MASSAGE (SSBM) DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI KEPALA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT MITRA SIAGA TEGAL Purwani Istyawati; Dwi Budi Prastiani; Arif Rakhman
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.683 KB) | DOI: 10.24843/coping.2020.v08.i02.p14

Abstract

Headache is a problem that is often felt by hypertensive patients. One of the non-pharmacological actions to reduce or treat headaches is the cutaneous slow stroke back massage (SSBM) stimulus. This massage is a comforting procedure that can relieve tension, relax the patient and improve circulation. The aim of the study was to determine the effect of SSBM on the pain scale in patients with essential hypertension. This research was conducted in the Inpatient Room of Mitra Siaga Tegal Hospital. This type of research is pre-experimental research design with one group pre test-post test, with accidental sampling technique. The statistical test used in this study is the t-paired test with the Shapiro Wilk normality test. The results showed that of the 18 respondents, the average value of the pain scale before being given SSBM was 5.83, while the average pain scale value after being given SSBM was 4.78. From the statistical test results obtained p = 0.000 <0.05, then H0 is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is an effect of giving SSBM on the headache scale of hypertensive patients. It is hoped that SSBM can be used as an SPO in pain management, especially headaches in hypertensive patients.
IMPLEMENTASI BIBLIOTERAPI MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI Anisa Oktiawati; Purwani Istyawati; Achfa Nova Cahyati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.511

Abstract

Hospitalisasi merupakan suatu proses yang terencana dan darurat yang mengharuskan seorang anak tersebut dirawat dirumah sakit untuk masa pemulihan. Hospitalisasi dapat memberikan dampak stres pada anak disebabkan oleh perasaan cemas karena faktor sakit yang dialaminya (nyeri). Cemas merupakan perasaan berlebihan yang dialami seorang anak ketika dirawat dirumah sakit dimana anak merasa takut, gelisah dan khawatir terhadap sesuatu yang menurutnya dapat mengancam diri. Biblioterapi bisa menjadi cara untuk mengurangi kecemasan pada anak usia prasekolah dengan membaca cerita bergambar yang dilakukan bersama maka anak cenderung lebih terhibur dan tertarik dengan gambar yang ada didalam buku. WHO melaporkan bahwa prevalensi anak sakit yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi mencapai 45%. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan biblioterapi terhadap kecemasan anak usia prasekolah akibat hospitalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah klien yang mengalami kecemasan ringan sampai sedang akibat hospitalisasi, anak dengan usia prasekolah yaitu 4-6 tahun yang mengalami hospitalisasi, anak dalam keadaan sadar dan bersedia menjadi responden. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Data disajikan dalam bentuk teks naratif dan tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan instrumen FIS (Faces Image Scale). Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kecemasan anak sebelum diterapkan biblioterapi dengan skala 4 (cemas sedang), setelah diberikan penerapan biblioterapi selama 20 menit tingkat kecemasan anak menjadi skala 1 (sangat tidak cemas) dengan rekomendasi Pasien anak dengan kecemasan sedang digunakan untuk melakukan penerapan biblioterapi 1 kali sehari selama 20 menit untuk mengurangi tingkat kecemasan akibat hospitalisasi.