Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) TERHADAP PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI Eliya Mursyida; Huda Marlina Wati
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.11952

Abstract

Diarrhea is a bowel movement as much as 3 times or more in a day with the consistency of liquid feces, both accompanied by blood and or mucus. Diarrhea is generally caused by some microbes, one of which is Escherichia coli. Cinnamon is a plant that is known to have efficacy as a drug. Cinnamon has its activity as an antimicrobial, as it contains active compounds such as essential oils. The study aims to analyse the antibacterial activity of cinnamon extracts against the growth of Escherichia coli. The research method uses the research design post-test only with control group with the method of diffusion paper discs at concentrations of 25%, 50%, 75% and 100%. Results showed that the cinnamon extract concentration of 100% and 75% had activity in inhibiting the growth of Escherichia coli with a diameter of the 4.85 mm and 3.15 mm inhibitory zones.
Studi Kualitatif Pengaruh Faktor Individu Terhadap Kelulusan Computer Based Test Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Huda Marlina Wati; Lasiah Susanti; May Valzon
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.266 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2061

Abstract

Penyelenggaraan uji kompetensi merupakan salah satu upaya penjaminan mutu lulusan dokter yang dihasilkan institusi pendidikan dokter. Ujian ini dilaksanakan dalam bentuk computer based test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Kelulusan CBT selalu lebih rendah dibandingkan kelulusan OSCE.  Pada periode November 2019 tercatat kelulusan CBT nasional hanya mencapai 59%, sedangkan OSCE mencapai 93%. Angka kelulusan CBT firsttaker dari Universitas Abdurrab hanya 54% pada periode yang sama. Pada penelitian dilakukan eksplorasi pengaruh faktor individu terhadap kelulusan CBT. Data penelitian merupakan data kualitatif yang diperoleh dengan focus group discussion (FGD). Mahasiswa yang dilibatkan antara lain lulusan firsttaker, lulusan retaker dan mahasiswa yang masih belum lulus UKMPPD. Selain itu juga dilakukan wawancara dosen serta studi dokumen terkait riwayat akademik mahasiswa. Hasil yang diperoleh yaitu beberapa faktor individu yang berpengaruh antara lain motivasi, kepercayaan diri, fokus pada tujuan, manajemen waktu, strategi belajar, sikap positif dan penguasaan materi. Dibutuhkan  sinergi antar faktor individu  untuk hasil maksimal. 
EFEKTIVITAS BERBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANATOMI (TEKS, VIDEO DAN KOMBINASI VIDEO-TEKS) PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB Huda Marlina Wati; May Valzon
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 2 (2019): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.662 KB)

Abstract

Durasi pembelajaran anatomi telah berkurang sejak Kurikulum Berbasis Kompetensi diterapkan. Padahal anatomi adalah dasar ilmu kedokteran yang diperlukan untuk memahami ilmu kedokteran lainnya dan memahami lebih lanjut masalah klinis. Hal ini menghadirkan tantangan untuk meningkatkan pembelajaran dengan mengembangkan media sehingga mahasiswa memiliki waktu lebih untuk belajar mandiri. Oleh karena itu, peneliti ingin membandingkan efektivitas berbagai media pembelajaran seperti teks, video dan kombinasi video-teks. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperimental post test dengan membandingkan retensi mahasiswa sebelum praktikum anatomi antar kelompok intervensi. Penelitian melibatkan 60 mahasiswa yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, teks (buku panduan), audiovisual (video) dan kombinasi teks-video. Video dan teks disiapkan oleh Departemen Anatomi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata adalah 35,1 (grup teks), 58,1 (grup video) dan 85,2 (grup kombinasi teks-video). Analisis statistik menggunakan Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam retensi pengetahuan antara kelompok teks dan kelompok video serta antara kelompok video dan kelompok kombinasi teks-video. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan multimedia dapat meningkatkan retensi pengetahuan pada materi anatomi.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Penggunaan Bahan Alam dalam Melindungi Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMAN 1 Pekanbaru Saddam Muhdi; May Valzon; Huda Marlina Wati; Larysa Fernenda; Muhammad Al Fatih; Muhammad Nur Faisal Rizky; Reza Rizky Notisa; Rizka Prasetya Putri Dewi
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.526

Abstract

Adolescent reproductive health knowledge remains suboptimal due to insufficient access to accurate, evidence-based educational resources. This challenge is further compounded by the dissemination of unreliable information, resulting in misconceptions and improper health practices. This study presents a community-based initiative aimed at enhancing reproductive health literacy among students of SMAN 1 Pekanbaru, with a particular focus on integrating the use of natural resources as a preventive strategy. The program addresses gaps in structured reproductive health education and leverages locally available natural resources to foster sustainable health practices. The initiative encompasses structured activities, including socialization sessions for students and educators, comprehensive training on reproductive health and the utilization of natural resources, and the deployment of technology to facilitate information dissemination. Implemented by a multidisciplinary team from the Faculty of Medicine, Universitas Abdurrab, the program is supported by ongoing mentorship and systematic evaluations using surveys and interviews. This initiative underscores the potential for sustained impact through partnerships with schools, local health agencies, and community organizations. By enhancing awareness and encouraging the adoption of natural, sustainable practices, the program serves as a translational application of research findings, with the potential for scalability to other educational institutions and broader community settings.
Hubungan Refleksi Diri dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Kedokteran Huda Marlina Wati; M. Yoga Rizki Danil; Lasiah Susanti; Susiana Anggraini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8916

Abstract

Refleksi diri merupakan proses metakognitif yang terjadi sebelum, selama, dan setelah suatu pengalaman bertujuan meningkatkan pemahaman diri serta kualitas pembelajaran. Dalam pendidikan kedokteran, refleksi diri berperan penting dalam pembelajaran sepanjang hayat dan berdampak pada prestasi akademik. Namun, pelaksanaan refleksi diri belum sepenuhnya terstruktur dan dilaksanakan rutin di fakultas kedokteran. Tujuan: Menganalisis hubungan refleksi diri dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 183 mahasiswa kedokteran tahap akademik Universitas Abdurrab dengan stratified random sampling. Refleksi diri diukur dengan Metacognition Awareness Inventory (MAI), sedangkan prestasi akademik diukur berdasarkan indeks prestasi kumulatif (IPK). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat refleksi tinggi (55%) dan sedang (45%). Nilai rerata refleksi diri tertinggi terdapat pada mahasiswa tahun ketiga (38,02) dan terendah pada mahasiswa tahun kedua (36,89). Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara refleksi diri dan prestasi akademik (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,552 yang menunjukkan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara refleksi diri dengan prestasi akademik mahasiswa. Semakin tinggi tingkat refleksi diri, semakin tinggi pula prestasi akademik yang dicapai. Sehingga, refleksi diri dapat dapat dipertimbangkan menjadi bagian evaluasi pembelajaran rutin mahasiswa sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi akademik.