Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN MENGGUNAKAN FLIPPED LESSON DENGAN MENGEMBANGKAN WEBSITE LEARNING Titis Wisnu Wijaya; Reza Giga Isnanda; Nusaibah Nusaibah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.557 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.348

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini memberikan kemudahan di setiap lini baik dalam Pendidikan non formal seperti Taman Pendidikan Al-Quran (TPA). Implementasi metode dan media pembelajaran yang inovatif menjadikan suasana belajar lebih efisien dan menarik. Seperti yang terjadi di TPA Al-Amin Dusun Turus, Nanggulan, Kulon Progo. Data menunjukan bahwa hanya ada dua pengajar rutin untuk mengajar 25 peserta dengan usia 5 hingga 15 tahun. Kesibukan pengajar dalam kesehariannya membuat proses pembelajaran tidak efektif dan tidak maksimal. Dalam kegiatan pengabidan masyarakat ini yaitu memunculkan ide untuk menerapkan metode flipped lesson atau biasa dikenal dengan flipped classroom atau flipped learning. Flipped lesson merupakan model pembelajaran yang membalik metode tradisional, dimana biasanya materi diberikan di kelas dan siswa mengerjakan tugas dirumah. Dalam flipped lesson, materi diberikan terlebih dahulu melalui video pembelajaran yang harus disaksikan dan dipelajari secara mandiri di rumah. Sebaliknyam sesi belajar tatap muka digunakan untuk diskusi kelompok, mengulas materi dan mengerjakan latihan. Tersedianya materi dalam bentuk audio visual memberikan kebebasan pada pengguna untuk mengulang materi kapan saja pada bagian yang belum dapat dipahami dengan baik. Hal ini sesuai dengan gaya belajar generasi Z yaitu visual, teknologi, inovasi, konkret, dan kritis. Oleh karena itu, metode ini sangat erat dengan penggunaan e-learning. Banyak platform free e-learning sources yang dapat digunakan seiring dengan metode flipped lesson. Menurut Technology Pedagogical Content Knowledge (TPACK), perlu adanya pemilihan penggunaan teknologi dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran. Pengabdi mengembangkan sebuah website learning dengan konten yang disusun dan direkam oleh tim yang ahli dibidang programming dan qori. Implementasi program ini berjalan dengan baik dan tepat guna ditengah pandemi. Sebagai tolok ukur keberhasilan program, pengabdi memberikan kuesioner untuk menilai kenyamanan dan kelayakan metode dan media pembelajaran yang digunakan. Persentase sebesar 82% dari total sampel menilai bahwa implementasi pembelajaran Al-Quran menggunakan flipped lesson dengan mengembangkan website learning nyaman untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK UMKM CATERING MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM MENGGUNAKAN STRATEGI MARKETING MIX Apriliya Kurnianti; Reza Giga Isnanda; Inayah Mufidah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.994 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.603

Abstract

Instagram merupakan contoh nyata membuat pemasaran menjadi semakin manarik, semakin baik dan semakin praktis. Dengan bermodalkan pengetahuan dibidang digital dan paket data internet, masyarakat sudah bisa mengakses dan juga memasarkan barang dagangan nya disana. Instagram sangat baik digunakan karena mengandalkan gambar sebagai daya tarik utama, dilengkapi dengan fasilitas menulis komentar dan juga pesan langsung. Hal ini yang akan dimanfaatkan oleh Win catering untuk mempromosikan usaha nya. Win catering merupakan salah satu usaha catering yang berada di dusun Kalisono, desa tuksono, kecamatan Sentolo, kabupaten Kulon Progo. Namun, Semenjak terjadi pandemi COVID-19, angka penjualan catering menurun. Beberapa sumber pemasukan seperti pesanan acara atau catering banyak dibatalkan. Alasan lainnya ialah, kurang strategisnya lokasi usaha Win catering yang hanya dapat dijangkau dan diketahui oleh penduduk sekitar sehingga sulit untuk dikenali oleh masyarakat luas. Selain itu, kurangnya promosi yang meluas juga menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Win catering. Pembahasan menggunakan Pemasaran atau Marketing Mix menunjukan hasil yang positif dalam penggunaan Instagram untuk pemasaran produk. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah pengumpulan data secara primer melalui wawancara bersama pemilik usaha, melakukan observasi dengan mengunjungi lokasi mitra dan pengumpulan data secara sekunder. Selain itu juga dilakukan pelatihan terhadap pemilik catering tentng cara menggunakan media sosial yang baik dan benar. Hasil dari pengabdian berupa logo yang diaplikasikan pada berbagai media dan juga media sosial untuk membantu meningkatkan penjualan.
Wegrow : Platform Pendidikan Berbasis Website Dalam Mendukung Penyetaraan Akses Pendidikan Bagi Perempuan Apriliya Kurnianti; Reza Giga Isnanda; Yoga Adhi Prasetya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.960

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks ketimpangan gender pada tahun 2019 adalah 0,421 persen. Terdapat jutaan artikel dan modul pembelajaran yang dapat di akses melalui internet, namun tidak semua perempuan dapat memilah dan menggunakan kesempatan tersebut dengan baik. Akses pendidikan yang banyak, namun belum tersegmentasi khusus bagi perempuan yang kurang fasih dalam literasi digital, maka hal ini menjadi cukup sulit. Akses pendidikan bagi perempuan masih dianggap biasa. Stigma yang berkembang di masyarakat bahwa perempuan tidak harus memiliki pendidikan tinggi dan proses belajarnya berhenti ketika sudah menikah atau berhenti sekolah. Perempuan merupakan salah satu elemen masyarakat yang memiliki peran dan fungsinya. Perempuan sebagai mitra sejajar laki-laki harus bisa mengoptimalkan peran strategisnya dalam sebuah pembangunan. Namun untuk mencapai itu, perempuan masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang beragam terlebih dalam lingkup gender [1]. Dengan adanya WeGrow, platfrom bidang teknologi dan pendidikan berbasis website diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran bagi perempuan yang bisa disesuaikan dengan filterisasi usia dan status sehingga pengguna nantinya bisa mendapatkan info dan pembelajaran yang sesuai dengan keinginannya. Fungsi utama platform WeGrow adalah sebagai pusat informasi dan ilmu (learn) yang menjadi jembatan antara perempuan dan ahli terkait (bridge). metode yang digunakan dalam pengabdian meliputi : 1). Identifikasi masalah, 2). Tahap pelaksanaan, 3). Evaluasi