Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SURAT MENGGUNAKAN SRIKANDI DI LINGKUP PEMERINTAHAN KABUPATEN KARANGANYAR Hanum Kartikasari; Fahmi Ulin Ni'mah
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 2 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i2.17117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Surat melalui aplikasi Srikandi di lingkup pemerintah Kabupaten Karanganyar. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital dalam administrasi pemerintahan, termasuk pengelolaan surat. Srikandi, sebagai sistem pengelolaan surat berbasis elektronik, diterapkan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Srikandi versi 3 telah meningkatkan efektivitas pengelolaan surat, mengurangi penggunaan kertas, dan mempercepat distribusi surat. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya optimalisasi sistem, kebutuhan pelatihan berkelanjutan, dan peningkatan infrastruktur teknologi. Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah mengeluarkan berbagai kebijakan pendukung, termasuk digitalisasi administrasi, pelatihan pegawai, dan penyediaan infrastruktur. Untuk meningkatkan efektivitas Srikandi, diperlukan upaya lebih lanjut seperti peningkatan kapasitas pegawai, perbaikan infrastruktur, dan monitoring yang lebih ketat. Secara keseluruhan, implementasi Srikandi menunjukkan langkah positif menuju birokrasi yang lebih modern dan efisien, meskipun masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang ada
Credit Loan Application Procedure via BRImo Application Novianti, Nadia Seely; Kartikasari, Hanum
Journal of Management and Administration Provision Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Management and Administration Provision
Publisher : Pusat Studi Pembangunan dan Pemberdayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55885/jmap.v5i2.630

Abstract

The process of applying for a credit loan online is very easy, fast, efficient, and does not require collateral and a survey process. One of the digital services that supports this convenience is the BRImo Application from Bank Rakyat Indonesia (BRI). The purpose of this study is to systematically describe the procedure for applying for a credit loan through the BRImo application. The method used is descriptive qualitative with a field study approach through direct observation and interviews with related staff. The results of the study show that the procedure for applying for a loan through BRImo includes several main stages, namely logging into the application, selecting the loan menu, completing personal data and business data, and waiting for automatic approval without requiring a field survey. This procedure has been proven to reduce time and costs and increase the efficiency of banking services. However, there are several technical obstacles found, such as network disruptions, data inconsistencies, and limited digital literacy of customers. By understanding the procedures and obstacles, it is hoped that digital banking services such as BRImo can continue to be improved to support financial inclusion in Indonesia.
User Readiness and Digital Bureaucratic Transformation in Local Government: Evidence from SRIKANDI Adoption in Surakarta City Ni’mah, Fahmi Ulin; Kartikasari, Hanum; Khadija, Mutiara Auliya; Jayanti, Ida Setya Dwi
Journal of Local Government Issues Vol. 9 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/logos.v9i1.42671

Abstract

This study examines civil servants’ readiness to adopt the SRIKANDI digital archival system within the Surakarta City government as part of broader efforts toward digital bureaucratic transformation in local government administration. The research applies the Technology Readiness Index (TRI) framework to analyze how psychological factors influence users’ intention to utilize the system. TRI conceptualizes technological readiness through four dimensions: optimism, innovativeness, discomfort, and insecurity. A quantitative approach was employed using purposive sampling, involving 105 civil servants responsible for archival management across local government organizations, technical units, and district offices in Surakarta City. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that optimism and innovativeness significantly increase civil servants’ intention to use the SRIKANDI system, while discomfort and insecurity negatively influence adoption. Among these factors, insecurity demonstrates the strongest influence, suggesting that trust and perceived technological risks play a critical role in shaping digital system adoption within bureaucratic environments. These findings highlight that the successful implementation of digital archival systems in local government institutions is not solely determined by technological infrastructure but also by the psychological readiness of civil servants and the organizational context in which they operate. From a policy perspective, local governments need to complement technological innovation with capacity-building programs, user support mechanisms, and trust-building strategies to ensure the effective adoption of digital governance systems. This study contributes to the literature on e-government and digital bureaucracy by providing empirical evidence on how technological readiness shapes digital transformation within local government organizations.
Digitasi Family Records sebagai Upaya Penyelamatan Arsip di Kelurahan Jebres, Kota Surakarta Kartikasari, Hanum; Ibad, Irsyadul; Ni'mah, Fahmi Ulin; Dirgatama, Chairul Huda Atma; Kusumawardhani, Arinta; Dwi Jayanti, Ida Setya; Khadija, Mutiara Auliya
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.80192

Abstract

Artikel ini membahas tentang upaya penyelamatan dan digitasi arsip keluarga melalui pengabdian kepada masyarakat kelompok PKK di Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya penyelamatan arsip keluarga, seringnya terjadi kerusakan dan kehilangan arsip, maupun penemuan kembali arsip yang cukup lama. Dengan demikian perlu adanya pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan arsip keluarga baik secara konvensional dan digital. Kegiatan ini dilakukan pada kelompok PKK Kelurahan Jebres, Kota Surakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan penyampain materi tentang arsip dan klasifikasi arsip, pelatihan pengindeksan dan penyimpanan arsip dengan document keeper, dan pelatihan alih teknologi/digitasi arsip keluarga menggunakan aplikasi camscanner, lens dan juga alat iscanner. Hasil dari pengabdian ini adalah terciptanya arsip digital yang terorganisir dengan baik, memungkinkan aksesibilitas yang mudah dan perlindungan terhadap kerusakan atau kehilangan arsip. Digitasi arsip keluarga menjadi solusi efektif dalam penyelamatan arsip keluarga di kelompok PKK Jebres, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang klasifikasi arsip dan digitasi arsip.Kata kunci: Arsip keluarga; Digitasi; Penyelamatan arsip
Implementation of construction procurement through tender method at BPBJ Surakarta Gurnita, Gryselda Gyda; Kartikasari, Hanum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103736

Abstract

Abstrak: Pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender di lingkungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjamin keterbukaan, akuntabilitas, dan efisiensi pelaksanaan proyek publik. Penelitian ini mengkaji implementasi pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender yang dilaksanakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Surakarta. Fokus kajian terletak pada tahapan yang ditangani oleh BPBJ, mulai dari penerimaan dan verifikasi dokumen permohonan dari pengguna anggaran hingga penyusunan dan penandatanganan hasil akhir proses tender. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tender di BPBJ dilakukan secara elektronik melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), dengan alur kerja yang mencakup verifikasi kelengkapan berkas, penetapan pokja, penyusunan dan pengunggahan dokumen tender, hingga pemberitahuan hasil seleksi. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain dokumen permohonan yang belum lengkap, kesalahan teknis dalam penyusunan dokumen pemilihan, serta adanya sanggahan dari peserta yang memperlambat proses. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan ketelitian dalam verifikasi awal, perbaikan kualitas dokumen, serta penguatan koordinasi antar pihak terkait. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk penguatan tata kelola pengadaan pekerjaan konstruksi melalui metode tender di BPBJ Kota Surakarta. Kata kunci : penyedia; pokja; seleksi; tahapan pemilihan; tata kelolaAbstract: Construction work procurement through tender methods in local government environments plays a critical role in ensuring transparency, accountability, and efficiency in public project implementation. This study examined the implementation of construction procurement through tender methods conducted by the Procurement of Goods and Services Division (BPBJ) of Surakarta City. The research focused on stages managed by BPBJ, from receipt and verification of application documents through preparation and issuance of final tender results. We employed a qualitative descriptive approach, collecting data through observation, interviews, and documentation analysis. Findings revealed that BPBJ conducts tender processes electronically via the Electronic Procurement System (SPSE), following workflows that include document verification, working group assignment, tender document preparation and upload, and selection outcome notification. Identified challenges included incomplete application files, technical errors in document preparation, and participant objections that delayed processes. We recommend improved document verification accuracy, enhanced quality control, and strengthened inter-party coordination. These findings contribute to strengthening governance in construction procurement through tender methods at BPBJ Surakarta. Keywords :  governance, procurement stages, provider selection, working group