Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

EFEKTIVITAS UNIT LAYANAN ADUAN SURAKARTA DALAM MENERIMA KELUHAN WARGA DI KOTA SURAKARTA Is Hadri Utomo; Retno Suryawati; Herwan Parwiyanto
NATAPRAJA Vol 7, No 2 (2019): Public Sector Innovation
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.482 KB) | DOI: 10.21831/jnp.v7i2.22044

Abstract

The establishment of the Surakarta Complaint Service Unit (ULAS) in 2013 as a non-structural government organization unit that carried out public complaints services. ULAS was formed to improve service quality and ensure the provision of public services in accordance with the principles of good governance, including the realization of public information disclosure in response to complaints from people who are not satisfied with the services they receive. This study examines the effectiveness of ULAS in accepting citizen complaints and the steps of the Surakarta City Government to follow up on these complaints, as well as solutions. All results state the existence of effectiveness, with some special notes on the conditions or variable questions that have answers that do not agree, among others concerning: the target of resolving citizen complaints by ULAS, complaints of citizens against certain problems have not been channeled to more than one OPD, solving problems against Complaints have also not fulfilled the satisfaction and aspirations of citizens, and related infrastructure facilities have not been in line with the development of information technology. Some of these are specific notes regarding the organizational effectiveness of ULAS.
Kesiapan Dinas Komunikasi dan Informatika Dalam Mewujudkan Klaten Smart City Rizqy Anita Tamma; Is Hadri Utomo
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.507 KB) | DOI: 10.51577/jgpi.v1i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mewujudkan Klaten smart city. Metode penelitian ini dilaksanakan secara kualitatif. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara terhadap Kepala Bidang Informatika, Kepala Seksi Infrastuktur Jaringan, Penyuluh Teknik Informatika, Pranata Komputer dan beberapa masyarakat Klaten. Kemudian peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan datanya. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan tahapan-tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten dikatakan cukup siap dalam mewujudkan Klaten smart city. Hal ini dinilai menggunakan teori e-readiness Mutula dan Brakel yang terdiri dari 5 indikator yaitu enterprise readiness, human resource readiness, information readiness, ICT readiness, dan external environment readiness. Namun masih terdapat beberapa hambatan agar konsep smart city dapat terwujud dengan maksimal, maka dari itu Dinas Komunikasi dan Informatika diharapkan untuk terus meningkatkan kinerjanya agar tujuan dapat tercapai.
Efektivitas Sistem Parkir Elektronik (E-Parkir) Dalam Pengelolaan Parkir Di Kota Surakarta : (Studi Kasus Jalan Dr. Radjiman) Silvanda Dewi Pradita; Is Hadri Utomo
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.148 KB) | DOI: 10.51577/jgpi.v1i1.67

Abstract

E-Parkir merupakan pelayanan perparkiran untuk mewujudkan parkir yang aman, nyaman dan transparan, diharapkan mampu melancarkan tarif progresif sehingga perselisihan juru parkir dengan masyarakat dapat dihindari. E-Parkir dimaksudkan untuk mengurangi praktik juru parkir liar serta kebocoran retribusi dapat diatasi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menilai efektivitas E-Parkir menggunakan teori Budiani yang memuat ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan dan pemantauan program. Hasil penelitian menunjukan masih kurang efektif dinilai dari sosialisasi masih kurang diberikan pada masyarakat sehingga masih belum mengetahui E-Parkir. Tujuan program juga belum semuanya tercapai karena masih ditemukan beberapa juru parkir tidak mengoperasikan alat serta kesadaran juru parkir dan masyarakat kurang, namun sudah efisien menghadapi perselisihan juru parkir dengan pengguna. Meskipun demikian ketepatan sasaran sudah tepat dimana sasarannya masyarakat, Dinas Perhubungan Kota Surakarta dan Juru Parkir. Adapun pemantauan program sudah efektif yang diikuti pendampingan dan evaluasi perbaikan telah rutin dilaksanakan.
Effectiveness of Dynamic Archive System (SIKD) in Dynamic Archival Management in Vocational School Arinta Kusumawardhani; Irsyadul Ibad; Chairul Huda Atma Dirgatama; Is Hadri Utomo; Retno Suryawati
Economic Education Analysis Journal Vol 12 No 1 (2023): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v12i1.64879

Abstract

This study aims to measure the level of effectiveness of the Dynamic Archival Information System (SIKD) in managing archives. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative with simple tabulation calculations. Data collection techniques used interviews, literature studies and questionnaires given to 33 respondents using SIKD with 6 dimensions of the Delone and Mclean models namely system quality, information quality, service quality, use, customer satisfaction and added benefits. The results showed that the dynamic archive information system (SIKD) implemented in the School of Vocation of Universitas Sebelas Maret has been good and effective to help manage the dynamic archive. The lowest score of 2.85 is obtained in service quality dimension, because there are some types of users that can use. The 90% respondents constituting 27 letter recorders highly affect the response based on the feedback given by Structural Official user type. An in-depth interview indicates that the constraint found related to the slow response is due to human resource or the preoccupation of structural officials. Meanwhile, the overall results of the calculations show that SIKD is effective in managing official scripts in vocational schools.
INFODEMICS PANDEMI COVID-19: STUDI PADA KELOMPOK WARGA LANJUT USIA DI KOTA SURAKARTA Asal Wahyuni Erlin Mulyadi; Rino Ardhian Nugroho; Priyanto Susiloadi; Kristina Setyowati; Herwan Parwiyanto; Is Hadri Utomo; Retno Suryawati; Alvian Rachmad Eko Purnomo
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jipags.v10i1.34958

Abstract

Infodemik selama pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan global, terutama bagi kelompok lanjut usia yang lebih rentan terhadap misinformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak infodemik terhadap warga lanjut usia di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara tertulis melalui pertanyaan terbuka (open-ended) yang disebarkan menggunakan google form. Metode ini dipilih karena pada saat penelitian ini berlangsung diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia mengalami kecemasan akibat paparan informasi yang berlebihan serta kesulitan dalam memilah informasi yang kredibel. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital dan tingginya ketergantungan pada sumber informasi yang kurang terpercaya, seperti grup WhatsApp dan media sosial. Hasi penelitian ini juga merekomendasikan penerapan pendekatan berbasis transparansi, partisipasi, dan kolaborasi dalam penanganan infodemik, termasuk peningkatan literasi digital bagi lansia serta optimalisasi peran pemerintah dalam penyediaan informasi yang akurat dan tepercaya. Dengan strategi yang tepat, dampak negatif infodemik dapat diminimalkan guna melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan lansia.
Inovasi Kemasan Sebagai Sarana Meningkatkan Brand Image Produk Mie Soun Desa Manjung, Klaten Arinta Kusumawardhani; Irsyadul Ibad; Chairul Huda Atma Dirgatama; Is Hadri Utomo; Retno Suryawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.74951

Abstract

Industri mie soun di Desa Manjung telah berdiri lebih dari 50 tahun dan menjadi pekerjaan turun-temurun yang dilakukan oleh warga. Mie soun banyak digunakan masyarakat untuk menjadi bahan baku atau bahan pendamping dalam pembuatan kuliner soto dan bakso. Seiring dengan meningkatnya produk kompetitor, mie soun asal Desa Manjung tidak lagi sepopuler dahulu.  Generasi millenial di wilayah Klaten, tidak lagi mengetahui bahwa produk mie soun tersebut berasal dari Desa Manjung. Hal ini mengakibatkan hilangnya ‘ciri khas’ mie soun sebagai produk lokal Desa Manjung.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan brand image mie soun  dengan melakukan inovasi kemasan produk.  Manfaat dari inovasi kemasan tersebut adalah (1) Meningkatnya brand image mie soun dari Desa Manjung sebagai produk yang menarik, (2) Meningkatnya kemampuan produsen tentang packaging produk. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan pelatihan branding produk, pelatihan pembuatan logo dan merk produk, pelatihan pembuatan desain kemasan, serta pendampingan branding produk berbasis kearifan lokalSelanjutnya, pendampingan akan dilakukan dengan cara pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan dilakukan pada bulan mei – agustus 2021 dengan jumlah peserta 20 produsen mie soun dari Desa Manjung.The vermicelli soun noodle industry in Manjung Village has existed for more than 50 years and has been a hereditary work carried out by residents. Vermicelli noodles are widely used by the community as a raw material or accompanying ingredient in making culinary soup and meatballs.With the increasing number of competitor products, vermicelli noodles originating from Manjung Village are no longer as popular as before.. The millennial generation in the Klaten area no longer knows that the vermicelli noodle product originates from Manjung Village. This resulted in the loss of the 'characteristic' of soun noodles as a local product of Manjung Village. The purpose of this activity is to improve the brand image of soun noodles by innovating product packaging. The benefits of this packaging innovation are (1) Increasing the brand image of soun noodles from Manjung Village as an attractive product, (2) Increasing the ability of producers regarding product packaging. The method of theses community service activities are product branding training, logo and product branding training, packaging design training, and product branding assistance based on local wisdom. Furthermore, assistance will be carried out in the way of product packaging and marketing. Training activities are carried out in May - August 2021 with 20 participants from the soun noodle producer from Manjung Village.
Manajemen Pengelolaan Pengaduan Layanan Perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta Nabila Balqis Syakira; Is Hadri Utomo
Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89081

Abstract

Manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan memiliki urgensi yang penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Adapun layanan perhubungan Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi instansi dengan jumlah aduan terbanyak melalui ULAS tahun 2022 yakni 1.464 aduan, serta berada diposisi kelima instansi paling responsif menurut ULAS yaitu 63,89% yang dimana masih banyak terdapat ruang  untuk peningkatan. Dengan memaksimalkan manajemen pengaduan melalui ULAS, Dinas Perhubungan Kota Surakarta dapat menciptakan layanan perhubungan yang lebih responsif, efisien, dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan aspek manajemen pengaduan Tjiptono (2009): Komitmen, Visible, Accessible, Kesederhanaan, Kecepatan, Fairness, Confidential, Records, Sumber daya, dan Remedy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta telah berjalan secara baik dan selaras dengan aspek manajemen pengaduan. Penilaian yang dinilai baik didasarkan pada hasil penelitian melalui tanggung jawab instansi untuk menyelesaikan keluhan, pemberian informasi secara jelas dan akurat terkait cara penyampaian serta pihak yang dapat dihubungi, instansi memberi jaminan bahwa masyarakat dapat secara bebas, mudah, dan murah dalam menyampaikan keluhan, masyarakat dapat dengan mudah memahami prosedur pengaduan, kecepatan instansi menangani setiap aduan, perlakuan instansi yang adil tanpa membeda-bedakan pengadu, instansi menjaga privasi atau kerahasiaan pengadu, penyusunan data pengaduan yang disusun sedemikian rupa, penggunaan sumber daya untuk pengembangan sistem aduan, dan pemecahan dan penyelesaian yang dilakukan instansi pada setiap aduan.
Faktor Keberhasilan Implementasi Program Skill Development Center dalam Menekan Pengangguran di Kota Surakarta Dania Ridayanti Kusumadewi; Tiyas Nur Haryani; Is Hadri Utomo
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80294

Abstract

Pengangguran merupakan orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Negara Republik Indonesia menjamin bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan pengangguran adalah dengan program Skill Development Center. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi program SDC dalam menekan pengangguran di Kota Surakarta dengan menggunakan analisis teori dan Van Metter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Analisis pembahasannya menggunakan model interaktif Miles and Huberman, serta validitas datanya menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari keenam poin dalam teori Meter dan Horn, semuanya menjadi faktor pendukung dalam implementasi program SDC. Namun, beberapa poin selain menjadi faktor pendukung juga ada yang menjadi faktor penghambat, yaitu poin ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik dan agen pelaksana, dan lingkungan ekonomi, sosial, dan politik.
Efektivitas Program SPION (Studi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukoharjo) Is Hadri Utomo; Adhisty Septianda Karya Putri
Wacana Publik Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i2.94909

Abstract

Program SPION (Sistem Perizinan Online) merupakan aplikasi perizinan online yang dikelola DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo dan bertujuan untuk memudahkan pelayanan perizinan bagi masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Namun, masyarakat belum sepenuhnya dapat menggunakan SPION dan ada ketidakpuasan terhadap kecepatan waktu pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian desktriptif kualitatif dan bertujuan mengukur efektivitas program SPION dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas Program dari Sutrisno (2007), mencakup pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman dan uji validitas adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan program SPION efektif dalam aspek tepat sasaran, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Aspek pemahaman program belum efektif dikarenakan sosialisasi program SPION belum menjangkau seluruh masyarakat. Aspek tepat waktu juga belum efektif dikarenakan: a) waktu tunggu penerbitan rekomendasi; b) penolakan berkas persyaratan: dan c) kurang optimalnya sumber daya manusia pengelola.
Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Wonogiri Retno Widyowati; Is Hadri Utomo
Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.76235

Abstract

Stunting pada anak merupakan kondisi gagal tumbuh akibat malnutrisi kronis yang dampak buruknya dapat berlangsung hingga jangka panjang karena proses kognitif yang tidak optimal, akan mengalami kesulitan belajar, dan tidak produktif sehingga berpenghasilan rendah saat dewasa. Percepatan penurunan stunting menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan mengedepankan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola pemerintahan kolaboratif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis menggunakan model Miles & Huberman (1994) yang terdiri dari reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode melalui metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan dengan sejumlah pemangku kepentingan yakni perangkat daerah, termasuk TP PKK dalam tim percepatan penurunan stunting, serta masyarakat menunjukkan bahwa kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri sesuai dengan teori kolaborasi oleh Ansell & Gash (2007) dengan adanya proses yang dilakukan terdiri dari dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan pencapaian hasil.