Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN AWAL SIMULASI KOMPUTER MODEL KEBIJAKAN PENENTUAN JUMLAH OPTIMAL ARMADA BUS RAPID TRANSIT (BRT) SEMARANG Wiwik Budiawan; Ary Arvianto; Nabiel Putra Adam
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 7, No 1 (2016): JURNAL SIMETRIS VOLUME 7 NO 1 TAHUN 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.786 KB) | DOI: 10.24176/simet.v7i1.531

Abstract

Keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Semarang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi akan permasalahan kemacetan, adanya BRT ini terutama pada trayek perjalanan koridor II, ternyata mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat pengguna, terbukti dari meningkatnya permintaan yang terjadi dari tahun 2012 hingga 2013 yakni hampir menyentuh angka 90% dari tahun sebelumnya. Dari hasil pengamatan pada trayek perjalanan Koridor II yang telah dilakukan, ternyata diketahui bahwa pada beberapa shelter (halte) terjadi permintaan yang cukup tinggi, dan akhirnya pada saat peak hour armada BRT tidak mampu menampung seluruh permintaan yang terjadi, sehingga mengakibatkan penumpang harus menunggu lebih lama untuk dilayani oleh armada tersebut. Hal tersebut memicu permasalahan baru yakni kurang optimalnya jumlah armada yang beroperasi dan juga jadwal antar keberangkatan armada yang kurang menyesuaikan kondisi ketika tingginya permintaan pada setiap halte. Adapun metode yang digunakan adalah dengan melakukan pendekatan sistem, yang selanjutnya melakukan pemodelan sistem transportasi dan simulasi computer yang terjadi pada rute perjalanan tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan model simulasi dalam bentuk model matematis dan simulasi komputer. Variabel pengendali pada model matematis dan simulasi komputer adalah frekuensi waktu antar kedatangan armada BRT, sehingga diharapkan mengurangi panjang antrian penumpang. Kata kunci: sistem transportasi, pemodelan sistem, simulasi komputer.
Integration of BERTopic and IndoBERTweet for Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) on Short Text Data: A Case Study of Responses to Government Policies in 2025 Nabiel Putra Adam; Rahmat Gernowo; Bayu Surarso
Jurnal Ekonomi Teknologi dan Bisnis (JETBIS) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/k9s34530

Abstract

The implementation of various government policies in 2025 has triggered massive public opinion on social media platform X; however, traditional sentiment analysis often fails to provide details on specific topics, necessitating an Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) approach. This research integrates the BERTopic model for aspect extraction and IndoBERTweet for sentiment classification to address the challenges associated with the characteristics of short and unstructured text. By preserving the data without a stemming process to maintain semantic context integrity, the BERTopic model demonstrates optimal performance with a Coherence score (C_v) of 0.7539 and a Topic Diversity of 0.9285. The synergy between BERTopic and IndoBERTweet proves effective in generating coherent topic representations and accurate sentiment classification for informal language on social media. Consequently, this integration provides a more profound and superior solution for mapping public responses to the dynamics of government policy.