Asmarani Asmarani
Departemen Kardiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Aktivitas Fisik dan Konsumsi Makanan Cepat Saji sebagai Faktor Risiko terhadap Obesitas pada Siswa Siswi SMA Negeri 1 Kendari Asmarani Asmarani; Andi Uznul Alriansyah; Juriadi Paddo; Nina Indriyani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 10 No 2 (2018): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.834 KB) | DOI: 10.36990/hijp.v10i2.60

Abstract

Obesity is a disorder that result from excessive body fat accumulation. Etiology of obesity is not clear, but generally obesity caused by imbalance of intake and energy utilization which energy intake is more than energy utilization. Alteration of consumption pattern and low physical activity at daily life also determine body fat accumulation that cause obesity. This research aimed to analyze physical activity and fast food consumption as a risk factors toward obesity at SMA Negeri 1 Kendari. This was an observational study with case-control design. This research’s samples consist of 47 cases and 47 controls that selected use random sampling. Data was analyzed using Odds Ratio. The research’s instrument was a questionnaire for physical actovity and fast food consumption among students at age 16-18 years old. The research showed that physical activity is a risk factor for obesity (OR = 8,181; 95% CI = 3,181-21,035) and fast food consumption is a risk factor for obesity (OR = 14,578; 95% CI = 5,083-41,809). We concluded low physical activity and fast food consumption more than 3 times a week were the risk factors for obesity among students at SMA Negeri 1 Kendari.
Hubungan riwayat ASI eksklusif dan pola konsumsi dengan kejadian gizi buruk pada balita di daerah pesisir kota Kendari Asmarani Asmarani; Anisa Anisa; Sudayasa Putu; Indriyani Nina
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 4 (2019): Proceedings the 5th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.448 KB) | DOI: 10.22146/bkm.45079

Abstract

Tujuan: Masalah gizi pada balita dapat memberi dampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui riwayat ASI eksklusif dan pola konsumsi sebagai faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk pada balita di daerah pesisir Kota Kendari. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian obrevasional dengan desain case control. Kelompok kasus balita usia 12-47 bulan berstatus gizi buruk berdasarkan laporan cakupan pelayanan gizi Puskesmas Abeli, Mata dan Benu-Benua bulan Oktober 2018. Kelompok kontrol balita usia12-47 bulan yang berstatus gizi baik. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 sampel yang terdiri dari 16 sampel kasus dan 48 sampel control menggunakan  kuesioner food recall 24 jam selama 2 hari tidak berturut-turut. Hasil: Analisis menunjukan riwayat ASI eksklusif (OR=1,000 CI 95%:0,683-1,937) bukan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk pada balita di daerah pesisir Kota Kendari, Pola konsumsi karbohidrat (OR=11,000 CI 95%:2,019-42,000), lemak (OR=6,600 CI 95%:1,825-23,873),protein (OR=11,400 CI 95%:3,091-43,052) merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk pada balita di daerah pesisir Kota Kendari. Simpulan: Riwayat ASI eksklusif, bukan merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk serta Pola konsumsi karbohidrat, lemak dan protein merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gizi buruk pada balita di daerah pesisir Kota Kendari. Adanya penyuluhan mengenai gizi seimbang kepada masyarakat pesisir, terutama ibu sehingga dapat memberikan makanan yang bervariasi kepada balitanya sehingga asupan makan cukup.
Dampak Pendidikan Kesehatan dalam Keluarga terhadap Kualitas Hidup Sri Susanty; Asmarani Asmarani; Muhammad Rustam HN; Firman Nasiu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Akademik Multidisiplin Kesehatan: KABANTI
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan dalam keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keluarga sebagai unit sosial terkecil berkontribusi besar dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui dampak pendidikan kesehatan dalam keluarga terhadap kualitas hidup. Metode penelitian ini melalui pendekatan edukatif-partisipatif yang telah dilaksanakandi kota Kendari melibatkan sebanyak 25 peserta mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi pola hidup sehat, serta evaluasi pre- dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap hubungan antara pendidikan kesehatan dan kualitas hidup, serta perubahan sikap dan komitmen dalam menerapkan kebiasaan sehat. Kesimpulan pengabdian bahw kegiatan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, kebersamaan keluarga, dan pengelolaan stres sebagai bagian dari kualitas hidup. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan keluarga dapat menjadi strategi promotif-preventif yang efektif dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Edukasi Kesehatan Jantung Pada Usia Remaja Dalam Rangka Hari Jantung Sedunia Di SMU Negeri 1 Kendari Asmarani Asmarani; Firman Nasiu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Akademik Multidisiplin Kesehatan: KABANTI
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Kebiasaan hidup tidak sehat yang dimulai sejak usia remaja, seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi lemak, serta kebiasaan merokok, berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko penyakit jantung di usia dewasa. Oleh karena itu, edukasi mengenai kesehatan jantung sejak dini sangat penting dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMU Negeri 1 Kendari tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui perilaku hidup sehat, serta memperingati Hari Jantung Sedunia tahun 2025. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi aktivitas fisik sederhana. Peserta kegiatan adalah 80 siswa kelas X dan XI SMU Negeri 1 Kendari. Edukasi diberikan melalui media presentasi, leaflet, dan poster bertema “Jantung Sehat untuk Remaja Aktif”. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test mengenai pengetahuan kesehatan jantung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait faktor risiko penyakit jantung, pentingnya olahraga teratur, dan pola makan seimbang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat sebesar 35% setelah edukasi diberikan. Antusiasme siswa terlihat tinggi, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan partisipasi aktif dalam sesi diskusi. Kesimpulan pengabdian ini bahwa edukasi kesehatan jantung efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya pencegahan penyakit jantung sejak usia remaja.
Intervensi Air Minum Aman Pascabencana Banjir melalui Pemasangan Filter Air Bersih di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Jamaluddin Jamaluddin; Asmarani Asmarani; Amiruddin Eso; Raja Alfath Widya Iswara; Sri Susanty; Muh. Syarief; Diva Ayudia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Akademik Multidisiplin Kesehatan: KABANTI
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam menyebabkan penurunan kualitas air minum secara drastis akibat kontaminasi lumpur, limbah domestik, dan mikroorganisme patogen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terdampak terhadap air minum aman melalui pemasangan filter air bersih siap minum, disertai edukasi penggunaan dan perawatan sarana secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari sebagai bagian dari intervensi terpadu pemulihan pascabencana banjir. Pemasangan filter air bersih siap minum dilakukan di Pondok Tahfiz Ashabul Kahfi, Landuh, Kota Liang Atas, yang dipilih berdasarkan hasil pemetaan lapangan sebagai titik terdampak terparah dengan fungsi sosial komunal yang luas. Sarana yang terpasang tidak hanya dimanfaatkan oleh santri dan pengelola pondok, tetapi juga oleh ratusan kepala keluarga di lingkungan sekitar. Kegiatan ini disertai edukasi kepada pengelola pondok dan perwakilan masyarakat mengenai cara penggunaan, perawatan rutin, serta prosedur kebersihan dalam pengambilan air minum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi filter air bersih secara efektif meningkatkan ketersediaan air minum layak konsumsi, menurunkan ketergantungan masyarakat pada sumber air yang tercemar, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam mempertahankan kualitas air minum secara mandiri dan berkelanjutan.
Program ACROMION AMSA UHO: Integrasi Skrining Gizi dan Edukasi PHBS berbasis Komunitas untuk Peningkatan Kesehatan Anak di Wilayah Pesisir Nina Nasruddin; Juminten Saimin; Asmarani Asmarani; Waode Zerbarani; Aulia Agista; Olga Setya Eri Laksana; Andi Astrid Tenri Onang
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.259

Abstract

Masalah gizi di masyarakat pesisir, khususnya stunting dan malnutrisi, memerlukan intervensi komprehensif yang mengintegrasikan skrining gizi dan edukasi kesehatan. Program ACROMION oleh AMSA Universitas Halu Oleo mengimplementasikan inisiatif HEART (Hygiene and Nutrition: The Foundation of Health and Active Children) yang menargetkan anak usia sekolah di wilayah pesisir Kelurahan Nambo. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan skrining status gizi dan meningkatkan pemahaman tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Program dilaksanakan pada 11 Januari 2025 di Kantor Kelurahan Nambo menggunakan metode edukasi talk show, games edukatif, pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, IMT), kuisioner pre-post test, serta praktik cuci tangan dan sikat gigi. Hasil menunjukkan 39 anak sekolah dasar berpartisipasi dengan peningkatan pengetahuan signifikan dari tingkat pre-test yang rendah. Skrining antropometri mengungkapkan distribusi IMT bervariasi antar kelompok usia, mengindikasikan status gizi beragam yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Praktik cuci tangan dan sikat gigi diikuti dengan antusias oleh peserta. Program skrining dan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak-anak dan orang tua tentang PHBS dan gizi seimbang, menunjukkan bahwa deteksi dini melalui skrining antropometri sangat penting untuk mencegah malnutrisi pada anak di wilayah pesisir.  
Edukasi Pencegahan Primer dan Sekunder PJK pada Pasien dan Keluarganya di Poli Jantung RSUD Kota Kendari Jamaluddin Jamaluddin; Asmarani Asmarani; Nina Indriyani; Adry Leonard Tendean; Niza Amalia; Sari Yuniar; La Ode Alifariki
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.269

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas akibat penyakit tidak menular. Rendahnya pemahaman pasien dan keluarga mengenai pencegahan primer dan sekunder PJK berkontribusi terhadap tingginya risiko kekambuhan dan komplikasi penyakit. Edukasi kesehatan yang melibatkan pasien dan keluarga diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien PJK dan keluarganya mengenai pencegahan primer dan sekunder PJK. Kegiatan dilaksanakan di Poli Jantung RSUD Kota Kendari pada bulan Januari 2026 dengan melibatkan 100 peserta yang terdiri dari pasien PJK dan anggota keluarganya. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Tim pelaksana merupakan kolaborasi antara dosen Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, mahasiswa, dan pembimbing klinik RSUD Kota Kendari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PJK, pentingnya kepatuhan pengobatan, penerapan gaya hidup sehat, serta peran keluarga dalam mendukung perawatan pasien. Peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama kegiatan edukasi berlangsung. Edukasi pencegahan primer dan sekunder PJK yang melibatkan pasien dan keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap pengelolaan PJK
Peran Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Pada Fase Pemulihan Bencana Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Asmarani Asmarani; Jamaluddin Jamaluddin; Amiruddin Eso; Raja Alfath Widya Iswara; Sri Susanty; Muh. Syarief; Diva Ayudia
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.282

Abstract

Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada fase pemulihan pascabencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar melalui intervensi terpadu. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, meliputi: (1) tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah daerah dan identifikasi kebutuhan masyarakat terdampak; (2) tahap pelaksanaan berupa pelayanan kesehatan lapangan melalui pemeriksaan umum, pengobatan, dan pemberian obat-obatan; pemasangan filter air bersih pada sumber air masyarakat; distribusi bantuan sembako kepada keluarga terdampak; serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui penyuluhan langsung; (3) tahap evaluasi dilakukan dengan menilai jumlah kunjungan, jenis penyakit yang ditemukan, dan tingkat pemanfaatan bantuan; serta (4) tahap monitoring melalui pemantauan keberlanjutan penggunaan filter air dan perubahan perilaku masyarakat. Kegiatan berhasil menjangkau ratusan masyarakat dengan keluhan kesehatan dominan berupa ISPA, hipertensi, dan penyakit kulit. Pemasangan filter air meningkatkan akses air minum aman, sementara distribusi bantuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Intervensi terpadu efektif dalam mendukung pemulihan kesehatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan komunitas pascabencana.
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Osteoartritis di RSUD Kota Kendari Asmarani Asmarani; Amanda Maulidya Rahma; Mario Polo Wijaya; Muhammad Rustam HN; Sri Susanty; Raja Al Fath Widya Iswara
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.240

Abstract

Meningkatnya angka obesitas di masyarakat, termasuk di Kota Kendari, diduga turut berkontribusi terhadap peningkatan kasus osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 89 pasien yang berobat di Poli Ortopedi RSUD Kota Kendari selama periode Januari hingga Juli 2025 dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan data sekunder diambil dari rekam medis pasien yang mencatat diagnosis osteoartritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0.05). Sebagian besar responden berusia 50–59 tahun (37.1%), berjenis kelamin perempuan (60.7%), dan memiliki IMT ? 23 (61.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan kejadian osteoartritis dengan nilai p = 0.001. Responden dengan IMT ? 23 lebih banyak mengalami osteoartritis (75.5%) dibandingkan responden dengan IMT ? 22.9 (24.5%). Terdapat hubungan bermakna antara obesitas dan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari.