Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Matlamat Minda

Hubungan MSDM Dengan Kinerja Lembaga Dakwah Muhammad - Furqan MD; Cecep Castrawijaya
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Juli 2024
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jdki.v4i1.578

Abstract

Dakwah adalah proses menuntut tindakan dan usaha terhadap perubahan perilaku manusia, termasuk mental dan sosial terhadap ajarah Allah SWT. Mencoba menyampaikan ajaran Islam sampai pusat kehidupan manusia adalah usaha dakwah dimanapun dan kapanpun umat Islam perlu mengalaminya. Upaya peningkatan kualitas aktivitas dakwah sangat berkaitan dengan upaya perbaikan seluruh komponen terlibat dalam kegiatan dakwah, yaitu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya. Salah satu peluang dakwah yang paling penting  untuk ditangani dengan benar adalah sumbernya kekuatan da’i. Manajemen da’i secara alami mengambil bentuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan dalam hal konsep teoritis dan manajemen praktis. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif. Menurut John W. Cresswell mengatakan penelitian kualitatif adalah metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang dipegang oleh banyak orang atau kelompok orang bersumber dari masalah sosial atau kemanusiaan. Hasil menunjukkan bahwa da’i dan lembaga dakwah merupakan satu kesatuan yang tidak pernah dapat dipisahkan  dengan berbagai program yang ditawarkan oleh da'i kepada masyarakat untuk memajukan lembaga dakwah serta meningkatkan kinerja lembaga dakwah. Kemudian SDM sebagai tolok ukur  berdirinya lembaga dakwah, melalui SDM yang terpilih guna ditempatkan  ditempat yang sesuai 
Model Kepemimpinan Dalam Kepemimpinan Dakwah Asni Leliana; Cecep Castrawijaya
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 4 No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Juli 2024
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jdki.v4i1.579

Abstract

Kepemimpinan dakwah dari perspektif sosial selalu diwujudkan oleh da'i atau da'i itu sendiri. Pandangan seperti itu tidak salah bila dianggap bahwa pendeta atau pengkhotbah adalah pemimpin dan pemimpin gereja yang tidak hanya diikuti sebagai teladan perilaku keteladanannya tetapi juga didengarkan.nasihat dan bimbingan dalam bidang agama. Kepemimpinan adalah netralisasi perilaku kepemimpinan dan konsep manajemen, menonjolkan latar belakang sejarah, penyebab kepemimpinan, syarat keberadaan manajer, karakteristik yang paling penting dari seorang manajer, tugas pokok dan fungsi serta etika profesi manajerial  Pemimpin dalam manajemen dakwah harus menjadi pemimpin jika perlu perhatikan tipe kepemimpinan atau gaya kepemimpinan sehingga dapat digunakan dalam proses dakwah. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif. Menurut John W. Creswell mengatakan  penelitian kualitatif adalah metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang dipegang oleh banyak orang atau kelompok orang bersumber dari masalah sosial atau kemanusiaan. Hasil menunjukkan bahwasanya ada beberapa upaya yang dilakukan, seperti memberikan arahan, mempelajari kehidupan sosial masyarakat serta dengan melaksanakan kegiatan islamiyah di gampong. Reusam yang berlaku di Gampong Kulam Baro bukan saja sebatas peraturan yang tertulis, namun juga berkaitan dengan tatanan kehidupan masyarakat dan menjadi pesan dakwah yang dapat diimplementasikan di gampong Kulam baro. Hasil menunjukkan bahwasanya ada beberapa upaya dilakukan dalam model kepemimpinan dakwah, seperti strategi dan karakteristik kepemimpinan dalam dakwah dan strategi Untuk Meningkatkan Budaya Organisasi Islami