Supardi Rusdiana
Balai Penelitian Ternak

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS FINANSIAL USAHA SAPI PERAH DENGAN CARA BAGI HASIL (Paro) DI PETERNAK Supardi Rusdiana
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 2 No 1 (2019): JEPA: Journal of Economic, Public and Accounting
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.068 KB) | DOI: 10.31605/jepa.v2i1.453

Abstract

The study was conducted in Cikoneng Village, Pasirjambu Subdistrict, West Bandung Regency, Bandung West Java Province in 2018. The study used a survey of 27 dairy farmers in a way to share the results (Paro). Primary data and secondary data were analyzed descriptively, quantitatively and economic analysis. The purpose of this study is to analyze the financial economy of dairy cattle business by means of profit sharing (Paro) in farmers. The results of the study show that milk production of dairy cows produced by farmers every day is an average of 14.12 liters/day. Production costs for dairy cattle business are IDR.300.317.000 /year. The results of the calculation of breeder labor with the amount of labor costs amounting to IDR.5.635.000/year or 276.75/Hok/year.The advantages of farmer IDR 2.187.808/month with B/C of 2.3. Dairy cows belonging to farmers and property owned by investors are still maintained by the dignitaries, as investments, to produce calves and milk production. Economically, the financial value of B/C >1, or the business of dairy cows for profit sharing (Paro), can continue the business.
PENINGKATAN NILAI EKONOMI MELALUI DIFERSIVIKASI USAHA TANAMAN PANGAN DAN SAPI BAL Supardi Rusdiana
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Nomor 2, April 2020
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.439 KB) | DOI: 10.31605/jepa.v2i2.662

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui peningkatan nilai ekonomi melalui difersivikasi usaha tanaman pangan dan sapi Bali di peternak. Penelitian ini dilakukan di Desa Maccini Baji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan 2018. Penelitian menggunakan metoda survei dengan menggunakan kuisioner dan wawancara terhadap 26 petenak sapi Bali. Data primer diperoleh dari peternak dan data sekunder diperoleh dari Dinas setempat. Data dianalisis secara deskriptif, kuantitatif dan analisis ekonomi. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui peningkatan nilai ekonomi melalui difersivikasi usaha tanaman jagung dan sapi Bali di peternak. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan bersih dari usaha tanaman jagung sebesar Rp.1.356.075,-/tahun dengan R/C sebesar 1,4. Keuntungan bersih dari usaha dapi Bali sebesar Rp. 4.346.500,-/tahun dengan R/C sebesar 2,07. Secara analisis ekonomi diversifikasi usaha layak untuk dilanjutkan, karena selain untuk mengoptimalkan lahan pertanian juga untuk menanggulangi resiko kegagalan panen. Manfaat limbah jerami jagung sebagai pakan sapi Bali, keuntunagn peternak dengan waktu yang bersamaan. Difersivikasi usaha tanaman jagung dan sapi Bali di peternak secara ekonomi layak untuk diushakan kembali, dilihat dari nilai R/C >1.
KONTRIBUSI USAHA PERTANIAN DAN TERNAK DOMBA: PENAMBAHAN NILAI EKONOMI PENDAPATAN PETERNAK Supardi Rusdiana; Umi Adiati; Chalid Talib
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol 4 No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v4i1.1231

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mengetahui kontribusi usaha pertanian dan ternak domba: analisis ekonomi pendpatan peternak. Penelitian dilakukandi Desa Curacap Kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi Propini Jawa Barat pada tahun 2020. Penelitian menggunakan metoda survei dengan teknik wawancara dan pengisian kuisioner terhadap 25 responden. Data primer dan data sekunder di analisis secara deskriptif, kantitatif dan analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan rataankeuntungan peternak usaha padi sebesar Rp.5.562.200/produksi dengan nilai R/C sebesar 1,53, keuntungan peternak usaha jagung peternak sebesar Rp.1.722.875/produksi dengan nilai R/C ratio 1.33, dan keuntungan peternak usaha domba sebesar Rp.2.289.000/tahun dan nilai nilai R/C sebesar 1,24. Kontribusi usaha pertanian dan domba rataan nilai R/C>1, kesimpulannya bahwa, kontribusi usaha padi, jagung dan domba ecara ekonomi layak untuk dilanjutkan kembali usahanya. Dukungan harga produksi pertanian dan ternak terhjamin dan disesuiuaikan dengan kondisi harga pasar, sehingga peternak tidak merasa dirugikan dengan harga jual hasil pertanian dan ternak. Peluang usaha tanaman pangan dan domba semakin mendatangkan keuntungan, apabila diusahakan dengan manajemen yang baik
Produksi Dan Nilai Ekonomi Usaha Ternak Domba Sebagai Sumber Pendapatan Peternak: Tinjauan Literatur : Production and Economic Value of Sheep Farming as a Source of Farmers’ Income: A Literature Review Supardi Rusdiana; Diky Ramdani; Unang Yunasaf; Chalid Talib; Amam
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol. 8 No. 2 (2026): Volume 8 No 2 April 2026
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v8i2.6701

Abstract

Sheep farming plays an important role as a source of farmers’ income. However, this activity has generally not yet become the main enterprise, resulting in relatively low farmer earnings. To achieve successful outcomes, production management must be improved by strengthening technical and managerial capacities, including feed, reproduction, health, and marketing management. This study reviews the production and economic value of sheep farming and evaluates its financial feasibility across different scales. The analysis was conducted through a literature review of accredited scientific articles, secondary livestock statistics, and field observations in sheep farming centers. The methods applied include descriptive, comparative, and financial feasibility analyses, using the R/C ratio as the main indicator. The results show that sheep farming is financially feasible at small (10 head), medium (50 head), and large (±100 head) scales, with R/C ratios of 1.34, 1.19, and 1.13, respectively. These findings indicate that small-scale enterprises are relatively more efficient in utilizing local resources. Strengthening infrastructure, improving access to capital, and enhancing farmers’ managerial skills, supported by empowerment programs through breeding systems and transparent marketing, are crucial strategies to improve business sustainability and strengthen farmers’ bargaining power. These strategies also contribute to supporting food security based on sheep meat.