Moh Nailul Fahmi
Departemen Obstetri Dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat Dan Keperawatan, UGM

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Reproduksi

PERBANDINGAN PREPARASI KULIT MENGGUNAKAN ALKOHOL-KLORHEKSIDIN DENGAN ALKOHOL-POVIDON IODIN TERHADAP INFEKSI LUKA OPERASI SEKSIO SESAREA Fahmi, Moh. Nailul; Hadiati, Diah Rumekti; Widad, Shofwal
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.825 KB) | DOI: 10.22146/jkr.35416

Abstract

Background: Surgical site infection (SSI) is the second most frequent nosocomial infection and has high morbidity and mortality rate. The use of preoperative skin antiseptics effective in preventing of surgical site infection. There are lack of evidences to evaluate types, concentration and application methods of antiseptic for skin preparation for preventing infection following caesarean sectionObjective: to determine the difference of SSI rate in patients receiving alcohol-chlorhexidine and alcoholpovidone iodine as an agent for skin preparation during caesarean section. Method: The study design was randomized clinical trial. The study was conducted in Dr Sardjito hospital and two affiliated hospital (Saras Husada Hospital and Panembahan Senopati Hospital). Total 174 subjects meeting in inclusion and exclusion criteria were divided into two groups. Experimental group (87 subjects) received alcohol-chlorhexidine as skin preparation antiseptic during caesarean section. Control group (87 subjects) received alcohol-povidone iodine. A computer generated random number was created to assigned subject into experimental and control goups. Outcome assessment was performed on day 3 and day 7 after caesarean section. Surgical site infection was diagnosed based on Center for Disease Control and Prevention (CDC) criteria.Result and Discussion: There were no differences in terms of age, weeks of gestation, body mass index, parity, emergency/elective, duration of operation, duration of membrane rupture, and number of vaginal examination between two groups (P>0.05). SSI rates on day 3 were similar between two groups, alcoholchlorhexidine group was 13.8% (12 subjects) and alcohol-povidone iodine group was 11.5% (10 subjects). Cumulative SSI for 7 days were similar (p=1) between two group, alcohol-chlorhexidine group was 13.8% (12 subjects) and alcohol-povidone iodine group was 12.6% (11 subjects). Conclusions: there were no differences of SSI rates in patients receiving alcohol-chlorhexidine and alcoholpovidone iodine as an agent for skin preparation during caesarean section.Keywords: Surgical site infections, skin preparation, alcohol, povidone iodine, chlorhexidine, caesarean section.
Hubungan Kadar Interferon Gamma (IFN-γ) Pada Cairan Asites Dan Darah Dengan Grade Karsinoma Ovarium Bagis, Sakina Nasir; Fahmi, Moh Nailul; Rinonce, Hanggoro Tri
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.401 KB) | DOI: 10.22146/jkr.44181

Abstract

Latar Belakang: Kanker ovarium dapat digolongkan berdasarkan grade, yang dibagi menjadi low grade dan high grade. IFN-γ memiliki efek anti-tumor dan juga pro-tumor. Penelitian tentang kadar IFN-γ pada asites dan darah serta hubungannya dengan grade belum banyak dilakukan.Tujuan: Mengetahui hubungan kadar interferon gamma (IFN-γ) dengan grade karsinoma ovarium pada cairan asites dan darah.Metode: Penelitian cross sectional dengan sampel asites dan darah dari pasien karsinoma ovarium yang dilakukan operasi di RSUP Dr. Sardjito.Hasil dan Pembahasan: Pada sampel asites rata-rata pada low grade sebesar 0,57 pg/ml, pada high grade sebesar 0,68 pg/ml, pada sampel darah rata-rata pada low grade sebesar 0,74 pg/ml, pada high grade sebesar 0,84 pg/ml. Namun perbedaan rata-rata tersebut tidak signifikan (asites, p=0,780; darah, p=0,861). Pada cairan asites dan darah, rata-rata pada asites sebesar 0,66 pg/ml, pada darah 0,81 pg/ml, namun perbedaan rata-rata tersebut tidak signifikan (p=0,568).Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kadar interferon-gamma (IFN- γ) cairan asites dan darah pada karsinoma ovarium low grade dan high grade. Tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kadar interferon-gamma (IFN- γ) pada cairan asites dan darah karsinoma ovarium. Kata Kunci: asites, darah, grade, interferon gamma (IFN-γ), karsinoma ovarium
Perbedaan Kadar Interferon Gamma Cairan Asites Pada Subtipe Histopatologi Serosa dan Non-Serosa Kanker Ovarium Tipe Epitel Kurniasari, Anindita; Fahmi, Moh Nailul; Anggorowati, Nungki
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.134 KB) | DOI: 10.22146/jkr.44182

Abstract

Latar Belakang: Karsinoma ovarium dapat dibedakan menjadi subtipe serosa dan non-serosa, dimana subtipe serosa memiliki prognosis yang lebih baik. IFN-γ dapat memiliki aktivitas pro-tumor maupun anti-tumor. Penelitian tentang kadar IFN-γ asites serta hubungannya dengan subtipe serosa dan non-serosa belum banyak dilakukan.Tujuan: Mengetahui perbedaan rata-rata kadar IFN-γ cairan asites pada subtipe serosa dan non-serosa karsinoma ovarium.Metode: Penelitian cross sectional selama periode September – Desember 2018. Pengambilan sampel asites dilakukan di kamar operasi RSUP Dr. Sardjito dan pengujian sitokin menggunakan Human IFN-γ ELISA Kit dilakukan di Laboratorium Biologi Molekuler FKKMK Universitas Gadjah Mada.Hasil dan Pembahasan: Pada 11 sampel subtipe serosa didapatkan rata-rata kadar IFN-γ sebesar 0,46 pg/ml, sedangkan pada 7 sampel non-serosa didapatkan rata-rata 0,97 pg/ml, namun perbedaan rata-rata tersebut tidak signifikan secara statistik (p=0,104).Simpulan: Tidak terdapat perbedaan rata-rata kadar IFN-γ dalam cairan asites pada subtipe serosa dan non-serosa karsinoma ovarium.Kata Kunci: interferon gamma (IFN-γ), karsinoma ovarium, asites, subtipe histopatologi