Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

PERBEDAAN PEMBERIAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DAN SENAM JANTUNG SEHAT TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA SUMBANG Desi Pratiwi; Rakhmat Susilo
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.838

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah besar, tidak hanya dinegara barat tapi juga di Indonesia. Terapi obat telah lama menjadi penatalaksanaan hipertensi, namun terapi komplementer juga dapat menurunkan tekanan darah seperti terapi rendam kaki air hangat dan senam jantung sehat. Tujuan: Mengetahui perbedaan pemberian terapi rendam kaki air hangat dan senam jantung sehat terhadap perubahan tekanan darah pada lansia Hipertensi di desa Sumbang. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Quasi Eksperiment. Populasi penelitian ini adalah lansia Hipertensi di Desa Sumbang. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random  sampling sebanyak 32 responden. Analisis yang digunakan uji statistik independent t test. Hasil Penelitian: Pada penelitian ini di dapatkan hasil jumlah responden pada kelompok terapi rendam kaki air hangat sebanyak 16 responden perempuan (100%). Sedangkan pada kelompok senam jantung sehat dengan 1 orang laki-laki (6,2%) dan 15 orang perempuan (93,8%). Uji independent t test diperoleh tekanan darah sistolik pada kedua kelompok <0,05, sedangkan tekanan darah diastolic pada kedua kelompok >0,05. Kesimpulan: Ada perbedaan yang siginfikan pada tekanan darah sistolik dan diastolic pada pemberian terapi rendam kaki air hangat dan senam jantung sehat terhadap perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Sumbang.
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMANGKON Lusy Rustiyani; Rakhmat Susilo
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 4 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i4.837

Abstract

Latar Belakang: Kejadian balita pendek atau biasa di sebut dengan stunting merupakan  kejadian yang sedang di alami oleh balita di dunia saat ini. Pada tahun 2017 22,2 % atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Faktor penyebab stunting terdiri dari faktor basic seperti faktor ekonomi dan pendidikan ibu, kemudian faktor intermedier seperti jumlah anggota keluarga, tinggi badan ibu, usia ibu, dan jumlah anak ibu, selanjutnya adalah faktor proximal seperti pemberian ASI ekslusif, usia anak dan BBLR. Tujuan: Untuk Menganalisis faktor-faktor penyebab stunting di wilayah Kerja Puskesmas Kemangkon. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk deskriptif kualitatif. Sampel dikumpulkan dengan cara snowball sampling, sebanyak 7. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan berusia >40 tahun sebanyak 2 orang, berusia 25-40 tahun sebanyak 5 orang. 3 orang memiliki pendidikan SD,  1 orang tidak sekolah, 1 orang memiliki pendidikan SMA dan 2 orang memiliki pendidikan SMP. Terdapat 5 faktor yang menyebabkan stunting seperti: karakteristik informan yang mengalami stunting, faktor pendidikan ibu, faktor ekonomi, faktor jumlah anggota keluarga dan faktor pola asuh balita dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kemangkon. Simpulan: Pola asuh dan ekonomi pada informan sebagian besar dalam keadaan kurang yang dapat menyebabkan kejadian stunting pada balita