Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENENTUAN JARAK KRITIS BAUT PADA SAMBUNGAN BAMBU GOMBONG (GIGANTOCHLOA PSEUDOARUNDINASEA) BERDASARKAN KUAT GESER DAN KUAT TUMPU BAMBU Astuti Masdar; Indri Febriani; Sutria Desman; Anita Dewi Masdar; Ronny Junnaidy
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.1391

Abstract

Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan pada bangunan hijau. Kondisi ini dikarenakan bambu memiliki kharakteristik mekanik yang baik. Meskipun demikian, penggunaan bambu belum dapat dimaksimalkan karena sedikitnya informasi terkait desain struktur bambu termasuk geometri dari sambungannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan jarak kritis baut pada sambungan bambu Gombong (Gigantochloa Pseudoarundinasea). Penelitian dilakukan secara eksperimental berdasarkan standar ISO N22157. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai rata-rata kadar air Bambu Gombong  memenuhi persyaratan pengujian kuat geser dan kuat tumpu yaitu kadar air < 15%. Nilai kuat geser rata-rata Bambu Gombong sebesar 5,89 MPa. Sedangkan rata-rata kuat tumpu Bambu Gombong adalah sebesar 36,47 MPa. Berdasarkan nilai kuat geser dan kuat tumpu dilakukan analisis terkait jarak baut pada sambungan bambu dan didapatkan jarak kritis baut pada sambungan Bambu Gombong dari ujung batang bambu tanpa ruas ke baut adalah sekitar 4,27 D atau 4,27 kali diameter baut. Hasil penelitian ini sangat penting sekali sebagai dasar dalam desain struktur sambungan bambu yang menggunakan baut sebagai alat sambungnya.
Perencanaan Ulang (Redesign) Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa Kota Payakumbuh Ronny Junnaidy; Astuti Masdar; Fauka Nurya Balqis
Jurnal Rekayasa Teknologi Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Annisa merupakan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh yang memerlukan peningkatan kapasitas dan efisiensi struktur bangunan. Perencanaan awal gedung dinilai kurang optimal karena jarak antar kolom yang rapat menyebabkan bentang balok pendek dan penggunaan material yang relatif tidak efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan ulang (redesign) struktur atas dan struktur bawah dengan menggunakan sistem struktur beton bertulang. Analisis pembebanan mengacu pada SNI 1727:2020, perencanaan beton bertulang berdasarkan SNI 2847:2019, serta analisis ketahanan gempa mengacu pada SNI 1726:2019. Pemodelan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000, sedangkan detail gambar struktur direncanakan menggunakan AutoCAD. Hasil perencanaan ulang menunjukkan perubahan dimensi elemen struktur berupa balok utama berukuran 40×80 cm, balok anak 25×50 cm dan 25×40 cm, pelat lantai setebal 10–12 cm, kolom 40×40 cm dan 80×80 cm, serta pondasi bored pile berdiameter 80 cm dengan jumlah tiang yang lebih sedikit dibandingkan desain awal. Perbaikan tata letak kolom menghasilkan struktur yang lebih efisien, ekonomis, dan tetap memenuhi persyaratan keselamatan bangunan rumah sakit.