Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TERAPI DIET CASEIN FREE GLUTEN FREE PADA ANAK AUTIS DI KOTA PEKANBARU Rahmana, Fatma Richa
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 4 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.884 KB) | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i4.3694

Abstract

Pelaksanaan Terapi Diet casein free gluten free pada anak autis merupakan salah satu bentuk terapi pada autis untuk mengurangi gejala autistik pada anak autis sendiri.dimana pelaksanaan terapi diet ini harus dilakukan dengan ketat. Orang tua anak autis harus memahami terlebih dahulu mengenai makanan dan minuman apa saja yang mengandung casein dan gluten.dengan demikian pelaksanaan  terapi diet casein free gluten free pada anak autis dapat dilaksanakan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas pelaksanaan terapi diet Casein free glutein free terhadap prilaku autistik  anak autis di Kota pekanbaru dengan memberikan kuisioner dan wawancara terhadap orang tua anak autis.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain Quasi eksperiment, dengan rancangan Pre and Post Test With Control Design. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak autis  sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen yang diberikan kuesioner yang dilengkapi dengan Informed Concent terhadap orang tua anak autis. sekaligus diberikan terapi diet casein free glutein free pada anak autis selama 6 minggu .sedangkan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang diberikan kuesioner meliputi data karakteristik naka autis yang diberikan kepada orang tua nya dengan menjawab 15 pertanyaan. Penelitian ini mengggunakan uji hipotesis Paired Sample T-test utuk mengetahui efektivitas pelaksanaan terapi diet casein free glutein free pada anak autis. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok ekspersimen dan kelompok kontrol digunakan uji Independent Sample T-test.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TERAPI DIET CASEIN FREE GLUTEN FREE PADA ANAK AUTIS DI KOTA PEKANBARU Fatma Richa Rahmana
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 4 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i4.3694

Abstract

Pelaksanaan Terapi Diet casein free gluten free pada anak autis merupakan salah satu bentuk terapi pada autis untuk mengurangi gejala autistik pada anak autis sendiri.dimana pelaksanaan terapi diet ini harus dilakukan dengan ketat. Orang tua anak autis harus memahami terlebih dahulu mengenai makanan dan minuman apa saja yang mengandung casein dan gluten.dengan demikian pelaksanaan  terapi diet casein free gluten free pada anak autis dapat dilaksanakan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas pelaksanaan terapi diet Casein free glutein free terhadap prilaku autistik  anak autis di Kota pekanbaru dengan memberikan kuisioner dan wawancara terhadap orang tua anak autis.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain Quasi eksperiment, dengan rancangan Pre and Post Test With Control Design. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak autis  sebanyak 50 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 sebagai kelompok eksperimen yang diberikan kuesioner yang dilengkapi dengan Informed Concent terhadap orang tua anak autis. sekaligus diberikan terapi diet casein free glutein free pada anak autis selama 6 minggu .sedangkan kelompok 2 sebagai kelompok kontrol yang diberikan kuesioner meliputi data karakteristik naka autis yang diberikan kepada orang tua nya dengan menjawab 15 pertanyaan. Penelitian ini mengggunakan uji hipotesis Paired Sample T-test utuk mengetahui efektivitas pelaksanaan terapi diet casein free glutein free pada anak autis. Kemudian untuk uji beda pengaruh antara kelompok ekspersimen dan kelompok kontrol digunakan uji Independent Sample T-test.
EFEKTIVITAS HYPNOTHERAPY DAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM Mona Dewi Utari; Fatma Richa Rahmana; Nia Desriva
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2889

Abstract

Keberhasilan Pemberian ASI eksklusif di Indonesia sangat rendah yaitu 35% sehingga sangat diperlukan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat (Retnani, 2016). Salah satu yang menjadi penyebab menurunya pemberian ASI adalah karena kurangnya produksi hormon oksitosin dan prolaktin. Hypnoterapy dan perawatan payudara dapat meningkatkan jumlah produksi hormon oksitosin dan prolaktin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman efektifitas hypnoterapy dan perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode observasional. Penelitian ini menggunakan metode Quasi- Eksperiment (Eksperiment Semu) dengan rancangan Pre and Post Test With Non Control Design suatu desain penelitian yang bertujuan menguji hubungan sebab akibat. Dengan membandingkan dua hasil evaluasi yaitu pretest dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Postpartum di RS. Pekanbaru Medical Center. Hasil penelitian  bedasarkan uji pengaruh menggunakan Paired Sample T-Test pada kelompok intervensi menunjukkan hasil p value =0,000 yang menunjukkan adanya efektivitas pelaksanaan hypnoterapy dan perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada Post Partum di RS.PMC. Berdasarkan uji T Independent T- test didapatkan nilai p = 0,040 < 0,05 dengan nilai mean pada kelompok eksperimen sebesar 8,44. Dengan adanya penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan terutama di RS. PMC mampu untuk memberikan hypnoteraphy dan perawatan payudara terhadap ibu postpartum sehingga produksi ASI ibu lancar.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG GIZI IBU SELAMA HAMIL DENGAN BERAT BAYI LAHIR NORMAL DI RSUD ARIFIN ACHMAD Fatma Richa Rahmana; Mira Yani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v6i2.434

Abstract

Pengetahuan ibu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap berat bayi lahir. Dengan pengetahuan gizi yang cukup diharapkan seseorang dapat mengubah perilaku ke arah yang lebih baik, sehingga ibu dapat memilih bahan makanan bergizi serta menyusun menu seimbang sesuai dengan kebutuhan dan selera.Oleh sebab itu, melalui pengetahuan yang baik tentang gizi selama hamil diharapkan ibu dapat merencanakan program kehamilan yang sehat, serta akan melahirkan bayi dengan berat badan normal (≥2500 gram). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang gizi ibu selama hamil dengan berat bayi yang dilahirkannya. Penelitian ini termasuk penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional .Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang ibu nifas di Ruang Camar I RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, Alat yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan kuesioner, dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan rumus uji statistik chi square. Hasil analisis univariat terdapat 23 orang (71,9%) ibu - ibu yang mempunyai pengetahuan tinggi tentang gizi ibu hamil, serta 27 orang (84,3%) ibu – ibu yang mempunyai bayi dengan berat lahir normal (≥ 2500 gram). Dari hasil perhitungan uji statistik chi square didapatkan x² hitung 5,1 dan x² tabel 2,70. Selanjutnya dibandingkan antara x² hitung dan x² tabel yaitu 5,1 > 2,70. Maka Hasil uji statistik chi square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang gizi selama hamil dengan berat bayi lahir. Saran yang diberikan kepada pihak terkait dalam hal ini rumah sakit untuk secara terus menerus mengupayakan peningkatan pengetahuan ibu mengenai kesehatan pada umumnya dan gizi ibu selama hamil khususnya melalui upaya-upaya promosi kesehatan.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil tentang Selfhypnopregnancy terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Sri Agnes Lexi; Susanti, Revita; Afriani, Riska; Rahmana, Fatma Richa; Fenny
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i2.2766

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses alamiah serta fisiologis yang dialami oleh setiap wanita yang telah mengalami menstruasi dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria sehat  Kurangnya kualitas tidur merupakan salah satu bentuk ketidaknyamanan yang umum dirasakan oleh ibu hamil, terutama yang sudah memasuki usia kehamilan trimester III. Dampak dari kurangnya kualitas tidur pada ibu hamil trimester III dapat memengaruhi kondisi ibu ataupun bayi dimasa kehamilan ataupun pada proses persalinannya nanti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang Selfhypnopregnancy terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Hasil distribusi frekuensi responden tentang variabel menunjukkan bahwa dari 30 responden mayoritas ibu yang berumur 20-29 tahun ada 22 orang (73,3%), mayoritas ibu yang berpendidikan SMA-Perguruan Tinggi sebanyak 21 orang (70%) dan ibu mayoritas berpengetahuan kurang tentang Selfhypnopregnancy sebanyak 18 orang (60%). Kesimpulan dalam peneitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang Selfhypnopregnancy kurang sehingga peneliti memberikan penyuluhan kepada ibu hamil sehingga ibu hamil mengetahui bagaimana cara selhipnopregnancy untuk meningkatkan kualitas tidur.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI DIII KEBIDANAN STIKes PEKANBARU MEDICAL CENTER TENTANG HIV/AIDS Richa Rahmana, Fatma; Wulan, Retno; Desriva, Nia; Purwani Sari, Endah; Agnes lexi, Sri
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 4, No 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v4i1.2989

Abstract

According to AEM modeling data in 2021, it was estimated that around 526,841 people were living with HIV with an estimated 27 000 new cases. Approximately, 40 percent of these new infections occurred in women. The causes vary, including the COVID-19 pandemic, low ARV treatment retention, inequality in HIV services and ongoing stigma and discrimination stemming from a lack of public knowledge about HIV-AIDS. Strengthening the triple 95 strategy is being pursued by intensifying health promotion, preventing high-risk behaviors, case detection (screening, testing, tracing), and case management. Additionally, the Ministry of Health has included HIV-AIDS control strategies as part of the Minimum Service Standards in Health Facilities. This strategy is outlined in the Minister of Health Regulation Number 4 of 2019 concerning Technical Quality Standards for Basic Services in the Minimum Standards for Health Services. Efforts are made not only for women, children, and adolescents but also for all life cycles, from newborns, toddlers, primary school-aged children, teenagers, adults, to the elderly.The purpose of this study is to assess the knowledge of DIII Midwifery students at STIKes PMC Pekanbaru about HIV/AIDS. This research is descriptive. The sampling technique used was accidental sampling with a sample size of 34 people. The tool used for sampling was a questionnaire with univariate analysis. The frequency distribution of respondents' knowledge about HIV/AIDS showed that 21 respondents (61.7%) had good knowledge, 9 respondents (26.5%) had fairly good knowledge, and 4 respondents (11.7%) had poor knowledge. It is hoped that the DIII Midwifery students at STIKes PMC Pekanbaru can support the government's program by raising awareness about the dangers of HIV/AIDS in their surroundings, thereby helping the government in combating HIV/AIDS. Keywords:Knowledge, HIV, AIDS.
PENGARUH HYPNOPREGNANCY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DI KLINIK "RAHSKA MOM BABY CARE" PEKANBARU Lexi, Sri Agnes; Susanti, Revita; Afriani, Riska; Richa Rahmana, Fatma
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i4.1001

Abstract

Background: Pregnancy brings physical and psychological changes, therefore pregnant women need a conducive physical and psychological condition so that the pregnancy process until delivery can run smoothly. Physiological changes that may appear in pregnant women can be a factor in the formation of psychological problems in pregnant women, such as anxiety that arises in each trimester of pregnancy. Aim: To identify the influence of hypnopregnancy on the anxiety levels of pregnant women at Rahska mom baby care Method: This study uses a Pre-experimental research design with One Group Pre Test- Post Test Design on 23 pregnant women in the second and third trimesters. The statistical test in this study uses the Wilcoxon Signes Rank Test. Results: The statistical results using the Wilcoxon Signes Rank Test on 23 pregnant women obtained a P.Value of 0.000 ˂ 0.005. This shows that there is a significant influence between hypnopregnancy on the level of anxiety of pregnant women in the second and third trimesters preparing for childbirth. Results: The results of the Pearson correlation test with a level of error (α) = 0.05, obtained p value = 0.011. This means that there is a significant relationship between workload and caring behavior applied by nurses. Conclusion: Based on the results of this study, hypnopregnancy has an effect on the anxiety levels of pregnant women. Therefore, it is recommended that pregnant women practice hypnopregnancy regularly to reduce anxiety levels during pregnancy
Empowerment of Cadres and Pregnant Women Through Education on The Utilization of Herbal Drinks In Managing Hyperemesis Gravidarum Winda, Desy; Rahmana, Fatma Richa; Anggraini, Shelly Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i2.2812

Abstract

Purpose: This program aimed to improve the knowledge and skills of cadres and pregnant women in utilizing herbal drinks made from ginger and lemongrass as a non-pharmacological alternative to reduce symptoms of hyperemesis gravidarum. Method: Activities included socialization, education, demonstrations, and hands-on practice, supported by learning media such as leaflets, pocket books, and videos. Evaluation was conducted through pre-test and post-test on 20 participants. Practical Applications: The training is expected to encourage independent application of herbal drinks at home, strengthen cadres’ role in continuous education, and open opportunities for developing herbal products with economic value. Conclusion: The program successfully increased participants’ knowledge from 52.5% to 94.5% and reduced nausea and vomiting complaints after routine consumption. This intervention has the potential to be replicated in other Posyandu to support maternal health and community empowerment.
FILOSOFI PELAYANAN KEBIDANAN DI INDONESIA: TINJAUAN DARI PERSPEKTIF LINGKUNGAN, SOSIAL, EKONOMI, DAN TEKNOLOGI SAAT INI Fatma Richa Rahmana; Hasnah Faizah
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3500

Abstract

Pelayanan kebidanan di Indonesia berakar pada filosofi bahwa kehamilan dan persalinan adalah proses fisiologis yang alami dan harus dihormati. Dalam konteks modern, filosofi ini menghadapi tantangan dan peluang dari perubahan lingkungan, dinamika sosial, kondisi ekonomi, dan kemajuan teknologi. Pelayanan kebidanan di Indonesia memiliki filosofi yang berakar pada pandangan bahwa kehamilan dan persalinan adalah proses fisiologis yang alami, bukan semata-mata peristiwa medis. Filosofi ini menempatkan perempuan sebagai individu yang memiliki hak, martabat, dan kemampuan untuk membuat keputusan terkait kesehatan reproduksinya. Dalam konteks perkembangan zaman, filosofi ini tidak dapat dilepaskan dari pengaruh berbagai faktor eksternal yang terus berubah, seperti kondisi lingkungan, dinamika sosial, tantangan ekonomi, dan kemajuan teknologi.Dari sisi lingkungan, perubahan iklim, polusi, dan bencana alam menuntut bidan untuk lebih adaptif dalam memberikan layanan yang aman dan berkelanjutan. Secara sosial, transformasi nilai-nilai budaya, pergeseran peran gender, dan meningkatnya kesadaran perempuan terhadap hak-haknya mendorong pelayanan kebidanan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan. Dalam aspek ekonomi, ketimpangan akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan, terutama di daerah terpencil dan masyarakat berpenghasilan rendah, meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan kontribusi signifikan. Sementara itu, kemajuan teknologi telah membuka peluang baru dalam pelayanan kebidanan, seperti penggunaan telemedicine, aplikasi kesehatan, dan sistem informasi digital yang meningkatkan efisiensi dan jangkauan layananPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan terbatas. Hasil analisis menunjukkan bahwa filosofi pelayanan kebidanan di Indonesia tetap relevan, namun perlu terus dikontekstualisasikan dengan perkembangan zaman. Bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak harus memiliki kompetensi multidimensi yang mencakup kepekaan sosial, pemahaman lingkungan, kecakapan teknologi, dan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang adil dan bermartabat. Dengan demikian, pelayanan kebidanan tidak hanya menjadi sarana medis, tetapi juga wahana transformasi sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan..Kata kunci: filosofi kebidanan, lingkungan, sosial, ekonomi, teknologi, Indonesia