This Author published in this journals
All Journal Publika Budaya
Gayuh Wahyu Utami
English Department, Faculty of Humanities, University of Jember (UNEJ) Jln. Kalimantan 37 Jember 68121

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA BERPAKAIAN SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS DALAM NOVEL THE HUNGER GAMES KARYA SUZANNE COLLINS Gayuh Wahyu Utami; Hat Pujiati; Irana Astutiningsih
Publika Budaya Vol 6 No 2 (2018): Publika Budaya
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/pb.v6i2.8708

Abstract

Abstrak Kajian ini menganalisa gaya berbusana para tokoh dalam novel ‘The Hunger Games’ yang memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya berbusana sebagai alat untuk membentuk identitas seseorang ataupun identitas sebuah kelompok tertentu. Kajian ini fokus pada pembentukan identitas melalui gaya berbusana dan juga untuk mengetahui ideologi di balik gaya berbusana para tokoh ‘The Hunger Game’. Kajian ini menggunakan teori representasi dari Stuart Hall dengan pendekatan semiotika mitologi dari Roland Barthes. Roland Barthes menekankan bahwa proses penandaan berfungsi untuk menaturalisasikan ideologi tertentu dalam masyarakat. Sehingga pendekatan ini sesuai untuk diaplikasikan dalam proses menemukan ideologi di balik gaya berbusana para tokoh ‘The Hunger Games’. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga ideologi dibalik gaya berbusana para tokoh tersebut. Pertama pemberontakan terhadap budaya popular. Kedua objektifikasi yang mengarah pada dominasi sistem patriarki. Ketiga dominasi sistem kapitalis. Analisa lebih lanjut menunjukkan bahwa melalui novel ini penulis ingin mengkritik gaya hidup masyarakat moderen yang sangat bergantung pada kemajuan teknologi untuk mendapatkan kemudahan dalam hidup dan juga bahaya dari kemajuan teknologi jika dikendalikan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan hanya ingin mendapatkan keuntungan dari kurangnya pemahaman dalam penggunaan teknologi tingkat tinggi tersebut. Kata Kunci: Gaya berbusana, Fashion dan Pembentukan identitas, Kapitalisme, The Hunger Games.