Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Sari Nanas Tinggi Aktivitas Antioksidan Menggunakan Pendekatan Half Factorial Design Indra Topik Maulana; Budi Prabowo Soewondo; Abdul Kudus
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 3 No. 3 (2021): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v3i3.4461

Abstract

Nanas (Ananas comosus L.) subang memiliki potensi untuk dibuat menjadi pangan fungsional sari nanas yang memiliki aktivitas antioksidan. Untuk menghasilkan produk yang tahan lama dan memiliki aktivitas antioksidan, maka sari nanas dibuat dengan melewati empat faktor perlakuan yaitu pemilihan bahan, penambahan gula, blansing, dan pemasakan dengan masing–masing terdiri dari dua variabel yaitu positif dan negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh empat faktor perlakuan tersebut terhadap aktivitas antioksidan dari sari nanas. Pembuatan sari nanas didesain melalui pendekatan half design experiment. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel yang disimpan pada suhu kamar mengalami fermentasi kurang dari 7 hari pengujian, sedangkan seluruh sampel yang disimpan pada suhu dingin lebih tahan lama sehingga dilanjutkan pada pengujian selanjutnya. Diagram pareto menunjukkan pemilihan bahan, konsentrasi gula, dan durasi waktu blansing secara nyata memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas antioksidan dari sari nanas. Namun demikian, durasi waktu pemasakan masih perlu dianalisis lebih lanjut.
PEMODELAN COMPETETING RISK DENGAN DISTRIBUSI EKSPONENSIAL YANG SALING BEBAS Abdul Kudus; Noor Akma Ibrahim; Isa Daud; Mohd. Rizam Abu Bakar
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i1.512

Abstract

Dalam makalah ini dibahas pemodelan competing risk untuk dua penyebab kegagalan. Dua variabel competing risktersebut diasumsiskan berdistribusi Eksponensial saling bebas satu sama lain. Selain pemodelan dengan distribusi eksponensialdisini juga dilakukan pemodelan dengan distribusi eksponensial campuran. Pada bagian akhir ditunjukan metode penaksirkemungkinan maksimum untuk mendapatkan taksiran parameternya.
Verifikasi Data Kemiskinan Secara Swadaya: Studi Kasus Desa Karangwangi, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat Abdul Kudus
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v18i1.3422

Abstract

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Subang sebesar 12%.  Pendataan dilakukan oleh BPS dengan cara pengambilan sampel per blok.  Terdapat banyak kasus ketidakpuasan di masyarakat mengenai data kemiskinan ini, sehingga mengganggu perencanaan dan pelaksanaan program.  Berdasarkan hal tersebut maka akan sangat baik jika masyarakat merekam data sendiri berdasarkan keadaan yang sebenarnya.  Dalam artikel ini dilakukan penyusunan data kemiskinan tingkat Desa Karangwangi, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat langsung oleh masyarakat dengan pendampingan dari pihak akademisi.  Tujuannya yaitu agar tercipta data kemiskinan yang akurat, timbulnya rasa empati dan saling membantu dan ketercapaian pengentasan kemiskinan melalui swadaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan implementasi. Pendataan rumah tangga miskin difokuskan pada Daftar Penerima Manfaat (DPM) beras sejahtera yang dikeluarkan oleh pemerintah.  Terdapat 370 rumah tangga yang termasuk dalam daftar ini.  Dari daftar tersebut terdapat 111 rumah tangga yang dibuang dari daftar disebabkan oleh sudah berubahnya data di lapangan.  Dengan demikian terdapat 259 rumah tangga yang tersisa yang menjadi prioritas utama pendataan.  Kemudian target pendataan diperluas pada rumah tangga yang dianggap miskin menurut persepsi warga.  Terdapat tambahan sebanyak 155 rumah tangga yang menjadi prioritas kedua pendataan.  Hasil pendataan menunjukkan terdapat 35.9% (93 rumah tangga) dari 259 rumah tangga dalam kelompok prioritas pertama yang dikategorikan tidak miskin.  Sedangkan pada kelompok prioritas kedua diperoleh hasil terdapat sebanyak 37.4% (58 rumah tangga) dari 155 rumah tangga yang termasuk kategori tidak miskin. Dengan jumlah rumah tangga di Desa Karangwangi sebanyak 1436, maka dengan rumah tangga miskin hasil pendataan sebanyak 263 artinya terdapat 18,3% rumah tangga di Desa Karangwangi yang termasuk kategori miskin.
Weighted Two-sample Test for Comparing Subdistribution Function of a Competing Risk Abdul Kudus; Noor Akma Ibrahim
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v5i1.912

Abstract

The problem of testing for differences between two groups with respect to multiple competingrisk time-to-event endpoints is considered A class of two-sample test is proposed for comparing thesubdistribution of a particular type of failures. The test is based on comparing the weighted averageof subdistribution functions without making any assumption on the nature of dependence among therisks. The weight function has been chosen so that the test is distribution-free in the sense thatasymptotically valid test can be performed without assumption regarding the underlying survival andcensoring distribution. Both theoretical result and simulation evidence show that the proposedmethod attains the nominal level. We also apply the test to real data.
Faktor Determinan Kecenderungan Mengikuti Program KB Melalui Model Regresi Logistik (Analisis Terhadap Data Hasil SDKI 1997) Aminurasyid Roesli; Abdul Kudus
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 2, No 2 (2002)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v2i2.498

Abstract

Dalam makalah ini akan dibangun sebuah model regresi yang dapat menggambarkan bentuk hubungan antara beberapavariabel demografi yang berfungsi sebagai variabel bebas atau variabel prediktor dan mengikuti program keluargaberencana yang berfungsi sebagai variabel tak bebas atau variabel respon. Untuk memprediksi variabel-variabel yangmempengaruhi keputusan mengikuti program keluarga berencana serta membangun model regresinya, data yang digunakanadalah data hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 1997. Kajian atau studi ini dimaksudkan untuk melihatdan menguji sampai sejauhmana pengaruh beberapa variabel demografi pada ibu untuk mengikuti program keluargaberencana dan menduga bagaimana bentuk hubungannya dalam bentuk model regresi logistik. Di samping itu hasil kajianini diharapkan bermanfaat bagi pengambil kebijakan kependudukan terutama yang berkaitan dengan variabel sosial,ekonomi dan pendidikan masyarakat dalam menunjang tujuan nasional, yaitu membentuk keluarga kecil bahagia danberkualitas.
Penaksir Regresi Ridge yang Robust Terhadap Pencilan Abdul Kudus
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 2, No 1 (2002)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v2i1.489

Abstract

Analisis regresi pada data yang mempunyai gejala multikolinieritas dan mengandung pencilanmerupakan hal yang menarik. Penaksir Kuadrat Terkecil untuk parameter regresi pada data yangmempunyai dua sifat tadi mempunyai beberapa kelemahan. Hal ini menjadi dorongan untukmenemukan suatu metode penaksiran parameter regresi yang dapat mengatasi hal-hal yang tidakdiinginkan akibat adanya gejala multikolinieritas dan kehadiran pencilan. Metode regresi ridgemerupakan salah satu cara untuk mengatasi gejala multikolinieritas dan metode penaksiran robustmerupakan cara untuk mengatasi kehadiran pencilan. Kedua cara itu akan digabungkan untukmendapatkan penaksir parameter regresi yang dapat mengatasi gejala multikolinieritas dan bersifatrobust terhadap pencilan.
Pembangkitan Data dari Distribusi Log-logistik Aceng Komarudin Mutaqin; Abdul Kudus
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v14i2.1207

Abstract

Distribusi log-logistik merupakan salah satu distribusi yang dapat diaplikasikan untuk data mutu lingkungan. Makalah ini membahas pembangkitan data dari distribusi log-logistik mulai dari pembangunan algoritme sampai pembuatan program komputer pada perangkat lunak MATLAB. Metode pembangkitan datanya menggunakan metode inverse transform. Ada dua jenis data yang dibangkitkan, yaitu data lengkap dan data tersensor kiri. Dalam makalah ini diberikan contoh data yang dibangkitkan dari distribusi log-logistik.
Analisis Eksplorasi Data Masa Rawat Kelahiran Bayi Menggunakan Pendekatan Pohon Regresi (An Exploratory Analysis of Birth Nursing Home Data Using Regression Tree Approach) Abdul Kudus; Aunuddin Aunuddin; Aji Hamim Wigena; Bunawan Sunarlim
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 1, No 1 (2001)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v1i1.485

Abstract

The main objective of this study is to explore birth nursing home data using treestructuredregression. A nonparametrica pproacho f tree-structuredr egressionmethod is implementedin to this data. This approachi s slightly differentf i'omwidely used CART methodologyo f Breiman et al. (19E4,C lassificationa ndRegressioTn rees,C hapmana nd Hall, New York). Thed ffirencesb etweenth emare thosei n splilting rules and pruning strategy.C onventionasl plitting rules arereplacedh y rules basedo n log-rank statisticsfo r two sarnplcd ata. Whereasn ewpruning strategiesa re also devised.F inal resulto f thiss tudyi s to developg roupsaf babiesb asedo n covariates. This studyr evealst hat birth wcighl existenceo fphysiologicaml alfunctiond uring nursingh omea nd levelo f cducationo f molherdetermineg roups development,
Penentuan Kriteria Pengunjung dalam Pemilihan Green Hotel di Kota Bandung Menggunakan Metode Discrete Choice Experiment dengan Desain Choice Sets Kombinatorial Sheila Ghazia Shofwani; Abdul Kudus
Jurnal Riset Statistika Volume 1, No. 1, Juli 2021, Jurnal Riset Statistika (JRS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.543 KB) | DOI: 10.29313/jrs.v1i1.5

Abstract

Abstract. This research discusses about planning of guest formulation in the selection of environmentally green hotels by using a 2k-p factorial fractional design and combinatorial choice sets on the Discrete Choice Experiment method. Discrete Choice Experiments is a quantitative method for survey-based respondents' preference assessment. This method asks respondents to choose the preferred choice from several alternative choices provided. With this method the authors will apply to the case of green hotel selection, because currently in the United States, investors are beginning to look at green building opportunities as a long-term investment in accordance with the operational costs of green buildings that are more efficient than conventional buildings. The concept of green building is one of the efforts to save energy that can be applied to a building. The material of this study is primary data by distributing questionnaires to respondents using voluntary sampling techniques. In this study, there are 8 independent variables consisting of 5 attribute variables and 3 respondent identity variables. This study aims to determine the criteria for visitors in choosing the most desirable green hotel. The results of this study are the results of green hotel research that is most sought after by visitors, namely hotels with quality luxury rooms, toiletries provided, visitors are required to improve the environment, there is the practice of using plastic on product packaging, and there is the use of lamps as well as energy-saving equipment. After further analysis of the demographics of respondents regarding the preference of the selected green hotel criteria for each respondent, and the results obtained at the time, gender, occupation and experience of staying in a green hotel together are not related to the involvement of the selected green hotel criteria chosen from each respondent. Abstrak. Skripsi ini membahas mengenai penentuan rancangan kriteria pengunjung dalam pemilihan hotel ramah lingkungan (green hotel) dengan menggunakan desain fractional factorial 2k-p dan choice sets kombinatorial pada metode Discrete Choice Experiment. Discrete Choice Experiment merupakan metode kuantitatif untuk menilai suatu preferensi seorang responden yang berbasis survei. Metode ini meminta responden untuk memilih pilihan yang diminati dari beberapa alternatif pilihan yang disediakan. Dengan metode ini penulis akan melakukan penerapan pada kasus pemilihan kriteria green hotel, karena saat ini di Amerika Serikat, para investor mulai melirik peluang green building sebagai investasi jangka panjang dikarenakan biaya operasional green building yang lebih hemat dibandingkan bangunan konvensional. Konsep green building merupakan salah satu upaya penghematan energi yang dapat diterapkan pada suatu gedung. Bahan dari penelitian ini merupakan data primer dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada responden dengan menggunakan teknik sampling sukarela. Pada penelitian ini, terdapat 8 variabel independen yang terdiri dari 5 variabel atribut dan 3 variabel identitas responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria pengunjung dalam memilih green hotel yang paling diminati. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan kriteria green hotel yang paling diminati oleh pengunjung yaitu hotel dengan kualitas kamar mewah, perlengkapan mandi disediakan, pengunjung diwajibkan untuk menjaga lingkungan, ada praktik penggunaan plastik pada kemasan produk, dan ada penggunaan lampu juga peralatan hemat energi. Setelah itu dilakukan analisis lanjutan mengenai pengaruh dari demografi responden terhadap banyaknya keterpilihan kriteria green hotel terpilih pada setiap responden, dan diperoleh hasil bahwa usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pengalaman menginap di green hotel secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap banyaknya keterpilihan kriteria green hotel terpilih dari setiap responden.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Konsumen Pengguna Jasa Transportasi Ojek Online dengan Partial Least Square Path Modeling (PLS - PM) Nuzila Ismatilah; Abdul Kudus
Bandung Conference Series: Statistics Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Statistics
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.506 KB) | DOI: 10.29313/bcss.v2i2.4316

Abstract

Abstract. One of the new approaches introduced by Herman Wold, is Partial Least Square (PLS) which is often referred to as soft modeling. PLS is a powerful analytical method because it is not based on many assumptions. PLS does not require multivariate normal assumptions, can be used at all measurement scales and the sample size does not have to be large. PLS is used to see the influence and magnitude of the influence of the independent variable (X) on the dependent variable (Y). The variables used are latent variables that cannot be measured directly, except using manifest variables or indicators. In the case of customer satisfaction who does not have a measuring instrument, an indicator is used as a measuring tool. The purpose of this study is to apply the Partial Least Square method to consumer satisfaction using Gojek's Online ojek transportation services. The results of this method as a whole have a significant effect, but there is one variable that does not have an effect, namely reliability, and the variable that can have the greatest influence is empathy. Abstrak. Salah satu pendekatan baru yang diperkenalkan oleh Herman Wold, adalah Partial Least Square (PLS) yang sering disebut sebagai soft modelling. PLS merupakan metode analisis yang powerfull karena tidak didasarkan pada banyak asumsi. PLS tidak memerlukan asumsi normal multivariat, dapat digunakan di semua skala pengukuran dan ukuran sampel tidak harus besar. PLS digunakan untuk melihat pengaruh dan besarnya pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Variabel yang digunakan merupakan variabel laten yang tidak dapat diukur secara langsung, kecuali menggunakan variabel manifes atau indikator. Dalam hal kepuasan konsumen yang tidak memiliki alat ukur, maka digunakanlah indikator sebagai alat ukurnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan metode Partial Least Square pada kepuasan konsumen pengguna jasa transportasi ojek Online milik Gojek.Penelitian ini menghasilkan keberpengaruhan dan besarnya pengaruh dari variabel tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy terhadap kepuasan konsumen pengguna ojek Online milik Gojek. Hasil dari metode ini secara keseluruhan memberikan pengaruh yang signifikan, tetapi ada satu variabel yang tidak memberikan pengaruh yaitu reliability, serta variabel yang dapat memberikan pengaruh paling besar adalah empathy.