Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Performance

ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA USAHA KECIL MENENGAH DI SURABAYA Sunarjanto, Nekhasius Agus
Performance Vol 26 No 1 (2019): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.875 KB) | DOI: 10.20884/1.jp.2019.26.1.1379

Abstract

Membangun UKM agar mampu untuk bertahan dalam kondisi persaingan yang semakin kompleks tidaklah mudah , Pelaku usaha yang telah mempersiapkan diri untuk berkompetisi akan eksis, tetapi banyak pula pengusaha yang gagal.   Berdasarkan hasil temuan penelitian sebelumnya , bahwa kegagalan bisnis UKM sangat ditentukan oleh   kemampuan pengelolaan modal kerja.  Pengelolaan modal kerja adalah mengatur  penggunaan modal kerja sesuai kebutuhan usaha.   Kebutuhan modal kerja sangat ditentukan oleh tingkat siklus konversi kas sehingga perlu memperhitungkan tingkat perputaran dari masing masing komponen di dalam modal kerja. Penelitian ini membandingkan antara penggunaan  modal kerja dengan  kebutuhan modal kerja yang harus dipenuhi oleh usaha, penggunaan modal kerja bisa  berlebihan , atau kekurangan.  Kelebihan atau kekurangan modal kerja berdampak pada ketidak efisienan perusahaan dalam menjalankan usaha, yang pada akhirnya akan mengalami kebangkrutan
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA USAHA KECIL MENENGAH DI SURABAYA Nekhasius Agus Sunarjanto
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 26 No 1 (2019): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.875 KB) | DOI: 10.20884/1.jp.2019.26.1.1379

Abstract

Membangun UKM agar mampu untuk bertahan dalam kondisi persaingan yang semakin kompleks tidaklah mudah , Pelaku usaha yang telah mempersiapkan diri untuk berkompetisi akan eksis, tetapi banyak pula pengusaha yang gagal. Berdasarkan hasil temuan penelitian sebelumnya , bahwa kegagalan bisnis UKM sangat ditentukan oleh kemampuan pengelolaan modal kerja. Pengelolaan modal kerja adalah mengatur penggunaan modal kerja sesuai kebutuhan usaha. Kebutuhan modal kerja sangat ditentukan oleh tingkat siklus konversi kas sehingga perlu memperhitungkan tingkat perputaran dari masing masing komponen di dalam modal kerja. Penelitian ini membandingkan antara penggunaan modal kerja dengan kebutuhan modal kerja yang harus dipenuhi oleh usaha, penggunaan modal kerja bisa berlebihan , atau kekurangan. Kelebihan atau kekurangan modal kerja berdampak pada ketidak efisienan perusahaan dalam menjalankan usaha, yang pada akhirnya akan mengalami kebangkrutan
Analisis Efisiensi Penggunaan Modal Kerja pada Usaha Kecil Menengah di Surabaya Nekhasius Agus Sunarjanto
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 26 No 1 (2019): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jp.2019.26.1.1379

Abstract

Membangun UKM agar mampu untuk bertahan dalam kondisi persaingan yang semakin kompleks tidaklah mudah , Pelaku usaha yang telah mempersiapkan diri untuk berkompetisi akan eksis, tetapi banyak pula pengusaha yang gagal. Berdasarkan hasil temuan penelitian sebelumnya , bahwa kegagalan bisnis UKM sangat ditentukan oleh kemampuan pengelolaan modal kerja. Pengelolaan modal kerja adalah mengatur penggunaan modal kerja sesuai kebutuhan usaha. Kebutuhan modal kerja sangat ditentukan oleh tingkat siklus konversi kas sehingga perlu memperhitungkan tingkat perputaran dari masing masing komponen di dalam modal kerja. Penelitian ini membandingkan antara penggunaan modal kerja dengan kebutuhan modal kerja yang harus dipenuhi oleh usaha, penggunaan modal kerja bisa berlebihan , atau kekurangan. Kelebihan atau kekurangan modal kerja berdampak pada ketidak efisienan perusahaan dalam menjalankan usaha, yang pada akhirnya akan mengalami kebangkrutan