Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KONTRASTIF BUNYI VOKAL PADA BAHASA INDONESIA, INGGRIS DAN PRANCIS Nurhayati Siregar
BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i69TH XXXV.2414

Abstract

Kajian linguistik sangat menarik untuk diteliti terutama kajian kontrastif analisis yang membandingkan beberapa bahasa di dunia ini. Dalam kajian fonologi terutama kajian fonetik tentang bunyi vokal yang membandingkan dalam tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, Inggris, Prancis. Semestaan bahasa dalam vokal terdapat di semua bahasa secara absolut.Perbandingan ketiga bahasa dalam bunyi vokal mempunyai ciri karakteristik dalam persamaan dan perbedaan. Kata Kunci : bunyi vokal, analisis kontrastif, semestaan bahasa, fonetik.
SEMESTAAN POLARISASI KALIMAT TANYA (YES/NO QUESTION) DALAM BAHASA INDONESIA,PRANCIS, INGGRIS, JERMAN, ITALIA, MANDARIN, ARAB, SPANYOL Nurhayati Siregar
BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i69TH XXXV.2375

Abstract

Berbicara kalimat Tanya tak terlepas dari semestaan bahasa  yang terdapat hampir di semua bahasa di dunia ini. Kalimat Tanya yang dikenal dengan Yes/No Question secara semestaan bahasa terdapat dalam 8  bahasa yang dibandingkan dalam tulisan ini yaitu bahasa Indonesia, Inggris,Prancis,Italia,Jerman,Mandarin,Arab,dan Spanyol  dikasifikasikan secara tipologis. Kata Kunci: semestaan bahasa, kalimat Tanya yes/ no question, klasifikasi tipologi bahasa.
AUDIT OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENJUALAN PADA PT. FASTRATA BUANA Nurhayati Siregar; Abdu Rahman; Herianto Gilang Aryathama
Ekonomi & Bisnis Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 21 No 2 Desember 2022
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v21i2.5222

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran Audit Operasional dalam meningkatkan Penjualan, Memahami lebih jauh mengenai audit operasional, ada baiknya terlebih dahulu memahami apa itu audit. Dalam menguraikan definisi-definisi dari audit, setiap pengarang pastinya memiliki penafsiran yang berbeda-beda tergantung dari jenis pendekatan yang digunakan setiap pengarang. Audit merupakan suatu ilmu yang digunakan untuk melakukan penilaian terhadap pengendalian internal yang bertujuan untuk memberikan perlindungan dan pengamanan supaya dapat mendeteksi terjadinya penyelewengan dan ketidak wajaran yang dilakukan dalam perusahaan. Proses audit sangat diperlukan suatu perusahaan karena dengan proses tersebut seorang akuntan public dapat memberikan pernyataan pendapat terhadap kewajaran atau kelayakan laporan keuangan berdasarkan standar audit yang berlaku umum atau lebih singkatnya audit pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi sistem, proses atau produk. Audit di laksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif dan tidak memihak yang di sebut auditor. Kata kunci : Return On Assets, Rasio Keuangan
PEMBERDAYAAN ANAK-ANAK JALANAN MELALUI KEGIATAN KREATIF DAN EDUKATIF: MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI DAN POTENSI DIRI Pustika Ayuning Puri; Ratih Anggoro Wilis; Nurhayati Siregar; Vallen Reyhan Karli
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan ruang belajar dan berkembang bagi anak-anak jalanan. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, program ini berupaya menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengasah potensi yang dimiliki anak-anak. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Sanggar Senja, Cibinong – Bogor, dengan membagi aktivitas sesuai kelompok usia: mewarnai untuk anak-anak usia 5–8 tahun, pembelajaran dasar bahasa Inggris untuk anak-anak usia 9–13 tahun, serta sesi motivasi dan bimbingan untuk remaja usia 14–18 tahun. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme, kreativitas, serta keberanian anak-anak untuk mengekspresikan diri. Hal ini membuktikan bahwa dukungan sederhana melalui kegiatan kreatif dan edukatif mampu menjadi pijakan awal bagi mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik.