Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Ulama and Fatwa (Pros and cons of the Circular Letter of the Aceh Governor and MPU Decree) Abd. Razak; Nuraini A Manan; Abdul Manan; Rahmat Syahputra
Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2021): Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.22 KB) | DOI: 10.22373/jar.v8i1.9755

Abstract

This study critically discusses the pros and cons of the circular letter (surat edaran) of the Aceh governor and Ulama Consultative Council (MPU) Decree No. 2 of 2020 related to responses and public evaluation of the prohibition of the religious learning forums (pengajian) other than Ahlussunnah Waljama’ah. This research is a qualitative research with three data collection techniques: meticulous observation, in-depth interviews, and documentation. The result of the study showed that there were pros and cons related to the circular letter and decision on the prohibition of conducting pengajian that contradicts the I’tiqat of Ahlussunnah Waljama’ah which is based on Syafi’i School of Law. Among them, according to the Aceh government and the MPU, the circular letter is intended to prevent greater abuses in the form of disunity in the Acehnese community due to differences in understanding in matters of worship. Meanwhile, others failed to understand the circular letter and MPU decrees because they consider them weak and were greatly influenced by certain conservative Islamic figures in Aceh, appearing to some people as political activity and power.
Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Society 5.0 Abidah Abidah; Aklima Aklima; Abdul Razak
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.498

Abstract

Guru merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan. Dalam proses belajar mengajar, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga bertanggung jawab terhadap perkembangan kepribadian siswa. Guru harus menciptakan proses pembelajaran sedemikian rupa, sehingga dapat merangsang siswa untuk belajar secara efektif dan dinamis dalam memenuhi dan mencapai tujuan yang diharapkan. Guru saat ini dihadapkan pada tantangan yang sangat besar karena belum usai dengan masuknya era industri 4.0, mereka dikejutkan dengan munculnya era society 5.0 yang harus dihadapi dan menjadi tantangan bagi guru sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tantangan guru pendidikan sekolah dasar dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggali data sesuai dengan pembahasan tentang tantangan guru sekolah dasar dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dalam menghadapi era Socity 5.0, guru SD harus memiliki kemampuan memecahkan suatu masalah, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan berkreasi. Selain itu, guru harus memenuhi kualifikasi khusus dan meningkatkan kompetensi serta keterampilannya dalam mendidik siswa agar mampu menghadapi tantangan di era society 5.0.
Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Society 5.0 Abidah Abidah; Aklima Aklima; Abdul Razak
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.498

Abstract

Guru merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan. Dalam proses belajar mengajar, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga bertanggung jawab terhadap perkembangan kepribadian siswa. Guru harus menciptakan proses pembelajaran sedemikian rupa, sehingga dapat merangsang siswa untuk belajar secara efektif dan dinamis dalam memenuhi dan mencapai tujuan yang diharapkan. Guru saat ini dihadapkan pada tantangan yang sangat besar karena belum usai dengan masuknya era industri 4.0, mereka dikejutkan dengan munculnya era society 5.0 yang harus dihadapi dan menjadi tantangan bagi guru sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tantangan guru pendidikan sekolah dasar dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggali data sesuai dengan pembahasan tentang tantangan guru sekolah dasar dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dalam menghadapi era Socity 5.0, guru SD harus memiliki kemampuan memecahkan suatu masalah, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan berkreasi. Selain itu, guru harus memenuhi kualifikasi khusus dan meningkatkan kompetensi serta keterampilannya dalam mendidik siswa agar mampu menghadapi tantangan di era society 5.0.
Implikasi Vasektomi terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Kajian Sosiologi Hukum Hany Khairunnisa Kobat; Badrul Munir; Boihaqi Bin Adnan; Suarni Suarni; Abdul Razak
Jurnal EL-QANUNIY: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Syekh Ali Hasan Ahmad Addary State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-qanuniy.v12i1.19504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi terhadap keharmonisan rumah tangga melalui pendekatan socio-legal. Analisis dilakukan dengan menelaah Keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia III Tahun 2009 tentang Vasektomi sebagai kerangka normatif hukum Islam serta mengkaji relevansinya dalam praktik keluarga berencana di Gampong Cot Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan tersebut membolehkan vasektomi secara kondisional dengan syarat tertentu, terutama apabila terdapat keadaan darurat, alasan medis yang kuat, serta tidak menimbulkan kemandulan permanen atau masih dimungkinkan untuk dilakukan rekanalisasi. Dalam praktiknya, keputusan suami istri dalam memilih metode kontrasepsi tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teologis, tetapi juga oleh pertimbangan kesehatan, ekonomi, serta dinamika keharmonisan rumah tangga. Temuan lapangan mengenai efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti palpitasi (jantung berdebar), kelelahan, dan reaksi alergi, mengindikasikan pentingnya penerapan pendekatan maslahat serta prinsip pencegahan mudarat dalam hukum Islam. Dengan demikian, keputusan Ijtima Ulama memiliki memiliki relevansi kontekstual dalam mengintegrasikan nilai-nilai normatif syariah dengan kebutuhan kesehatan reproduksi modern dalam kehidupan keluarga Muslim, selama tetap mempertimbangkan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah dan perlindungan terhadap institusi keluarga.
The Concepts of Millenial Students Careing in Modern Boarding Schools Abidah Abidah; Abdul Razak
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 10 No. 1 (2023): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v10i1.5929

Abstract

This paper aims to examine the concept of caring for millennial students in modern Islamic boarding schools. Along with the changing times experienced by Indonesian society, education in Islamic boarding schools has also developed. The research method used is literature review with a qualitative approach. From this research, it can be concluded that globalization in this millennial era has made their generation inseparable from the use of technology, the internet, social media and so on. This makes Islamic boarding schools modernize to meet the needs of this millennial generation community. Islamic boarding schools exist to provide better care for their millennial students. Various developments were carried out, including the integration of formal education and Islamic boarding schools, mastery of foreign languages, entrepreneurship, the use of information technology, various kinds of competitions and other training. This certainly has a positive impact on millennial students in dealing with changing times. Besides that, Islamic boarding schools must provide parenting support for students by giving freedom to students to act or be active in positive ways. Caregivers also provide supervision and direction and provide awards such as giving praise and motivation and even prizes, so that students continue to carry out activities that are even more developed. The rules and prohibitions on caregivers of students are also given a written explanation that is firm in nature, but their implementation is still flexible or is still tolerated. Furthermore, caregivers can also give freedom to students to do activities and make friends with anyone, but caregivers also carry out supervision and monitoring through senior students. Finally, caregivers provide motivations and advice and do not always comply with the wishes of students.
The Personality Typology of the Main Character in the Short Story “Syaikh Balbis” by Taufiq al-Hakim (A Literary Psychology Study) Eka Nadiansyah; Rasyad; Abdul Razak; Nur Chalis; Emi Suhemi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.2244

Abstract

This study aims to analyze the personality types of the main character in the short story Syaikh Balbis by Taufiq al-Hakim. The research employs a descriptive qualitative method using the Hippocrates–Gallenus literary psychology personality type theory as its analytical approach. This study uses written data found in Taufiq al-Hakim’s short story Syaikh Balbis, which demonstrates the compatibility of the main character’s personality type with the Hippocrates–Gallenus perspective. The data collection methods used in this study include reading and note-taking techniques, library research, close reading, and manual coding. The data were analyzed using data analysis techniques consisting of identification, analysis, and conclusion drawing. The findings of this study indicate that four personality types according to Hippocrates—sanguine, choleric, melancholic, and phlegmatic—are present in the characters of Taufiq al-Hakim’s short story Syaikh Balbis. The researcher hopes that this study may serve as a reference for future research related to the Hippocrates–Gallenus literary psychology theory.
AKAR REALISME SOSIALIS DALAM SASTRA ARAB JAHILIYAH ANALISIS KRITIS HISTORIS TERHADAP KOMUNITAS PENYAIR AS-SHA’ALIK Zulhelmi Zulhelmi; Abdul Razak
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6 No 2 (2023): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.30330

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melacak gagasan awal kemunculan aliran realisme sosialis di dunia Arab. Melalui penelitian ini, peneliti membuktikan bahwa meskipun aliran realisme sosialis itu muncul di Eropa pada masa modern, namun sesungguhnya di kalangan sastrawan Arab sejak era jahiliah, gagasan atau ide yang sejalan dengan aliran realisme sosialis sudah ditemukan di kalangan para sastrawan yang bergabung dalam sebuah komunitas yang diberikan nama sebagai as-Sha’alik. Dengan demikian, melalui penelitian ini, peneliti menarik kesimpulan bahwa para sastrawan Arab sejak periode awal sudah menerapkan nilai-nilai realisme sosialis dalam kreatifitas sastranya, walaupun mereka saat itu belum menamakannya dengan istilah tertentu. Di antara bukti-bukti untuk mendukung kesimpulan tersebut adalah bahwa ide yang diusung dalam karya sastra bukan hanya untuk mengeksplorasi tentang perasaan ataupun ide si penulis secara personal, namun juga merepresentasi aspirasi kelompok masyarakat lemah yang termarjinalkan. Artinya, gagasan yang diusung oleh para sastrawan as-Sha’alik ini lebih cenderung pada respon mereka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, kritik terhadap orang-orang kaya yang kikir ataupun penguasa dan pembelaan terhadap kaum lemah yang tertindas. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya dilakukan dengan tehnik penelitian pustaka (library research) dengan cara pembacaan terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, baik dalam bentuk buku ataupun jurnal, yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah analisis kritis historis yang bertujuan untuk melacak akar realisme sosialis dalam tradisi sejarah sastra Arab era jahiliyah. Dengan demikian melalui penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa orientasi karya sastra yang cenderung pada pembelaan terhadap kaum yang lemah merupakan fakta sejarah yang tidak dapat dinafikan keberadaannya dalam tradisi sastra Arab di era jahiliyah, sehingga ketika terjadi persentuhan dua tradisi sastra, Arab dan Eropa, di era modern maka dengan mudah realisme sosialis bisa diserap sekaligus diterapkan oleh para sastrawan Arab era modern, bahkan era kontemporer. Â