Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) TERHADAP PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI Eliya Mursyida; Huda Marlina Wati
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.11952

Abstract

Diarrhea is a bowel movement as much as 3 times or more in a day with the consistency of liquid feces, both accompanied by blood and or mucus. Diarrhea is generally caused by some microbes, one of which is Escherichia coli. Cinnamon is a plant that is known to have efficacy as a drug. Cinnamon has its activity as an antimicrobial, as it contains active compounds such as essential oils. The study aims to analyse the antibacterial activity of cinnamon extracts against the growth of Escherichia coli. The research method uses the research design post-test only with control group with the method of diffusion paper discs at concentrations of 25%, 50%, 75% and 100%. Results showed that the cinnamon extract concentration of 100% and 75% had activity in inhibiting the growth of Escherichia coli with a diameter of the 4.85 mm and 3.15 mm inhibitory zones.
Studi Kualitatif Pengaruh Faktor Individu Terhadap Kelulusan Computer Based Test Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Huda Marlina Wati; Lasiah Susanti; May Valzon
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.266 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2061

Abstract

Penyelenggaraan uji kompetensi merupakan salah satu upaya penjaminan mutu lulusan dokter yang dihasilkan institusi pendidikan dokter. Ujian ini dilaksanakan dalam bentuk computer based test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Kelulusan CBT selalu lebih rendah dibandingkan kelulusan OSCE.  Pada periode November 2019 tercatat kelulusan CBT nasional hanya mencapai 59%, sedangkan OSCE mencapai 93%. Angka kelulusan CBT firsttaker dari Universitas Abdurrab hanya 54% pada periode yang sama. Pada penelitian dilakukan eksplorasi pengaruh faktor individu terhadap kelulusan CBT. Data penelitian merupakan data kualitatif yang diperoleh dengan focus group discussion (FGD). Mahasiswa yang dilibatkan antara lain lulusan firsttaker, lulusan retaker dan mahasiswa yang masih belum lulus UKMPPD. Selain itu juga dilakukan wawancara dosen serta studi dokumen terkait riwayat akademik mahasiswa. Hasil yang diperoleh yaitu beberapa faktor individu yang berpengaruh antara lain motivasi, kepercayaan diri, fokus pada tujuan, manajemen waktu, strategi belajar, sikap positif dan penguasaan materi. Dibutuhkan  sinergi antar faktor individu  untuk hasil maksimal. 
EFEKTIVITAS BERBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANATOMI (TEKS, VIDEO DAN KOMBINASI VIDEO-TEKS) PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB Huda Marlina Wati; May Valzon
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 2 (2019): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.662 KB)

Abstract

Durasi pembelajaran anatomi telah berkurang sejak Kurikulum Berbasis Kompetensi diterapkan. Padahal anatomi adalah dasar ilmu kedokteran yang diperlukan untuk memahami ilmu kedokteran lainnya dan memahami lebih lanjut masalah klinis. Hal ini menghadirkan tantangan untuk meningkatkan pembelajaran dengan mengembangkan media sehingga mahasiswa memiliki waktu lebih untuk belajar mandiri. Oleh karena itu, peneliti ingin membandingkan efektivitas berbagai media pembelajaran seperti teks, video dan kombinasi video-teks. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperimental post test dengan membandingkan retensi mahasiswa sebelum praktikum anatomi antar kelompok intervensi. Penelitian melibatkan 60 mahasiswa yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, teks (buku panduan), audiovisual (video) dan kombinasi teks-video. Video dan teks disiapkan oleh Departemen Anatomi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata adalah 35,1 (grup teks), 58,1 (grup video) dan 85,2 (grup kombinasi teks-video). Analisis statistik menggunakan Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam retensi pengetahuan antara kelompok teks dan kelompok video serta antara kelompok video dan kelompok kombinasi teks-video. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan multimedia dapat meningkatkan retensi pengetahuan pada materi anatomi.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Penggunaan Bahan Alam dalam Melindungi Kesehatan Reproduksi pada Siswa SMAN 1 Pekanbaru Saddam Muhdi; May Valzon; Huda Marlina Wati; Larysa Fernenda; Muhammad Al Fatih; Muhammad Nur Faisal Rizky; Reza Rizky Notisa; Rizka Prasetya Putri Dewi
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.526

Abstract

Adolescent reproductive health knowledge remains suboptimal due to insufficient access to accurate, evidence-based educational resources. This challenge is further compounded by the dissemination of unreliable information, resulting in misconceptions and improper health practices. This study presents a community-based initiative aimed at enhancing reproductive health literacy among students of SMAN 1 Pekanbaru, with a particular focus on integrating the use of natural resources as a preventive strategy. The program addresses gaps in structured reproductive health education and leverages locally available natural resources to foster sustainable health practices. The initiative encompasses structured activities, including socialization sessions for students and educators, comprehensive training on reproductive health and the utilization of natural resources, and the deployment of technology to facilitate information dissemination. Implemented by a multidisciplinary team from the Faculty of Medicine, Universitas Abdurrab, the program is supported by ongoing mentorship and systematic evaluations using surveys and interviews. This initiative underscores the potential for sustained impact through partnerships with schools, local health agencies, and community organizations. By enhancing awareness and encouraging the adoption of natural, sustainable practices, the program serves as a translational application of research findings, with the potential for scalability to other educational institutions and broader community settings.
Hubungan Refleksi Diri dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Kedokteran Huda Marlina Wati; M. Yoga Rizki Danil; Lasiah Susanti; Susiana Anggraini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8916

Abstract

Refleksi diri merupakan proses metakognitif yang terjadi sebelum, selama, dan setelah suatu pengalaman bertujuan meningkatkan pemahaman diri serta kualitas pembelajaran. Dalam pendidikan kedokteran, refleksi diri berperan penting dalam pembelajaran sepanjang hayat dan berdampak pada prestasi akademik. Namun, pelaksanaan refleksi diri belum sepenuhnya terstruktur dan dilaksanakan rutin di fakultas kedokteran. Tujuan: Menganalisis hubungan refleksi diri dengan prestasi akademik mahasiswa kedokteran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 183 mahasiswa kedokteran tahap akademik Universitas Abdurrab dengan stratified random sampling. Refleksi diri diukur dengan Metacognition Awareness Inventory (MAI), sedangkan prestasi akademik diukur berdasarkan indeks prestasi kumulatif (IPK). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat refleksi tinggi (55%) dan sedang (45%). Nilai rerata refleksi diri tertinggi terdapat pada mahasiswa tahun ketiga (38,02) dan terendah pada mahasiswa tahun kedua (36,89). Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara refleksi diri dan prestasi akademik (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,552 yang menunjukkan kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara refleksi diri dengan prestasi akademik mahasiswa. Semakin tinggi tingkat refleksi diri, semakin tinggi pula prestasi akademik yang dicapai. Sehingga, refleksi diri dapat dapat dipertimbangkan menjadi bagian evaluasi pembelajaran rutin mahasiswa sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi akademik.
KEPUASAN KERJA TIM MAHASISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN TAHAP AKADEMIK DI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB Huda Marlina Wati; Rita Mustika; Sandra Widaty
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 1 (2018): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.082 KB)

Abstract

Pendidikan kedokteran saat ini menekankan keterampilan mahasiswa dalam kerja tim dengan menerapkan berbagai metode pengajaran yang berbasis kelompok kecil. Sistem pendidikan saat ini yang lebih berfokus pada keberhasilan individu berpotensi menghasilkan individu yang individual, kompetitif dan enggan bekerja dengan orang lain. Kepuasan kerja tim merupakan salah satu indikator yang menunjukkan sikap dan persepsi mahasiswa terhadap kerja tim. Dari studi pendahuluan di Program Studi Kedokteran Universitas Abdurrab, terdapat berbagai keluhan yang disampaikan dosen terkait dengan sikap mahasiswa terhadap kerja tim saat pembelajaran dalam kelompok kecil. Perlu dieksplorasi lebih dalam mengenai kepuasan mahasiswa terhadap kerja tim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Penelitian dimulai dengan melakukan survei untuk mengklasifikasikan mahasiswa berdasarkan tingkat kepuasan terhadap kerja tim dan menjadi acuan untuk menentukan partisipan Focus Group Discussion (FGD). Selain itu juga dilakukan wawancara pada staf dosen dan studi dokumen sebagai bentuk triangulasi. Nilai kepuasan mahasiswa terhadap kerja tim adalah 3,85-3,93 (dalam skala 1-5). Hasil FGD mahasiswa dan wawancara dosen menemukan beberapa faktor individu, faktor organisasi dan faktor outcome yang mempengaruhi kepuasan kerja tim mahasiswa. Pada pelaksanaan pembelajaran kerja tim yang telah dilaksanakan, ditemukan bahwa sikap-sikap negatif yang ditunjukkan oleh beberapa rekan satu tim akan menurunkan kepuasan kerja tim anggota yang lain. Meskipun mahasiswa lebih menyukai kerja tim dibanding kerja individu, namun proses kerja tim yang dijalani belum sepenuhnya menyenangkan. Ada beberapa faktor penghambat, baik yang muncul dari dalam tim sendiri (internal) maupun karena pengaruh dari luar tim (eksternal). Faktor internal berkaitan dengan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki oleh anggota tim. Sedangkan faktor eksternal tim berkaitan dengan kebijakan institusi mengenai rancangan pengajaran, mekanisme pembentukan tim, jumlah anggota dan sistem kontrol pelaksanaan.
PERBEDAAN PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS LINGKUNGAN PEMBELAJARAN ONLINE DAN OFFLINE: KAJIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB Huda Marlina Wati; Yasinta Devi Harahap; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 5 No 3 (2022): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v5i3.2693

Abstract

Background: Covid 19 made the learning system that was originally carried out offline forced to be switched to learning with the online method. This change can affect the perception of students which will later affect the effectiveness of learning. This research was conducted with the hope that it can be an evaluation material in the application of online learning at the Faculty of Medicine, Abdurrab University. Objective: To find out the differences in students' perceptions of the effectiveness of online and offline learning environments in Abdurrab University School of Medicine students. Method: This study used design with a cross-sectional research design. The sampling technique was carried out by stratified random sampling on 147 students of the academic stage of the Abdurrab University Faculty of Medicine. The instrument used was a DREEM (Dundee Ready Educational Environment Measure) questionnaire consisting of 50 questions that were analyzed using paired t-test. Results: There is a significant difference (p-value 0.031) between the perception of the online learning environment and the offline at the Abdurrab University School of Medicine. Conclusion: The perception of students at abdurrab University's Faculty of Medicine shows that the offline learning environment is more effective than online learning in terms of the learning process and lecturers. Meanwhile, the online learning environment is more effective than offline learning in terms of learning atmosphere, academic achievement, and social environment.
PEMBERIAN FEEDBACK SELAMA PEMBELAJARAN ONLINE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU Huda Marlina Wati; Juwaidah Hasibuan
Collaborative Medical Journal Vol 6 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v6i2.3315

Abstract

Formative exams aim to improve learning processes and methods. From the data that has been obtained, summative test scores are influenced by formative exams. The purpose of the formative exam is to provide feedback in order to achieve these learning goals. During online learning students of the abdurrab university medical school conduct formative exams on each module. This study aims to find out how the effectiveness of formative exams by providing feedback during online learning to students of the Faculty of Medicine, Abdurrab University Pekanbaru. The method used in the study was quasi-experimental with a posttest only control group design. Sampling techniques by means of total sampling and different tests using Mann Whitney. The results of the study found that there was a significant difference between students' perceptions of formative exams given feedback and without giving feedback to students of the Faculty of Medicine, Abdurrab University Pekanbaru. The results of the correlation test obtained a p value of 0.000. There is a significant difference between students' perceptions of formative exams given feedback and without feedback.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KETERAMPILAN KLINIS DENGAN METODE PEMBUATAN VIDEO MANDIRI DAN DEMONSTRASI LANGSUNG ONLINE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB Huda Marlina Wati; Bunga Aulya Rahmi; Susiana Tabrani
Collaborative Medical Journal Vol 7 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v7i1.4467

Abstract

Pembelajaran online menjadi tantangan tersendiri untuk institusi pendidikan. Salah satunya adalah dalam melakukan pembelajaran keterampilan klinis yang efektif meskipun memiliki berbagai macam kendala. Oleh karena itu, untuk mencapai suatu tujuan dalam pembelajaran keterampilan klinis perlu dilakukan evaluasi dengan metode pembelajaran demostrasi langsung online dan pembuatan video mandiri untuk melihat persepsi dari mahasiswa yang akan berpengaruh terhadap pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini dilakukan secara cross sectional dengan cara purposive random sampling pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab tahun ketiga dan keempat. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon didapatkan perbedaan bermakna antara pembuatan video mandiri dan demonstrasi langsung online, dimana persepsi mahasiswa terhadap metode pembelajaran keterampilan klinis dengan pembuatam video mandiri lebih baik dibandingkan dengan metode demonstasi langsung online. Hal ini karena dengan pembuatan video mandiri, mahasiswa lebih paham pembelajarannya dan memiliki kesempatan untuk mengulang rekaman video. Metode pembuatan video mandiri lebih efektif dibandingkan dengan demonstrasi langsung online sebagai salah satu metode pembelajaran keterampilan klinis online.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN ANATOMI TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA KEDOKTERAN MENGIKUTI PRATIKUM ANATOMI SISTEM REPRODUKSI PRIA: (Studi pada mahasiswa kedokteran Universitas Abdurrab) May Valzon; Tasha Haviva Suhaila; Huda Marlina Wati
Collaborative Medical Journal Vol 7 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v7i2.5165

Abstract

Background: The competencies that medical students must have at the academic level are the realm of biomedical science, medical humanities, clinical medical science and public health science, by paying attention to the principles of scientific method and curriculum principles. Biomedical science is a branch of medical science consisting of anatomy, physiology, and biochemistry. Anatomy is a medical language that is very important for medical students to study the normal body structure starting from the shape, size, location, supporting elements and their relationship with the surrounding structure. Evaluation of medical education institutions shows that less time is spent studying anatomy. In addition, the material and limitations of props such as guidebooks that do not have high image quality make it difficult for students to understand the material contained in the book. These day, thanks to technological innovations, there have been many changes in the teaching and learning process. Advances in computer and smartphone technology allow the development of various multimedia learning environments, including video learning that can be repeated on smartphones, besides that multimedia can increase working memory capacity. Objectibve: Analyse the effectiveness of male reproductive sistem anatomy practicum learning videos to improve student learning achievement in anatomy learning in medical students. Method:This research method is an experimental method with a cross-over design. The population of this research is second-year students of the 2023/2024 academic year, the Faculty of Medicine, Abdurrab University with the total sampling method. Results: The results of the Mann-Whitney comparative test showed that there was no significant difference between the group using video learning media and the group using the module learning media (P-value = 0.518). The average percentage of external male reproductive sistem kuis given treatment using modules and videos was 68.63 and 69.03. Meanwhile, the average percentage of kuis of the internal male reproductive sistem given treatment using modules and videos is 73.57 and 68.00. Conclusion: The use of video is no more effective as a medium for learning anatomy practicums, especially in learning the male reproductive system module at the Faculty of Medicine, Abdurrab University.