Abdurrahman Kasdi
Pasca Sarjana STAIN Kudus

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Karakteristik Politik Islam: Mencari Relevansi antara Doktrin dan Realitas Empirik Kasdi, Abdurrahman
KALAM Vol 9 No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v9i2.334

Abstract

Artikel ini mencoba mengkaji masalah relasi antara Islam dengan Negara. Hampir setiap muslim meyakini pentingnya prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan politik. Namun, karena karakteristik Islam yang multi interpretatif, maka tidak pernah ada pandangan tunggal tentang bagaimana Islam dan politik harus berkorelasi dengan benar. Bahkan, sepanjang perjalanan sejarah intelektual dan praktek politik Islam, ada dua spektrum pemikiran yang berbeda tentang politik Islam. Keduanya mengakui pentingnya prinsip-prinsip Islam dalam setiap aspek kehidupan, namun keduanya memiliki interpretasi yang berbeda tentang ajaran-ajaran Islam dan relevansinya dalam kehidupan modern. Perbedaan tersebut bersumber pada bagaimana menafsirkan teks-teks agama yang berkaitan dengan hubungan agama (Islam) dan negara (politik).
PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI DAN FILSAFAT SEJARAH Kasdi, Abdurrahman
FIKRAH Vol 2, No 2 (2014): Fikrah
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.095 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v2i2.564

Abstract

Strategy in Developing Teacher Professionalism Competency to Improve Education Tadika Malay School in South Patani Thailand Taye, Ainham; Kasdi, Abdurrahman
QUALITY Vol 10, No 2 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i2.17169

Abstract

This study aims to find out in depth about how the Perkasa Institute leadership strategy steps in developing teacher professional competence to improve the quality of education in schools Malay TADIKA. The type of research conducted by the author is field research, the approach used is a qualitative approach. The sources in this research data are primary data sources and secondary data sources. The data collection technique of this research is interviews, observation, documentation, using inductive qualitative data analysis techniques. While the data validity test uses triangulation, namely re-examination of data that has been obtained previously with different techniques or sources than before. The results of this study indicate that: The leadership steps of the Perkasa Institute in relation to developing the competence of a teacher with good goals for them are as follows; a. Discipline at work, b. Generating work motivation, c. Awards in improving work, d. Holding Teacher Training Seminars, e. Hold a Curriculum Development Seminar. Strategi Pengembangan Kompetensi Profesionalisme Guru untuk Meningkatkan Pendidikan Sekolah Tadika Melayu di Patani Selatan Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam tentang  bagaimana Konsep, langkah-langkah strategi kepemimpinan Lembaga Perkasa dalam Peningkatan profesionalisme guru agama Berbasis Nilai Islam Melayu Patani di Sekolah Melayu TADIKA. Adapun jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian lapangan, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang bersifat kualitatif. Sumber dalam data penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dengan mengunakan teknik analisis data kualitatif yang bersifat induktif. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan triangulasi Yaitu pemeriksaan kembali terhadap data yang sudah didapatkan sebelumnya dengan teknik atau sumber yang berbeda dari sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a. Pembinaan disiplin dalam kerja, b. Membangkitkan motivasi kerja, c. Penghargaan dan peningkatan kerja, d. Mengadakan seminar Pelatihan guru, e. Mengadakan seminar pengembangan kurikulum. 
PERAN WAKAF PRODUKTIF DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN Kasdi, Abdurrahman
QUALITY Vol 3, No 2 (2015): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v3i2.1917

Abstract

Productive communal ownership (waqf) represent especial choice when people is in the acute poorness. The existence communal ownership gets an especial priority addressed at more yielding effort. Productive communal ownership represent media to create justice of economics, lessening poorness, developing social security system, providing facility service of health, and developing the educational institution. This phenomenon make a productive communal ownership, and its relation with developing of education is very urgen to be done. This paper is the result of research that used a qualitative method with fenomenological  approach, and analized by descriptive-explanative method. Through this method, the researcher tries to comprehend the model of enableness of productive communal ownership in al-Azhar asy-Syarif, Cairo in developing of education. As for model to study the enableness of productive communal ownership in al-Azhar asy-Syarif are: the model of enableness of productive communal ownership in managing of al-Azhar building, Hospital, student hostel, Islamic Research Institute, main library, the model of observation and the accuntability productive communal ownership, and the model of enableness of productive communal ownership for education.Wakaf produktif merupakan pilihan utama ketika umat sedang dalamketerpurukan kemiskinan akut. Dengan wakaf produktif, berarti wakaf yang ada memperoleh prioritas utama ditujukan pada upaya yang lebih menghasilkan. wakaf produktif merupakan media untuk menciptakan keadilan ekonomi, mengurangi kemiskinan, mengembangkan sistem jaminan sosial, menyediakan fasilitas pelayanan  kesehatan, dan mengembangkan pendidikan. fenomena inilah yang menjadikan pembahasan  wakaf produktif, terutama jika dikaitkan dengan pengembangan pendidikan sangat urgen untuk dilakukan. Makalah ini adalah hasil penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sedangkan metode kajian yang dipakai adalah metode kajian deskriptif-eksplanatif-analitis. Dengan pendekatan ini peneliti berusaha memahami model pemberdayaan wakaf produktif di al-azhar  asy-Syarif, Cairo dalam pengembangan pendidikan. adapun model yang akan dikaji dari pemberdayaan wakaf produktif di al-azhar asy-Syarif ini adalah: model  pemberdayaan  wakaf produktif dalam pengelolaan gedung al-azhar, model pemberdayaan Rumah Sakit, model pemberdayaan asrama mahasiswa, model pemberdayaan lembaga Riset Islam, model manajemen al-azhar, model pemberdayaan wakaf   Salah kamil, model pemberdayaan perpustakaan induk, model pengawasan dan akuntabilitas wakaf produktif, dan model pemberdayaan wakaf produktif untuk pendidikan.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN MADRASAH (Studi tentang Pengembangan Manajemen dan Pengajaran di MA NU Demak) Kasdi, Abdurrahman
QUALITY Vol 1, No 1 (2013): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v1i1.188

Abstract

Nowadays people need a quality education, especially the schools that give a balance loads between religious and general education.This is because the parents’ awareness of the importance ofreligious education for their children was increasing, in order tocounteract the negative effects exhaled by globalization, especially the moral decadence and rampant cases of drugs among young people. It is a challenge and opportunity for Islamic institutions,especially the Islamic high school (Madrasah Aliyah), which beganto rise to become an excellent school. Here are four things thathave to be met by madrasah to be a leading educational institution:first, the implementation of curriculum strategies. Second, thedevelopment of management based on madrasah. Third, create asynergistic relationship between teachers and students. Fourth, thereorientation of the teaching system. The official recognition of theinstitution of madrasah as a subsystem of national education is its challenge to show that madrasah is one of competitive educational institutions that is acceptable to all people, especially to those whoare not familiar with madrasah. This study will attempt to explorethe strategy of Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Demak in theimplementation of curriculum to fulfill that expectation during academic year 2012/2013.
MAQASHID SYARI’AH DAN HAK ASASI MANUSIA (IMPLEMENTASI HAM DALAM PEMIKIRAN ISLAM) Kasdi, Abdurrahman
Jurnal Penelitian Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v8i2.836

Abstract

MAQASHID SYARI’AH AND HUMAN RIGHTS (IMPLEMENTATION OF HUMAN RIGHTS IN ISLAMIC THOUGHT).  This  research  intends  analysed  relationship between ‘maqashid shari’ah’ and human rights in the context of  Islamic thought. In some text and context of  Islamic civilization, Islam respects equality. Islam gives freedom, both thinking and doing. Humans have a sense that is used to assess and see the surroundings. God gives the freedom of expression, criticizing and rectifying the country steps. Related to human rights, human being is a central point that gets attention. All the concepts and theory directed towards how to maintain mankind virtue. In the classification stage, these rights can be grouped into the most important, important and less important. To provide a solution to the phenomenon, the most ideal is to use a ‘maqashid’ concept that is implemented with ‘fiqh aulawiyat’ (priority). To promote and realize the ‘maqashid’ concept, it requires skillful people. Incorporating the concept of  Islamic human rights in the International level becomes an indicator of the implementation of these two relations.keywords:   ‘Maqashid   Syari’ah’,   Human   Right,  ‘Dlaruriyah’, ‘Hajjiyah’, ‘Tahsiniyah’Penelitan ini bermaksud mengkasji relasi antara maqashid syari’ah dan hak asasi manusia dalam konteks pemikiran  Islam. Dalam beberapa teks dan konteks peradaban Islam, Islam sangat menghormati persamaan hak. Dalam masalah kebebasan; baik berfikir maupun berbuat, Islam memberikan  keluasaan  selebar–selebarnya.  Manusia  memiliki  akal yang dipergunakan untuk menilai dan melihat alam sekitarnya. Allah memberikan kebebasan mengutarakan pendapat, mengkritik dan meluruskan langkah–langkah negara. Dalam perbincangan tentang HAM, manusia adalah titik sentral yang mendapatkan perhatian. Semua konsep dan teori diarahkan  bagaimana untuk menjaga kemashlahatan umat manusia. Dalam tahap klasifikasi, hak–hak tersebut bisa dikelompokkan menjadi paling penting, penting dan kurang penting. Untuk memberikan solusi atas fenomena tersebut yang paling ideal adalah dengan memakai konsep maqashid yang diimplementasikan dengan fiqh aulawiyat (prioritas). Untuk mengedepankan konsep maqashid ini diperlukan tangan–tangan terampil sehingga bisa terealisir. Memasukkan konsep HAM Islam dalam tingkat International, menjadi indikator implementasi dua relasi ini.kata kunci: Maqashid Syari’ah, HAM, Dlaruriyah, Hajjiyah, Tahsiniyah
GENEALOGI DAN SEJARAH PERKEMBANGAN POLITIK ISLAM Kasdi, Abdurrahman
ADDIN Vol 9, No 2 (2015): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v9i2.616

Abstract

ANALISIS BUNGA BANK DALAM PANDANGAN FIQIH Kasdi, Abdurrahman
IQTISHADIA Vol 6, No 2 (2013): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/iqtishadia.v6i2.1111

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang pandangan fiqih terkait bunga bank dan solusi yang diberikan oleh sistem ekonomi Islam. Dalam  islam, bunga (riba) adalah  sistem yang dilarang dalam al-Quran dan hadits. Akan tetapi sistem yang dijalankan oleh perbankan  modern  belum  dikenal  dalam  Islam, sehingga muncul  perbedaan pendapat  di kalangan umat Islam. Dengan menggunakan pendekatan   normatif,  artikel  ini menganalisis sumber-sumber  hukum Islam  tentang  riba dan mencari  solusi yang ditawarkan dalam sistem ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa bangkitnya sistem ekonomi Islam didasarkan pada keinginan umat Islam untuk melakukan transaksi ekonomi berdasarkan ajaran agama.Kata kunci: Bunga, Ekonomi, FiqhANALYSIS OF  INTEREST IN  THE  PERSPECTIVE  OF ISLAMIC LAW. This article aims at analyzing interest from the perspective of Islamic law and solution given by Islamic economic system. In Islam,  usury  is forbidden in al-Qur’an and Hadith. However, modern  banking system is not recognized by classical literature  and it causes disagreement  among  Muslims.   Using normative approach, this article tries to analyze  classical literature in Islam on riba (usury) and to seek alternative solution given by Islamic economic system. Result shows that the emergence of Islamic economic is triggered by Muslims’ intention to conducted economic transactions in accordance with Islamic law.Keywords: Interest, Economic, Fiqh
AMAR MA’RUF NAHY MUNKA MENURUT AL - QUR’AN: Kajian Semantik Kasdi, Abdurrahman; Farida, Umma
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 7, No 2 (2013): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v7i2.926

Abstract

Kajian semantik dalam pembacaan al-Qur’an sejatinya telahdikenal sejak masa sahabat, dengan Ibn Abbas sebagai tokohnya.Pada fase selanjutnya, banyak mufassir muslim yang turutmengaplikasikan kajian semantik ini, seperti az-Zamakhsyari,ataupun dari kalangan outsider seperti Toshihiko Izutsu. Melaluipengkajian semantik diperoleh bahwa kata ma’ru>fdan khairmemiliki makna yang berbeda, meski secara leksikal keduanyasama-sama menunjukkan arti kebaikan. Ma’ru>fsecara formalberada pada posisi yang bertentangan dengan munkar. Amarma’ru>f nahy munkarini seharusnya diaplikasikan secara persuasifdalam bentuk yang baik, karena seruan menuju nilai-nilai Ilahitidak boleh dipaksakan.
OPTIMALISASI PERAN DOMPET DHU’AFA REPUBLIKA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI UMAT Kasdi, Abdurrahman
EQUILIBRIUM Vol 2, No 2 (2014): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v2i2.722

Abstract

 Sejalan dengan semangat kedermawanan umat Islam, filantropi Islam di Indonesia tengah mengalami perkembangan signifikan. Filantropi Islam dalam bentuk zakat, infak, sedekah dan wakaf telah ikut berjasa dalam pembangunan bangsa dan pengembangan ekonomi umat. Filantropi ini tidak hanya mewujud dalam sumbangan-sumbangan dadakan, melainkan dikelola secara kelembagaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sedangkan metode kajian yang dipakai adalah metode kajian eksplanatif-analitis. Dengan pendekatan ini peneliti berusaha memahami optimalisasi peran Dompet Dhu’afa (DD) REPUBLIKA dalam pengembangan ekonomi umat. Potensi filantropi Islam ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme umat dalam berfilantropi dan dipengaruhi oleh revitalisasi visi dunia filantropi Islam, yang mencoba mentransformasikan paradigma lama filantropi dengan paradigma baru yang lebih kreatif dan inovatif. Selain itu, terdapat suatu tujuan yang positif mengenai konsep keadilan sosial yang berdasarkan kesetaraan hak dan pemerataan kesejahteraan yang terintegrasi dalam konsep maupun praktik filantropi Islam dalam peran yang dimainkan oleh Dompet Dhu’afa (DD) REPUBLIKA.Kata Kunci: Kesejahteraan, Ekonomi, Karitatif, Civil SocietyThe spirit of generosity and Islamic philanthropy in Indonesia have significant growth. Islamic philanthropy in the form of charity, donation, charity and endowments have participated instrumental in the nation building and the economic development. Philanthropy is not only for consumptions but also productive activities. This study used a qualitative research method with a phenomenological approach. While the assessment method used is an explanatory analytical method. This study try to understand the role Dompet Dhu'afa (DD) REPUBLIKA in the development of poor people. Potential Islamic philanthropy is characterized by an increased enthusiasm people in giving and also influenced by Islamic philanthropy revitalization vision of the world, which tries to transform the old paradigm of philanthropy with a new paradigm that is more creative and innovative. In addition, there is a positive goal of the concept of social justice based on equal rights and equal distribution of welfare are integrated in the concept and practice of Islamic philanthropy in the role played by Dompet Dhu'afa (DD) REPUBLIKA.Keywords: Welfare, Economics, charity, Civil Society