Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Tanam Tumpang Sari di Desa Satar Punda Barat, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Marlinda Mulu; Rudolof Ngalu; Fransiskus Laka Lazar
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2020): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.6.1.72-78

Abstract

West Satar Punda Village has horticultural farming potential that needs to be developed because it has fertile land, however most farmers are only familiar with monoculture farming system. They are not familiar with the polyculture farming system, thus farmers' income depends only on one type of crop during harvest season. The advantages of polyculture farming system are it can be planted two or more types of plants on the same land and the frequency of harvest is more than once. The purpose of this program is to introduce intercropping pattern (polyculture) by optimizing land by growing more than one type of plants (tomatoes and red chili) and increasing the welfare of farmers with the nearly simultanuous harvest time of the two types of plants. The method used were extension techniques and demonstration method in a plot of sample land. The results of the program show positive responses and increased knowledge about intercropping pattern of the members of farmers group, and also increases farmer's income.
Penyusunan Dokumen Rencana Strategis Seminari Pius XII Kisol 2026-2031 (Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat) Marianus Tapung; Petrus Partus Redy Jaya; Maksimilianus Jemali; Wahyuni Purnami; Marlinda Mulu
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.5733

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mendampingi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Seminari Pius XII Kisol 2026–2031 sebagai upaya memperkuat tata kelola lembaga pendidikan calon imam yang lebih sistematis, profesional, dan berbasis data. Selama hampir tujuh dekade, pengelolaan seminari ini banyak bertumpu pada karisma personal pimpinan dan tradisi institusional, namun perubahan zaman, disrupsi digital, serta dinamika generasi muda menuntut pendekatan perencanaan yang lebih terstruktur. Metode yang digunakan bersifat kolaboratif, reflektif, dan evidence-based, dengan memanfaatkan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk memetakan kondisi eksisting serta kerangka Triad Quality Dimension (structure, process, product) sebagai arsitektur pengembangan lembaga. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hasil analisis menunjukkan adanya disparitas antar pilar formasi, terutama pada aspek kesehatan dan tata kelola kelembagaan. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan paradigma transformasi menuju model formasi “Humanis Adaptif” dengan visi “Mandiri Lembaga, Kuat Jiwa Raga, Resilien Panggilan”. Renstra ini diharapkan menjadi living document yang memandu pembaruan berkelanjutan seminari dalam menyiapkan pemimpin Gereja yang tangguh secara spiritual, intelektual, dan sosial.