Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APLIKASI GAME PEWAYANGAN KISAH HANOMAN DUTA Slamet Ariyanto; Fiftin Noviyanto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i1.10819

Abstract

Wayang kulit merupakan salah satu kebudayaan yang dikagumi oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional. Kesenian wayang telah diangkat sebagai karya agung budaya dunia oleh UNESCO tanggal 7 November 2003 atau Masterpiece of Oral And Intangible Heritage of Humanity. Sayangnya, minat generasi muda Indonesia untuk mempelajari wayang dan budaya tradisional lainnya hingga kini tetap rendah. Hal tersebut dikarenakan upaya sosialisasi budaya tradisional di berbagai daerah sampai sekarang belum memadai.Seni pertunjukan wayang mulai ditinggalkan generasi muda yang lebih menyukai hiburan-hiburan modern, sepertitelevisi, dan playstation. Untuk mengenalkan wayang kepada generasi muda diperlukan terobosan-terobosan atau cara-cara baru yang inovatif salah satunya dengan media-media yang popular di kalangan anak muda yaitu dengan dibuatnya game.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi dibagi menjadi dua, yaitu metode analisis dan perancangan.Metode analisis dilakukan melalui studi pustaka, dan analisis game sejenis. Sedangkan metode perancangan dilakukan melalui perancangan game. Implementasi system menggunakan RPG Maker Vx Acedan perangkat lunak pendukung lainya seperti CoralDraw, Photoshop, Paint dan Neundo Standar Editing Audio. Aplikasi hasil implementasi diuji dengan dua metode yaitu Alpha Test dan Black Box Test.Hasil penelitian ini diperoleh sebuah Aplikasi yang mampu memberikan alternatef hiburan dan dapat menjadi media pengenalan wayang yang menarik bagi generasi muda Indonesia. Aplikasi yang dihasilkan berupa game RPG (Role Playing Game) Hanoman Duta dengan konten wayang berlatar kisah Hanoman Duta.Kata kunci : Game, RPG (Role Playing Game), Hanoman Duta, Budaya.
Peran Kepala Madrasah sebagai Supervisor dalam Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Slamet Ariyanto; Wahidmurni; Indah Aminatuz Zuhriyah
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 8 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i8.3569

Abstract

This research aims to explore the role of madrasah heads as supervisors in efforts to improve the quality of Islamic education in madrasas. The madrasa head plays an important role not only as an administrative leader but also as a supervisor and guide in curriculum development, implementation of learning, and increasing teacher competency. The methodology used in this research is a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews and documentation studies. The research results show that madrasah heads play a key role in several main aspects: development of relevant and innovative curricula, teacher development through training and classroom supervision, routine supervision of the learning process, effective resource management, formation of a conducive academic culture, assurance of educational quality according to standards, as well as developing students' character with integrity and noble character. The implementation of these roles has been proven to improve the quality of Islamic education in madrasas, create a harmonious learning environment, and produce graduates who are superior in both academic and moral aspects. This research concludes that optimizing the role of madrasah heads as supervisors is the key to improving the overall quality of Islamic education.
MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO Srie Juli Rachmawatie; Chomsatu, Yuli; Istiqomah; Raisa Aribatul Hamidah; Ida Aryati DPW.; Slamet Ariyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18935

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo