Rizsa Mustika Pertiwi
Departemen Teknologi Hasil Perikanan, IPB University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Protein dan Struktur Jaringan serta Steroid Ikan Sidat (Anguilla bicolor bicolor) Berdasarkan Lokasi Daging Berbeda: Characteristics of Protein and Tissue Structure and Steroids Eel Fish (Anguilla bicolor bicolor) Based on Different Meat Locations Mala Nurilmala; Agoes Mardiono Jacoeb; Yanti Sinaga; Agus Oman Sudrajat; Tatag Budiardi; Ronny Irawan Wahju; Mohammad Mukhlis Kamal; Ridwan Affandi; Rizsa Mustika Pertiwi
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 25 No 1 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(1)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v25i1.39089

Abstract

Eel is a consumable fish that has a unique taste and is rich in vitamins A, B1, B2, B6, C, D, protein albumin, DHA and EPA which is better known for omega-3, as well as its mineral content. This research aimed to determine the protein and steroid content and tissue structure in various parts of the body in eel fish (Anguilla bicolor bicolor). Eels are analyzed on three different body parts covering the front, central, and back. The protein profile was identified by the SDS-PAGE and Bradford methods, steroids by extraction method, tissue structure by the microscopic method. SDS-PAGE analyzed on eel fish meat has a protein molecular weight ranging from 9.825–199.196 kDa. Dissolved protein levels at the front, central, back are 0.307±0.02 mg/mL, 0.298±0.00 mg/mL, and 0.349±0.05 mg/mL. Water soluble and salt soluble proteins at the front, central, back are 0.469±0.01 mg/mL, 0.336±0.03 mg/mL, 0.437±0.00 mg/mL and 1.571±0.16 mg/mL, 1.312±0.11 mg/mL, 1.242±0.11 mg/mL. Eel fish contained steroids in ethyl acetate solvents. The structure of meat tissue and eel fish skin contained muscle fiber and stratum compactum layer.
Perubahan Suhu Media Air Berpengaruh terhadap Survival Rate dan Glukosa Darah Ikan Mas (Cyprinus Carpio): The Effects of Water Temperature Change on The Survival Rate and Blood Glucose Levels of Frozen Carp (Cyprinus Carpio) Roni Nugraha; Ruddy Suwandi; Firda Agnes Monica; Rizsa Mustika Pertiwi
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 25 No 2 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(2)
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v25i2.37435

Abstract

Kualitas ikan dapat menurun akibat adanya aktivitas fisik ataupun stress selama proses transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perubahan suhu media air dalam pembugaran ikan mas terhadap survival rate, kadar glukosa darah, serta jaringan mata dan insang ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian ini menggunakan bahan anestesi ekstrak serai 13% yang memiliki rata-rata waktu pingsan terendah yaitu 2,02 menit dan rata-rata waktu pingsan terlama yaitu 2,62 menit. Waktu sadar ikan mas tercepat terdapat pada perlakuan suhu 28ºC dengan nilai yaitu 6,31 menit, sedangkan pada suhu 8ºC didapatkan hasil yaitu 22,76 menit. Pembugaran pada suhu 28ºC meningkatkan nilai glukosa darah sebesar 79,56 mg/dL, sedangkan pada suhu 8ºC hanya 20,78 mg/dL. Nilai survival rate ikan mas dengan perlakuan suhu pembugaran 8ºC dan 28ºC mencapai 100%. Perubahan suhu lingkungan yang terjadi secara tiba-tiba berpengaruh langsung terhadap tingkat stress ikan dan menyebabkan glukosa darah pada ikan semakin tinggi.