p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hexagone BAHAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : BAHAS

MODUS SUBJUNGTIF DALAM BAHASA PRANCIS BALDUIN PAKPAHAN
BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i86 TH 39.2400

Abstract

Modus subjungtif ialah modus dengan kala kini dan kala lampau dalam bentuk presen, passé composé, imparfait dan plus-que-parfait. Tujuan penelitian ialah mendeskripsikan penggunaan modus subjungtif. Metode penelitian ialah metode deskriptif dengan menggunakan teori linguistik struktural Peytard dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modus subjungtif pada klausa bebas tidak sesering pada klausa subordinatif. Kata kunci: penggunaan modus subjungtif, sistem KAM
POUVOIR PENGUNGKAP MODALITAS DAN PADANANNYA DALAM BAHASA INDONESIA Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i4.21909

Abstract

Abstract  One of the most perfect revealer of modality is pouvoir. At the time of speech acts realization, this verb will present various grammatical and lexical forms such as tense, modus and aspect which are categorized as manasuka elements in Indonesian (Samsuri 1981: 248). Modus can function as the revealer of modality, revealing act of speaker to what they said (Riegel et al.), while Le Querlier (1996: 13) said that modus, temps (tense) and aspect are overlapping in French. The three elements will be analyzed with intralingual equivalent method with hubung banding menyamakan technique (HBS). The revealer of modality in Indonesian is not using tense as adverb of time. Aspect is shown with imperfective and perfective aspect that reveal modality in French. Keywords: Modality, Pouvoir, Overlapping  Abstrak Salah satu verba pengungkap modalitas yang paling sempurna adalah verba pouvoir (Benveniste, 1974: 188). Pada saat merealisir tindak tutur, verba ini akan serta-merta menghadirkan bentuk-bentuk gramatikal dan leksikal yang beragam seperti kala, modus dan aspek yang dalam bahasa Indonesia dikategorikan sebagai unsur-unsur manasuka (Samsuri (1981: 248)). Modus dapat berfungsi sebagai pengungkap modalitas, mengungkapkan sikap penutur terhadap apa yang dituturkannya (Riegel et al., 2004: 287), sementara itu Le Querlier (1996: 13) mengemukakan modus, temps (kala) dan aspek tumpang-tindih dalam bahasa Perancis. Ketiga unsur itu akan dianalisis dengan menggunakan metode padan intralingual dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS) (Mahsun, 2011: 304). Pengungkap modalitas dalam bahasa Indonesia tidak menggunakan kala tetapi dengan keterangan waktu. Aspek ditunjukkan dengan aspek imperfektif dan perfektif yang mengungkapkan modalitas dalam bahasa Perancis.Kata kunci: Modalitas, Pouvoir, Tumpang-Tindih 
MODUS PENGUNGKAP SIKAP PENUTUR DALAM BAHASA PRANCIS Balduin Pakpahan; Pengadilen Sembiring; Marice Marice
BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i4.40903

Abstract

Abstrak Salah satu kajian dalam pemahaman verba adalah modus. Modus merupakan pengungkap modalitas sehingga pengalihan makna modalitas yang diungkapkan pada verba teks berbahasa Prancis ke teks berbahasa Indonesia sering menimbulkan masalah di dalam pembelajaran penerjemahan bahasa Prancis dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus-modus verba dalam bahasa Prancis dan padanannya dalam bahasa Indonesia. Modus- modus verba tersebut adalah modus infinitif, modus indicatif, modus impératif, modus subjonctif, modus conditionnel, modus participe, modus gérondif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Padan yang merupakan metode yang translasional dengan alat penentunya dengan bahasa lain lalu dikaji dengan 2 teknik yakni teknik dasar dan teknik lanjutan. Kata kunci: Bahasa Prancis, Modus, Sikap
PRÉPOSITIONS DE CAUSE DALAM BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring; Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i1.38846

Abstract

Abstrak Dalam bahasa Prancis kalimat yang mengandung “sebab” tidak selalu dinyatakan dengan menggunakan kata penghubung atau konjungsi tetapi dapat dinyatakan dengan menggunakan kelas kata yang lain. Kelas kata tersebut adalah kata depan (Préposition) dan kata kerja (Verbes). Ragam pilihan kelas kata yang berfungsi untuk menghubungkan kalimat ini tidak sepenuhnya terdapat  pada bahas Indonesia. Ketidakberadaan tersebut dapat disebabkan oleh pola atau aturan yang berlaku pada bahasa yang sedang dipelajari. Oleh sebab itu, melalui artikel ini, penulis akan mengkaji secara sistematis dan logis penggunaan Prépositions de cause dalam bahasa Prancis. Kata kunci : Préposition de cause, nom et verbes
Verba Imparfait pada Modus Indicatif Bahasa Prancis Pengadilen Sembiring; Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v33i3.40934

Abstract

Abstrak        Imparfait merupakan salah satu bentuk waktu lampau pada modus Indicatif  yang tidak selalu digunakan pada kalimat waktu lampau atau sudah terjadi di masa lalu. Pada kalimat-kalimat tertentu verba Imparfait dapat menyatakan aksi atau situasi yang sedang terjadi pada saat diujarkan atau bahkan berupa kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Ketidakberadaan verba Imparfait pada bahasa-bahasa lain dan khususnya dalam bahasa Indonesia, menimbulkan kesulitan dan kesalahan pemakaian verba tersebut bukan hanya pada pengguna bahasa Prancis pemula tetapi juga tingkat mahir. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan telaah secara holistik dan mendalam agar verba Imparfait dapat digunakan dengan tepat. Kata kunci : Modus Indicatif, dan Imparfait 
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA MATA KULIAH LITTÉRATURE FRANÇAISE BERBASIS CANVA Elvi Syahrin; Wahyuni Sa'adah; Balduin Pakpahan
BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i4.38847

Abstract

Abstract Learning the Littérature Française course online is relatively monotonous and less interesting. This is indicated by the stunted  attention and participation of students in attending lectures. This has an impact on the poor learning achievement for the subject which in turn is one of the causes of the low language skills of students. To overcome these problems, it is necessary to develop an interesting and a creative online learning media based on Canva application in order to increase   student’s learning outcomes in the Littérature Française course. This article discusses the result of need analysis of developing the Canva-based online learning media in Littérature Française course which is the basis for the importance of this development research.Keywords: developing, media, online, canva, need analysis