p-Index From 2021 - 2026
1.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hexagone BAHAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : BAHAS

KARAKTERISTIK KONJUGASI KATA KERJA BERAKHIRAN -ER DALAM BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i4.30689

Abstract

Abstrak Dalam bahasa Prancis, telah diketahui secara umum bahwa, kata kerja berakhiran -er merupakan kata kerja dengan bentuk konjugasi beraturan (verbe regulier). Namun, dalam kenyataannya tidak selalu demikian. Hal ini disebabkan oleh keberadaan kata kerja yang berakhiran -er namun memiliki kunjugasi yang berkarakteristik unik. Karakteristik tersebut tergambar melalui beberapa ciri orthografis yang dimodifikasi, perubahan tanda baca (accent) atau penggandaan pada huruf tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa analisis dan pemaparan terperinci tentang Karakteristik konjugasi kata kerja berakhiran-er penting untuk dilakukan. Kata kunci : Konjugasi, Kata Kerja Berakhiran -er, Karakteristik.
Systeme Phonetique De Français Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i1.5680

Abstract

Le français et l’indonésien sont deux langues qui possèdent un caractère un peu différent. Le français possède beaucoup de bonnes choses dont on ne peut pas trouver en indonésien ou à l’invers. L’une de ces bonnes choses c’est le système phonétique. Le système phonétique français est accentué, et l’indonésien est non-accentué.Le système phonétique du français se divise en deux grandes parties, c’est la voyelle et la consonne.Les voyelles français se composent de: [a], [e], [i], [o], [ɔ], [ǝ], [ε], [œ], [y], [u], [ø], [õ], [ã], [ε], [œ], et les consonnes sont : [b], [c], [d], [f], [g], [h], [ʒ], [k], [l], [m], [n], [p], [R], [s], [t], [v], [w], [j], [ʃ], [z], [ɲ], [ɳ], [ks], [gz], [Ч].Ce que l’auteur a déjà inscrit au dessus que le système phonétique possède un caractère unique.  Mots Clés : Phonétique, Français
PENINGKATAN PENGUASAAN STRUKTUR BAHASA PRANCIS MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAPPING PENGADILEN SEMBIRING
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i84 TH 38.2333

Abstract

Selama ini pengajaran mata kuliah tata bahasa hanya berfokus pada kuliah mimbar yang begitu membosankan, maka pada makalah ini penulis akan mencoba melakukan sebuah inovasi dalam pembelajaran dengan menggunakan teknik Mind Mapping yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam proses belajar mengajar sebagai berikut : teknik mind mapping dapat merangsang ide dan kreativitas pembelajar, teknik tersebut dapat membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh pembelajar terutama masalah dalam kehidupan sehari-hari misalnya menyusun daftar sesuatu, dapat merangsang daya ingat pembelajar lebih efektif, dapat memperkaya materi ajar dengan memberikan informasi baru.
KATA KERJA ETRE DALAM BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v27i3.5660

Abstract

Dalam sistem tata bahasa Prancis, kata kerja être merupakan kata kerja yang sering dihubungkan dengan kata kerja avoir. Bentuk dan fungsi kedua dua buah kata kerja tersebut sangat penting untuk diketahui. Seorang pelajar tingkat pemula bahasa Prancis tidak akan dapat berbahasa Prancis dengan baik dan benar jika tidak mampu membedakan bentuk dan fungsi kedua kata kerja tersebut. Bentuk kata kerja yang dimaksud adalah tasrif kata kerja yang meliputi modus verba dan kala verbanya. Sebagai contoh bentuk kedua kata kerja tersebut pada modus indicatif kala présent : être (je suis, tu es, il/elle/on est, nous sommes, vous êtes, ils/elles sont) dan avoir (j’ai, tu as, il/elle/on a, nous avons, vous avez, ils/elles ont). Kemudian fungsi dari kata kerja tersebut juga masing-masing berbeda antara satu dengan yang lainnya. Atas dasar inilah pembahasan tentang kata kerja être akan dibahas secara gamblang dalam artikel ini. Kata Kunci : kata kerja, être, fungsi.
MULTIFUNGSI KATA ‘TOUT’ DALAM BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5557

Abstract

Kosa kata dan sistem tata bahasa Prancis memiliki keunikan dan kesederhaan yang tidak dimliki oleh bahasa-bahasa lainnya di dunia. Keunikan dan kesederhanaan kosa kata dan sistem tata bahasa tersebut dapat dilihat melalui keberadaan beberapa kata yang memiliki bentuk ortograf yang sama namun memiliki fungsi yang berbeda ketika kata tersebut digunakan dalam sebuah kalimat. Salah satu kata yang multifungsi tersebut adalah ‘tout’. Tout dalam bahasa Prancis dapat berfungsi sebagai, adjektiva, pronomina atau adverbia. Untuk dapat memahami multifungsi yang dimiliki oleh kata ‘tout’ tersebut, dalam tulisan ini akan dijelaskan secara gamblang mengenai kata tersebut.   Kata Kunci: Tout, adjektiva,  adverbia dan  pronomina.
GENRE ET NOMBRE DE LA SYNTAXE FRANÇAISE Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i1.11559

Abstract

La connaissance sur la syntaxe française tient un rôle très primordial dans l’acquisition ou la maîtrise de langue.  Cette connaissance apporte une certaine difficulté chez les apprenants. Pourtant il est exigent qu’ils puissent s’adapter mieux à cette langue. Cette difficulté se comporte du changement de l’article, de l’accord de l’adjectif et de la conjugaison verbale.A partir de cette situation, l’auteur traitera du genre et du nombre de la syntaxe française (les articles, les noms et les adjectifs).
DELF A1 sebagai Tes Uji Keterampilan Resmi Bahasa Prancis Bertaraf Internasional Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i1.35970

Abstract

Abstrak        Keterampilan berbahasa Niveau A1 (Tingkat Pengenalan) ditentukan dengan kelulusan pada uji keterampilan Resmi Bahasa Prancis yang dikenal dengan istilah DELF A1, yang divalidasi langsung oleh kementrian pendidikan dan urusan luar negeri Prancis. Sebagai mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis sudah selayaknya memiliki ijazah DELF A1 setelah menyelesaikan semester pertama. Namun berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2021, 0% mahasiswa yang memiliki ijazah DELF A1. Artikel ini bertujuan untuk menjawab masalah tersebut dengan cara mengambarkan dan menyiapkan mahasiswa agar dapat dan termotivasi mengikuti test DELF A1 begitu menyelesaikan semester pertama perkuliahan.  Kata kunci : Niveau DELF A1 (Tingkat Pengenalan), Deskripsi, Keterampilan Berbahasa, Tema Pembelajaran,  
MODUS PENGUNGKAP SIKAP PENUTUR DALAM BAHASA PRANCIS Balduin Pakpahan; Pengadilen Sembiring; Marice Marice
BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i4.40903

Abstract

Abstrak Salah satu kajian dalam pemahaman verba adalah modus. Modus merupakan pengungkap modalitas sehingga pengalihan makna modalitas yang diungkapkan pada verba teks berbahasa Prancis ke teks berbahasa Indonesia sering menimbulkan masalah di dalam pembelajaran penerjemahan bahasa Prancis dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus-modus verba dalam bahasa Prancis dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Modus- modus verba tersebut adalah modus infinitif, modus indicatif, modus impératif, modus subjonctif, modus conditionnel, modus participe, modus gérondif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Padan yang merupakan metode yang translasional dengan alat penentunya dengan bahasa lain lalu dikaji dengan 2 teknik yakni teknik dasar dan teknik lanjutan. Kata kunci: Bahasa Prancis, Modus, Sikap
PRÉPOSITIONS DE CAUSE DALAM BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring; Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i1.38846

Abstract

Abstrak Dalam bahasa Prancis kalimat yang mengandung “sebab” tidak selalu dinyatakan dengan menggunakan kata penghubung atau konjungsi tetapi dapat dinyatakan dengan menggunakan kelas kata yang lain. Kelas kata tersebut adalah kata depan (Préposition) dan kata kerja (Verbes). Ragam pilihan kelas kata yang berfungsi untuk menghubungkan kalimat ini tidak sepenuhnya terdapat  pada bahas Indonesia. Ketidakberadaan tersebut dapat disebabkan oleh pola atau aturan yang berlaku pada bahasa yang sedang dipelajari. Oleh sebab itu, melalui artikel ini, penulis akan mengkaji secara sistematis dan logis penggunaan Prépositions de cause dalam bahasa Prancis. Kata kunci : Préposition de cause, nom et verbes
Verba Imparfait pada Modus Indicatif Bahasa Prancis Pengadilen Sembiring; Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i3.40934

Abstract

Abstrak        Imparfait merupakan salah satu bentuk waktu lampau pada modus Indicatif  yang tidak selalu digunakan pada kalimat waktu lampau atau sudah terjadi di masa lalu. Pada kalimat-kalimat tertentu verba Imparfait dapat menyatakan aksi atau situasi yang sedang terjadi pada saat diujarkan atau bahkan berupa kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Ketidakberadaan verba Imparfait pada bahasa-bahasa lain dan khususnya dalam bahasa Indonesia, menimbulkan kesulitan dan kesalahan pemakaian verba tersebut bukan hanya pada pengguna bahasa Prancis pemula tetapi juga tingkat mahir. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan telaah secara holistik dan mendalam agar verba Imparfait dapat digunakan dengan tepat. Kata kunci : Modus Indicatif, dan Imparfait