Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO TERHADAP RETURN ON ASSET PADA SUB SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA I Wayan Budiarta
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Return On Asset (ROA). Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Subjek penelitian adalah sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan objek penelitian adalah capital adequacy ratio, loan to deposit ratio dan return on asset. Data dikumpulkan dengan pencatatan dokumen dan dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) capital adequacy ratio dan loan to deposit ratio secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return on asset, (2) capital adequacy ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset, dan (3) loan to deposit ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset pada sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kata kunci: CAR, LDR, ROA
Penerapan Model Jigsaw Dan Kahoot Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Komang Tryamarta; Anak Agung Istri Dewi Adhi Utami; I Wayan Budiarta
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8163

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang dilengkapi dengan penggunaan media Kahoot. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IX-1 di SMP Laboratorium Undiksha. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri dari 19 siswa kelas IX-1. Proses penelitian dilakukan dalam beberapa siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes objektif dan angket/kuisioner. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif, dengan fokus pada pencapaian target motivasi belajar sebesar ≤75 dan partisipasi siswa yang mencerminkan keberhasilan tindakan serta ketuntasan klasikal 70%. Hasil yang didapatkan selama siklus I dan II bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran, (2) motivasi siswa meningkat dari 60,63% pada siklus 1 menjadi 84,15% pada siklus 2, dan (3) hasil tes objektif menunjukkan bahwa partisipasi siswa dalam materi pembelajaran juga meningkat, dengan ketuntasan tindakan 59,47% dan ketuntasan klasikal 21,05% pada siklus 1, serta ketuntasan tindakan 80,52% dan ketuntasan klasikal 100% pada siklus 2.
Penggunaan Metode Pembelajaran Berbasis Mind Mapping dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Swasta Karya Wisata I Putu Windu Mertha Sujana; Satya Rakasiwi Purbowati; I Wayan Budiarta
Widya Accarya Vol. 16 No. 2 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.2.1678.127-133

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini guna menganalisis bagaimana peningkatan hasil belajar siswa di SMAS Karya Wisata dengan menggunakan metode mind mapping, dengan jenis penelitian kualitatif. Mind mapping merupakan salah satu alternatif metose pembelajaran yang dipilih guru sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Tingkat keberhasilan yang dicapai oleh siswa dengan memperoleh suatu nilai merupakan pengertian daripada hasil belajar (Dimyati, Dkk, 2009). Menurut Hamalik (2008) Hasil belajar adalah perubahan sikap selama proses pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. Menurut Penelitian yang telah dilaksanakan, berdasarkan analisis data dan kajian dalam pembahasan, Peneliti mengambil kesimpulan bahwa dengan menerapkan metode pembelajaran mind mapping di SMA Karya Wisata hasil belajar siswa mengalami peningkatan.
IMPLEMENTATION OF CITIZENSHIP EDUCATION THROUGH THE MODERN TEBA MOVEMENT AS A MEANS OF STRENGTHENING CITIZENS' ECOLOGICAL AWARENESS Ni Nyoman Asri Sidaryanti; I Wayan Budiarta; A.A Istri Dewi Adhi Utami
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i1.13457

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Kewarganegaraan melalui gerakan Teba Modern di Desa Adat Cemenggaon sebagai sarana penguatan kesadaran ekologis warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, yang dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen peraturan adat (awig-awig dan perarem) terkait pengelolaan sampah berbasis desa. Temuan menunjukkan bahwa revitalisasi konsep Teba Modern memainkan peran penting dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang berlandaskan kearifan lokal dengan mengintegrasikan pendekatan ekologi sosial dan prinsip harmoni dalam kosmologi Hindu, khususnya keseimbangan antara Bhuana Agung dan Bhuana Alit. Keberhasilan inisiatif ini didukung oleh kolaborasi sinergis antara pemerintah desa adat, masyarakat, dan pemangku kepentingan lokal, serta efektivitas peraturan adat yang memiliki kekuatan pengikat sosial dan spiritual yang kuat. Implementasi Teba Modern memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan, kohesi sosial, dan internalisasi nilai-nilai spiritual dalam praktik kewarganegaraan ekologis. Konsep ini memiliki potensi yang kuat untuk berfungsi sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan bagi desa-desa adat lainnya. ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of Citizenship Education through the Teba Modern movement in Desa Adat Cemenggaon as a means of strengthening citizens’ ecological awareness. This research employs a qualitative approach using ethnographic methods, conducted through participant observation, in-depth interviews, and document analysis of customary regulations (awig-awig and perarem) related to village-based waste management. The findings reveal that the revitalization of the Teba Modern concept plays a significant role in developing a waste management system grounded in local wisdom by integrating a social ecology approach and the principle of harmony within Hindu cosmology, particularly the balance between Bhuana Agung and Bhuana Alit. The success of this initiative is supported by synergistic collaboration between the customary village government, the community, and local stakeholders, as well as the effectiveness of customary regulations that possess strong social and spiritual binding power. The implementation of Teba Modern contributes positively to environmental sustainability, social cohesion, and the internalization of spiritual values in ecological citizenship practices. This concept has strong potential to serve as a sustainable waste management model for other indigenous villages.