Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN TINGKAT PENGHASILAN ANTARA LAKI-LAKI LAJANG DAN LAKI-LAKI MENIKAH PERSPEKTIF ISLAM (STUDI PADA PENDUDUK LAKI-LAKI INDONESIA BERDASARKAN DATA INDONESIAN FAMILY LIFE SURVEY TAHUN 2007 DAN 2014) Frendi Prayogo; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 6 No. 3 (2019): Maret-2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol6iss20193pp411-427

Abstract

Marriage is worship that exemplified by Rasulullah PBUH. The purpose of marriage is making a happy family. However, economic barriers are commonly used to delay marriage even though God promises wealth for married people. The purpose of this study was to analyze the ratio of income levels between single men and married men in Indonesia based on the Islamic perspective. Subjects in this study were individuals in households aged 15 years or older who were individuals in the Indonesian Family Life Survey (IFLS) study of 24 provinces in Indonesia. This research is a quantitative research by using Mann-Whitney and Wilcoxon test. The sampling used is the documentation technique. The data used are taken from the IFLS-4 data in 2007 and IFLS-5 in 2014. The results showed that there was a significant difference in income level between a group of single men and a group of married men and there was a significant difference in income level between before and after marriage in the same sample.Keywords: Single, Married, Income Level, Islamic PerspectiveREFERENCESAbdurahman. 1992. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Akademika PressindoAbul Hasan, Muslim. Tanpa Tahun. Shahih Muslim II. Semarang: Toha PutraAhituv, Avner dan Robert I Lerman. 2007. How Do Marital Status, Work Effort, And Wage Rates Interact?. Demography, 44 (3): s623–647Al Bigha, Mushthafa. 2008. Fikih Manhaji. Terjemahan oleh Misran. 2012. Yogyakarta. Darul UswahAtabik, Ahmad dan Khoridatul Mudhilah. 2014. Pernikahan dan Hikmahnya Perspektif Islam. Yudisia, 5 (2): 286-316Dalmia, Sonia, dkk. 2016. Marriage and Men’s Earnings: Specialization and Cross-Productivity Effects. Eastern Economic Journal. (42): 335-348Departemen Agama Republik Indonesia. 2007. Mushaf Al Qur’an Terjemah. Jakarta: Tim Penerbitan Gema Insani Al HudaDiana, Rachmy. 2008. Penundaan Pernikahan: Perspektif Islam dan Psikologi. Jurnal Psikologi, 1 (2): 163-182Dunga, Steven Henry. 2017. A Gender and Marital Status Analysis of Household Income in A Low-Income Township. Studia Universitatis Babes-Bolyai Oeconomica, 62 (1): 20-30Furqon. 1999. Statistika Terapan untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.Ghazaly, Hamid. Tanpa Tahun. Ihya’ Ulumuddin. Terjemahan oleh Ismail Yakub. 1971. Beirut : Dar al FikrHewitt, Belinda, dkk. 2002. Marriage and Money: The Impact of Marriage on Men’s and Women’s Earnings. Makalah dipresentasikan pada Australian Sociological Conference, Brisbane.Hewitt, Belinda, dkk. 2002. Marriage and Money: The Impact of Marriage on Men’s and Women’s Earnings. Makalah disajikan dalam Australian Sociological Conference. Brisbane.Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta:  Salemba Empat____________________. 2009. Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Tahun 2009. Jakarta:  Salemba EmpatIndriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: Penerbit BPFE Yogyakarta  Ismatulloh, A. M.. 2015. Konsep Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah dalam Al Qur’an (Perspektif Penafsiran Kitab Al Qur’an dan Tafsirnya). Jurnal Mazahib, (Online), Jilid XIV, No. 1, (https://media.neliti.com, diakses 19 Agustus 2017).Iswati, Sri dan Muslich Anshori. 2009. Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitaif. Surabaya: Airlangga University PressKamal, Muchtar. 2004. Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan BintangKBBI, 2017. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), (Online), (http://kbbi.web.id/pusat, diakses 21 Agustus 2017).Kuheba, Jefier Andrew, dkk. 2016. Perbandingan Penghasilan Usaha Tani Campuran Berdasarkan Pengelompokan Jenis Tanaman. Agri-Sosioekonomi Unsrat, 12 (2A): 77 - 90Kuheba, Jefier Andrew. 2016. Perbandingan Pendapatan Usahatani Campuran Berdasarkan Pengelompokan Jenis Tanaman. Jurnal Agri-Sosiologi Unsrat, 12 (2A): 77-99Kurniawati, Novi. 2012. Pernikahan Usia Dini dan Posisi Perempuan dalam Keluarga.  Skripsi Tidak Diterbitkan. Bandung Universitas Islam BandungLoughran, David S dan Julie M. Zissimopoulos. 2004. Are There Gains to Delaying Marriage? The Effect of Age at First Marriage on Career Development and Wages. Makalah merupakan bagian dari riset RAND Labor and Population working paper series, November 8, Santa Monica.Mahalli, A. Mudjab. 2003. Menikahlah, Engkau Menjadi Kaya. Cetakan Ketiga. Yogyakarta: Mitra PustakaMunawwaroh, Latifah. 2017. Penggunaan Kaidah Fiqhiyyah “Al-Khuruj Min Al-Khilaf Mustahab” Terkait Bab Ibadah dalam Kitab I’anat Al Thalibin. Jurnal Nuansa, (Online), Jilid 14 No. 1, (https://ejournal.stainpamekasan.ac.id, diakses 19 Agustus 2017).Razaq, Abu Hafs. 1998. Panduan lengkap Nikah (dari “A” sampai “Z”). Terjemahan oleh Ahmad Saikhu. 2006. Bogor. Pustaka Ibnu KatsirRofiq, Ahmad. 2012. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.Sabiq, Sayyid. Tanpa Tahun. Fiqhus Sunnah Jilid 2. Terjemahan oleh Moh. Abidun. 2008. Jakarta: Pena Pundi AksaraSantrock, J. W. Tanpa Tahun. Adolescence. Terjemahan oleh Shinto B. Adelar dan SherlySari, Fitri. 2012. Kesiapan Menikah Pada Dewasa Muda dan Pengaruhnya terhadap Usia Menikah. Skripsi Tidak Diterbitkan. Bogor Ekologi Manusia Institut Pertanian BogorSasmita, Elvin. 2012. Menikahlah, Karena Allah Selalu Punya Rencana yang Jauh Lebih Baik. Kuliah Online Parenting Nabawiyah, (Online), (http://www.parentingnabawiyah.com,  diakses 7 September 2017).Schoeni, Robert F. 1995. Marital Status and Earnings in developed Countries. J Popul Econ, 8:351-359Septiana, Ema dan Muhammad Syafiq. 2013. Identitas Lajang (Single Identity) dan Stigma: Studi Fenomologi Perempuan Lajang Di Surabaya. Jurnal Psikologi Teori & Terapan, 4 (1): 71 – 86Solimun. 2002. Multivariate Analysis: Structural Equation Modelling (SEM), Lisrel dan Amos. Malang: Penerbit Universitas Negeri MalangSriwidadi, Teguh. 2011. Penggunaan Uji Mann-Whitney pada Analisis Pengaruh Pelatihan Wiraniaga dalam Penjualan Produk Baru.  Binus Business Review, 2 (2): 751-762Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: AlfabetaSyarifuddin, Amir. 2004. Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia. Jakarta: Predana Media GroupTanau, Felinsa Oktora. 2016. Perbedaan Tingkat Kecenderungan Perilaku Altruisme pada Dewasa Awal dan Dewasa Madya. Skripsi Tidak Diterbitkan. Yogyakarta Psikologi Universitas Sanata DharmaUmam, Khairul. 2001. Ushul Fiqih. Bandung: Pustaka SetiaUndang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang PerkawinanUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pajak Penghasilan.Usamah, Abu Hafs. 2006. Panduan Lengkap Nikah. Terjemahan oleh Ahmad Saikhu. Cetakan Kelima. Bogor: Pustaka IlmuZagorsky, Jay L. 2005. Marriage and divorce’s impact on wealth. Journal of Sociology, 41(4): 406–424
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL BANK SYARIAH TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI SURAT BERHARGA BANK SYARIAH Izzadin Nur Muhammad; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 6 No. 4 (2019): April-2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol6iss20194pp672-686

Abstract

Investments of securities performed by Islamic banks in addition to a liquidity instrument in the bank that is as an investment instrument for banks to obtain operating income other than the channeling of funds through financing to customers. The Bank's securities investment is influenced by external and internal factors within the bank. External factors are factors that occur outside the bank, external factors can not be controlled by the management of sharia banks. Internal factors are factors that occur due to decisions and phenomena within the internal bank, internal factors can be controlled by banks through managerial processes. External factors faced by banks such as economic and monetary conditions such as inflation and interest rates, money market conditions (exchange rate), customer character, regulations and others. Internal factors rely heavily on bank management in managing every liquid instrument within the sharia bank itself, such as asset and liability management.Keywords: Sharia Bank, Investment, SBSN, Liquid InstrumentsREFERENCESAl-Qur’an dan Terjemahannya.Airlangga, Universtity. 2009. Pedoman Penulisan Pembimbingan dan Ujian Skripsi. Surabaya : Airlangga University Press.Ajija, Shochrul R dkk. 2011. Cara Cerdas Menguasai EViews. Jakarta : Salemba Empat.Alma, Buchari & Donni Juni Priansa. 2009. Manajemen Bisnis Syariah. Bandung : Alfabeta.Antonio, Muhammad Syafi’i. 2001. Bank Syariah Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.Arifin, Zainul. 2003. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Jakarta : AlvaBet.___________. 2009. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Ciputat-. Tanggerang: Azkia.Ascarya, 2008. Akad dan Produk Bank Syariah, Jakarta : PT.Raja Grafindo. Persada.Boediono. 1985. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta : Penerbit BPFE. ________.  2005. Ekonomi Moneter Edisi 3. Yogyakarta.: BPFE.Dendawijaya, Lukman. 2005. Manajemen Perbankan. Edisi Kedua. Bogor : Ghalia IndonesiaHasan, Nurul Ichsan. 2014. Pengelolaan Likuiditas Bank Syariah. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics 2014.Huda, Nurul  dan Heykal, Mohamad .2010.  Lembaga Keuangan Islam: Tinjauan Teoritis dan. Praktis. Jakarta: Kencana.Ismal, Rifki. 2010.  The management of liquidity risk in Islamic Banks: the case of indonesia , Durham University : Doctoral dissertation._________. 2013. Islamic Banking in Indonsia: New Perspectives on Monetary and Financial Issues. Singapore: John Wiley. Kasmir .2012. Analisis Laporan Keuangan.Jakarta: Salemba Empat.Mankiw, Gregory. 2005. Teori Makroekonomi. Jakarta: Erlangga.Widjajono Moestadjab. 1995.  Asset Liability Management (ALMA). Surabaya:    BP-IPIMuhammad. 2005. Manajemen Perbankan Syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.__________. 2006. Bank Syariah Analisis Kekuatan, Peluang, Kelemahan dan Ancaman. Yogyakarta: EKONISIA________. 2011. Manajemen Bank Syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKP________. 2015. Manajemen Dana Bank Syariah. Jakarta:PT RajaGrafindo PersadaMuljawan, Dadang. dkk. 2014. Penggunaan Sukuk IILM Sebagai Instrumen Investasi dan Likuiditas Perbankan Syariah.Working Paper 7 Bank Indonesia Desember 2014.Rivai, Veitzhal dkk. 2012. Principle of Islamic Finance ( Dasar-DasarKeuangan Islam ). Yogyakarta : BPFE.Soemitra,Andri . 2009. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana. Tandelilin, Eduardus. 2010. Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi. Edisi pertama. Yogyakarta : Kanisius. Taswan. 2010. Manajemen Perbankan Konsep, Teknik, dan Aplikasi. Edisi. Kedua. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Umar, Azwar. 2014. Pengaruh Penerbitan Sukuk Negara Sebagai Pembiayaan Defisit Fiskal dan Kondisi Ekonomi Makro Terhadap Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal of Info Artha Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). II. 1-21.Undang-Undang No.21 tahun 2008www.academia.edu/25443636/MANAJEMEN_DANA_BANK_SYARIAHdiaksespada 25 Februari 2018www.bi.go.iddiaksespada 25 Februari 2018www.ojk.go.iddiaksespada 24 Februari 2018https://www.brisyariah.co.id/files/reports/annual_2012.pdfdiaksespada 24 Februari 2018
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN TRANSAKSI WAKAF PRODUKTIF PADA LEMBAGA WAKAF (STUDI KASUS: YAYASAN BAITUR RAHMAH SEJAHTERA SIDOARJO) Arinda Dewi Nur Aini; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 6 No. 5 (2019): Mei-2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol6iss20195pp928-941

Abstract

This research aims to analyze the recognition and measurement concepts on productive waqf transaction in Baitur Rahmah Sejahtera Foundation Sidoarjo. Baitur Rahmah Sejahtera Foundation is an institution which the main activity are collecting, organizing, and distributing infaq, shadaqah and waqf. This research uses qualitative method with case study using observation, interview and documentation by collecting financial report from the treasury. The result of this research shows that waqf collection transaction is recognized as the acceptance of cash waqf and is measured based on the cash value received from the wakif. The collection of land-benefit waqf is not recognized and clearly measured, making it difficult to identify the magnitude and value of the land to which the benefits are derived. The distribution of waqf to GO Fish and Chicken Resto business is acknowledged as distribution productive waqf. The results of the management of productive endowments submitted to mauquf 'alaih are recognized as channeling of productive waqf and measured at the value of cash handed over.Keywords: Productive Waqf, Recognition, Measurement, Land-Benefit Waqf, Cash WaqfREFFERENCESAbdullah bin Muhammad ath-Thayyar et al. 2006. Ensiklopedia Fiqh Muamalah dalam Pandangan 4 Mazhab. Yogyakarta: Maktabah al Hanif.Abu Abdullah Muhammad ibn Yazid al-Qazuwaini wa Majah. Sunan Ibn Maja|h.. Kairo: Mawqi’ Wizarah al-Auqaf al-Mishriyah.Abu Zuhrah, M. 1972. Muhadarat fi al-Waqf. Cairo: Dar al Fikr al-‘Arabi.Al-Asqalāni, Ahmad bin Ali bin Hajar. 1960. Fathu al-Bāri bi SyarhShahīh al-Imām Abi ‘Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhāri. Juz 6. AlQāhirah: Dār al-Kutub al-Salafiyyah.Al-Hujaili, Abdullah bin Muhammad bin Sa’d. 1999. Al-Auqāf al-Nabawiyyah wa Waqfiyāt ba’dhi al-Shahābah al-Kirām: Dirāsah Fiqhiyyah, Tārīkhiyyah, waTstāiqiyyah. Nadwah al-Maktabah al-Waqfiyyah fi alMamlakah al-‘Arabiyyah al-Su’udiyyah, 25-27 Muharram 1420. Saudi Arabia: Wazāratu al-AuqāfwaSyu’un al-Islamiyyahwa al-Auqāfwa alDa’wahwa al-Irsyād.Al-Jaziri, Abdurrahman. 1970. Kitab Fiqh Ala Mazahib al-Arba’ah. Mesir: Rihayatul Kubra.Al-Mālik, IbnuBathal Abu al-Hasan Ali bin Khalaf bin ‘Abdu. 2003. SyarhShahīh al-Bukhāri li IbniBathal. Juz 6, Cet. 2. Saudi Arabia: Maktabah al-Rusyd.Al-Qasthalani, Ahmad bin Muhammad bin Abi Bakar bin ‘Abdu al-Malik. 1905. Irsyad al-Syāri li al-SyarhShahīh al-Bukhāri. Juz 9, Cet. 7. Mesir: Al-Mathba’ah al-Kubro al-Amiriyah.Al-Syarkhasi, Syamsu al-Din Abu Bakar Muhammad bin Abi Sahl. 2000. AlMabsuth. Juz 12, Cet. 1. Beirut: Dar al-Ma’rifah.Al-Zuhaily, Wahbah. 1985. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Juz 8. Damaskus: Dar al-Fikr.Azhary, M. Thahir. 2003. Bunga Rampai Hukum Islam Cet. 2. Jakarta: In Hill Co.Azzam, Abdul Aziz Muhammad. 2010. Fiqh Muamalah Sistem Transaksi dalam Fiqh Islam. Jakarta: Amzah.Badan Wakaf Indonesia. 2016. Pedoman Akuntansi Wakaf. Jakarta: Departemen AgamaBank Indonesia. 2016. Wakaf: Pengaturan dan Tata Kelola yang Efektif. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah-Bank Indonesia.Belkaoui, Ahmed Riahl. 2012. Accounting Theory, Fifth Edition. Hampshire: Cengage LearningChowdhury, Md. Shaheedur Rahaman, MohdFahmi bin Ghazali, MohdFaisol Ibrahim. 2011. Economics of Cash WAQF management in Malaysia: A proposed Cash WAQF model for practitioners and future researchers. African Journal of Business Management Vol. 5(30), hlm. 12155-12163, 30 November, 2011Dewan Syariah Nasional MUI. 2014. Himpunan Fatwa Keuangan Syariah. Jakarta: Penerbit ErlanggaDjunaidi, Achmad dan Thobieb Al-Asyhar. 2007. Menuju Era Wakaf Produktif. Depok: Mumtaz Publishing.Ghozali, Imam dan Anis Chairi. 2007. Teori Akuntansi Edisi 3. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Godfrey, dkk. 2010. Accounting Theory 7th Edition. New York: John Wiley & Sons.Fanani, Muhyar. 2011. Pengelolaan Wakaf Uang. Vol 9 No 1.Hamdan, Norman, et al. 2013. Accounting for Waqf Institutions: A Review on the Adaptation of Fund Accounting in Developing the Sharia-Compliant Financial Reports for Mosque. [Paper] Presented at World Universities’ Islamic Philanthropy Conference 2013 (WIPCON 2013).Huda, N., &Heykal, M. 2010. Lembaga Keuangan Islam. Jakarta: Prenada Media Group.Ihsan, Hidayatul, et al. Towards The Better Management and Transparency of Waqf Institutions: Lessons from the Charity Commission, UK.Kahf, Monzer. 2000. Al- Waqf Al Islamy: Tatawwuruh, Idaratuh, Tanmiyyatuh. Dasmakus: Dar Al-FikrMardani. 2015. Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Jakarta: Kencana. Muljono, Djoko. 2015. Buku Pintar Akuntansi Perbankan dan Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta: Penerbit Andi.N. Campbell. 19.38. “Symposium: measurement and its importance for philosophy,”, Proceedings of the Aristotelian societyNasution, Hasan Mansur. 2010. Wakaf dan Pemberdayaan Umat. Jakarta: Sinar Grafika.Pusat Pengkajian Hukum Islam dan Masyarakat Madani. 2009. Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.  Qāsim, Hamzah Muhammad. 1990. Manār al-QāriSyarhMukhtasharShahīh al-Bukhāri. Juz 4. Damaskus: MaktabahDār al-Bayān.Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. (2015). Jakarta: Diperbanyak oleh Direktorat Pemberdayaan Wakaf.________________.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 42 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. 2015.________________.Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf. 2010. Jakarta: Badan Wakaf Indonesia.. Peraturan Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2009 tentang Administrasi Pendaftaran Wakaf Uang. 2009. Jakarta: Menteri AgamaRahman, A. A. 2009. Peranan Wakaf dalam Pembangunan Ekonomi Umat Islam dan Aplikasinya di Malaysia. Sharia Journal , Vol 17 No. 1 113-152.Rozalinda. 2016. Fikih Ekonomi Syariah: Prinsip dan Implementasinya pada Sektor Keuangan Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Rudianto. 2012. Pengantar Akuntansi: Konsepdan Teknik Penyusunan Laporan Keuangan. Jakarta: Penerbit ErlanggaSabiq, Sayid. 1980. Fiqh as-Sunnah. Libanon: Dar al-FikrSakina, Sri Wahyu dan Latifa Bibi Musafar Hameed. 2014. Conceptual Paper on Qualitative Characteristics: Waqf Accounting in Malaysia. International Conference of Postgraduate Research 2014Sari, Elsi Kartika. 2007. Pengantar Hukum Zakat dan Wakaf. Jakarta: GrasindoShihab, M. Quraish. 2002. Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera HatiSoetedjo, Soegeng. 2009. Pembahasan Pokok-Pokok Pikiran Teori Akuntansi Vernon Kam. Surabaya: Airlangga University PressSulaiman, Maliah, Mohd Akhyar Adnan dan Putri Nor Suad Megat Mohd Nur. 2014. Trust Me! A Case Study of the International Islamic University Malaysia’s Waqf Fund. Review of Islamic Economics, vol. 13, no. 1, 2009, hlm. 69–88.SS Stevens, 1951. Handbook of experimental psychology. New York: John Wiley.Triyuwono, Iwan. 2006. Akuntansi Syariah: Perspektif, Metodologi, danTeori. Jakarta: Raja GrafindoPersada.Tuanakotta, Theodorus M. 1984. Teori Akuntansi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Yaacob, Hisham, dkk. 2015. Accountability Through Accounting and Reporting Lenses. Humanomics, Vol. 31 Iss. 3 hlm. 299-313.Yin, Robert K. 2014. Case Study Research: Design and Methods Fifth Edition. California: SAGE_____________.2016. Qualitative Research From Start to Finish, Second Edition. New York: The Guilford Press.
DANA INFAK SEBAGAI PONDASI KEUANGAN MASJID NAMIRA LAMONGAN Hengky Asmarakandi; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 6 No. 8 (2019): Agustus-2019
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol6iss20198pp1553-1563

Abstract

The background of this research is the existence of zero infak phenomenon in Namira Lamongan mosque. This phenomenon encourages researchers to take research that discusses the financial management strategies used until the manager is brave in applying zero infak system. This research uses qualitative approach with case study strategy. Data collection is done through interviewing techniques with related parties and the documents concerned. Analytical techniques carried out in this research are the technique of source triangulation, pattern matching techniques, and descriptive qualitative analysis techniques. The results of this study indicate that the financial management strategy relies on the founders who are usually referred to as yayasan. The phenomenon of zero infak Namira mosque occurs because the mosque's expenditure is too large compared infak income. So the yayasan fund becomes the main role in covering all the shortcomings.Keywords: infak, financial management, mosque finance, Namira Lamongan MosqueREFFERENCESAl-Faruq, A. (2010). Panduan Lengkap Mengelola dan Memakmurkan Masjid. Solo: Pustaka Arafah.Al-Fauzan, A. (2008). Fiqih Seputar Masjid. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.Ayub, M. (1996). Manajemen Masjid. Jakarta: Gema Insani.Daft, Richard L. (2002). Manajemen Edisi Kelima Jilid I. Jakarta: ErlanggaDewan Masjid Indonesia. (2003). Buku Panduan Praktis Manajemen Pengelolaan Masjid Edisi Pertama. Surabaya: PW DMI Jawa TimurGazalba, S. (1975). Masjid Pusat Ibadat dan Kebudayaan Islam.Jakarta : Pustaka Antara.Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media GroupKurniawan, S. ( 2014). Masjid dalam Lintasan Sejarah Umat Islam. Jurnal Khatulistiwa, Vol. IV/ No.2/ September 2014Munawir, S. 2007. Analisis Laporan Keuangan. EdisiKedua. Yogyakarta : Liberty.Muslim, A. (2004). Manajemen Pengelolaan Masjid. Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. V/ No. 2/ Desember 2004Musthofa, T. (2010). Upaya Menghidupkan Kembali Risalah Masjid Seperti Zaman Rasulullah. Jurnal Ulama, (online), Tahun III/ Vol.III/ No.1/ April2010, (http://isjd.pdii.lipi.go.id, diakses 10 Desember 2017)Putra, M. Vithro H.( 2014). Preferensi Takmir Masjid dalam Memilih Layanan Perbankan di Surabaya (A Qualitative Multiple Case Study di Delapan Masjid). Surabaya: Universitas AirlanggaRiyanto, B. (2001). Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE YogyakartaShiu, YM. 2004. Determinants of United Kingdom General Insurance Company Performance. British Actuarial Journal, vol. 10, pp. 1079 – 1110,Sochimin (2015). Praktik Manajemen Keuangan Masjid. Purwokerto: IAIN Purwokerto
MUDARABAH DEPOSIT SENSITIVITY, INTEREST RATE ELASTICITY, PROFIT-SHARING RATE ELASTICITY ON SHARIA BANKING IN INDONESIA Della Safira Radi Putri; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 9 (2020): September-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss20209pp1629-1645

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan elastisitas suku bunga dan tingkat elastisitas bagi hasil pada deposito Mudarabah Bank Syariah Indonesia tahun 2013-2017. Pengujian dalam penelitian ini menunjukkan hasil dengan hipotesis nol diterima atau dengan kata lain tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, deposito mudarabah bank syariah sensitif terhadap perubahan suku bunga dan tingkat bagi hasil. Kenaikan dan penurunan suku bunga dan tingkat bagi hasil berpotensi merugikan dengan berkurangnya dana deposan karena return yang diberikan lebih rendah. Sehingga dapat dipengaruhi oleh risiko tingkat pengembalian. Jika risiko ini tidak dimitigasi dengan baik, risiko lain dapat muncul, yaitu risiko komersial yang tergeser.Kata Kunci: Bank Umum Syariah, Sensitivitas Deposito Mudarabah, Elastisitas Suku Bunga, Elastisitas Tingkat Bagi Hasil ABSTRACTThis study was conducted to determine whether there are differences in interest rate elasticity and profit-sharing level elasticity in Mudarabah Deposits Sharia Banks Indonesia in 2013-2017. Tests in this study indicate the results with the null hypothesis are accepted or in other words, there are no significant differences. Thus, Islamic bank mudarabah deposits are sensitive to changes in interest rates and profit-sharing rates. Rising and falling interest rates and profit-sharing rates can be potentially a disadvantage with the reduction in depositors' funds because the returns given are lower. So that it can be affected by the rate of return risk. If this risk is not properly mitigated, another risk may arise, namely displaced commercial risk.Keywords: Islamic Banks, Sensitivity of Mudarabah Deposit, Elasticity of Interest Rate, Elasticity of Profit-Sharing Rate
INTERNET FINANCIAL REPORTING: A COMPARATIVE STUDY BETWEEN SHARIA LIFE INSURANCE AND SHARIA GENERAL INSURANCE IN INDONESIA Salfia Salfia; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202010pp1840-1854

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan Kualitas Pelaporan Keuangan Internet antara asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah di Indonesia. Indeks IFR terdiri dari empat komponen yaitu, konten, ketepatan waktu, teknologi dan dukungan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam Kualitas Pelaporan Keuangan Internet antara asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah. Tidak adanya perbedaan tersebut disebabkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kualitas konten, ketepatan waktu, teknologi dan dukungan pengguna IFR antara Asuransi Jiwa Syariah dan Asuransi Umum Syariah di Indonesia. Namun hasil yang diperoleh bahwa asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah masih belum memberikan kualitas pelaporan keuangan internet yang maksimal atau masih di bawah skor rata-rata 50%.Kata kunci: Pelaporan Keuangan Internet, konten, ketepatan waktu, teknologi, dan dukungan pengguna ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the differences in Internet Financial Reporting Quality between sharia life insurance and sharia general insurance in Indonesia. IFR index consists of four components namely, content, timeliness, technology and user support. This research uses a quantitative approach with an independent sample t-test. The results of this study indicate that there is no significant difference in Internet Financial Reporting Quality between sharia life insurance and sharia general insurance. The absence of these differences is due to the absence of a significant difference between the quality of content, timeliness, technology and user support IFR between Sharia Life Insurance and Sharia General Insurance in Indonesia. However, the results obtained that sharia life insurance and sharia general insurance still do not provide maximum on internet financial reporting quality yet or still below the average score of 50%.Keywords: Internet Financial Reporting, content, timeliness, technology, dan user support
THE EFFECT OF INTERNAL AND MACROECONOMIC FACTORS ON THE STABILITY OF SHARIA COMMERCIAL BANKS IN INDONESIA FOR THE 2012-2018 PERIOD Dian Rizqi Lestari; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 11 (2020): November-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202011pp2062-2073

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran bank, efisiensi, capital buffer, PDB, Inflasi, dan suku bunga terhadap tingkat stabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2012-2018. Penelitian ini menggunakan data panel dan metode z-score dalam mengukur stabilitas. Data diambil dari website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan annual report masing masing bank umum syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel ukuran bank (size), efisiensi, capital buffer, PDB (Produk Domestik Bruto), inflasi dan suku bunga (BI rate) secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan. Kata Kunci: Stabilitas, Bank Umum Syariah, ukuran bank, efisiensi, capital buffer, PDB, Inflasi, suku bunga ABSTRACTThis study aims to determine the effect of bank size, efficiency, capital buffer, GDP, inflation, and interest rates on the level of stability of Sharia Commercial Banks in Indonesia for the period of 2012-2018. This study uses panel data and z-score method in measuring stability. This study used data obtained from the official website of the Central Statistics Agency and the annual report of each Islamic commercial bank. The results of this study indicate that the variable of bank size, efficiency, capital buffer, GDP (Gross Domestic Product), inflation and interest rates (BI rate) simultaneously have a significant effect.Keywords: Stability, Sharia Commercial Banks, bank size, efficiency, capital buffer, GDP, inflation, and interest rates
THE EFFECT OF GROWTH OF EXTERNAL AND INTERNAL FACTORS ON THE GROWTH OF THIRD-PARTY FUND OF SHARIA BANKS Rosa Kartika Al-Jihadi; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202012pp2286-2295

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan suku bunga, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), biaya promosi dan tingkat bagi hasil terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 6. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pertumbuhan suku bunga, inflasi dan PDB berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan DPK. Variabel tingkat bagi hasil berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan DPK, sedangkan variabel biaya promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan DPK. Secara  simultan, hasil menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan suku bunga, inflasi, PDB, biaya promosi dan tingkat bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan DPK bank umum syariah di Indonesia periode 2014-2018. Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga, Suku Bunga, Inflasi, Produk Domestik Bruto, Biaya Promosi, Tingkat Bagi Hasil, Pertumbuhan. ABSTRACTThis study aims to determine the effect of growth interest rate, inflation, Gross Domestic Product (GDP), promotional costs and profit-sharing rates on the growth of third party funds (TPF) partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with panel data regression techniques with Eviews 6. The result shows that partially the variables of interest rate growth, inflation growth and GDP growth have a significant negative effect on TPF growth. The profit-sharing rate variable has a significant positive effect on TPF growth, while the promotional cost variable has no significant effect on TPF growth. Simultaneously, the results show that the growth interest rate, inflation, GDP, promotion costs and profit-sharing rates variable significantly influence the growth of TPF sharia commercial banks in Indonesia from 2014 to 2018.Keywords: Third Party Funds, Interest Rates, Inflation, Gross Domestic Product, Promotion Costs, Profit Sharing Rates, Growth.DAFTAR PUSTAKAAbduh, M. et al. (2011). The impact of crisis and macroeconomics variables towards islamic banking deposits. American Journal of Applied Science, 8(12), 1413-1418.Adim, M. A. & Raditya Sukmana. (2017). Pengaruh guncangan kebijakan moneter dan variabel makro terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 4(8), 642-656.Aghnawati, A.N. & Malik Cahyadin. (2019). Faktor-faktor penentu dana pihak ketiga bank umum syariah di Indonesia tahun 2010-2017. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 132-142.Arifin, Zainul. (2009). Dasar-dasar manajemen bank syariah. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.Dendawijaya, & Lukman. (2009). Manajemen perbankan. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia.Ferdiansyah, N. (2015). Pengaruh rate bagi hasil dan BI rate terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah (Sstudi pada bank pembiayaan rakyat syariah yang terdaftar di Bank Indonesia). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi, 2(1), 1-12.Gujarati, D. (2012). Dasar-dasar ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.Hsiao, C. (2003). Analysis of panel data. New York: Cambridge University Press.Karim, Adiwarman. (2004). Bank Islam: Analisis fiqh dan keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.Kasmir. (2008). Manajemen perbankan. Jakarta: Rajawali Ekspress.Kementerian Agama RI. (2017). Al-Qur’an dan terjemahnya (online). (www.quran.kemenag.go.id).Kotler, Philip & Gerry Armstrong. (2014). Principle of marketing. New Jersey: Pearson Pretice Hall.Maski, Ghozali. (2010). Analisis keputusan nasabah menabung: pendekatan komponen dan model logistik studi pada bank syariah di Malang. Journal of Indonesian Applied Economics, 4(1), 43-55.Muhammad. (2014). Manajemen keuangan syariah: Analisis fiqh dan keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Mumtazah, W & Septiarini, D. F. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah dana pihak ketiga pada bank umum syariah di Indonesia (Periode Triwulan I 2010 – Triwulan I 2015). Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 3(10), 800-815.Pratiwi, Susan dan Lela Hindasah. (2014). Pengaruh dana pihak ketiga, capital adequacy ratio, return on asset, net interest margin dan non performing loan terhadap penyaluran kredit bank umum di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(2), 192-208.Rangkuti, Freddy. (2009). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated marketing communication. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka UtamaRivai, Veithzal dan Arviyan Arifin. (2010). Islamic banking: Sebuah teori, konsep, dan aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.Roziq Ahmad dan Rinanda F.D. (2013). Variabel penentu dalam keputusan memilih tabungan mudharabah pada bank syariah mandiri cabang Jember. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, 12(1), 1-24.Sahabuddin, Romansyah. (2016). Development of business value and behaviours: Takalar district, South Sulawesi (Indonesia) case study. Actual Problems of Economics, 2(176), 440-449.Tarsidin. (2010). Bagi hasil: Konsep dan analisis. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.Yaya, Rizal., et al. (2009). Akuntansi perbankan syariah. Jakarta: Salemba Empat.
DETERMINAN HAK AMIL PERIODE 2006-2018 (STUDI KASUS BAZNAS INDONESIA) Baiyina Rupiawan; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20211pp18-31

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pertumbuhan penggalangan dana zakat infaq dan shadaqah (ZIS), dana alokasi zakat infaq, dan shadaqah (ZIS), dan biaya operasional pada hak amil BAZNAS pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan time series berdasarkan laporan keuangan yang dikeluarkan BAZNAS tahun 2006-2018. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa pertumbuhan penghimpunan dana zakat berpengaruh positif signifikan terhadap hak amil. Selain itu, pertumbuhan variabel penggalangan dana infaq/shadaqah juga berpengaruh positif signifikan terhadap hak amil. Sedangkan pada variabel alokasi dana zakat berpengaruh negatif signifikan terhadap hak amil. Variabel alokasi dana infaq/shadaqah berpengaruh negatif signifikan terhadap hak amil. Sedangkan variabel biaya operasional berpengaruh positif signifikan terhadap hak amil. Sedangkan untuk variabel pertumbuhan penghimpunan dana zakat, pertumbuhan penggalangan dana infaq/shadaqah, alokasi zakat, alokasi infaq/shadaqah, dan biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap hak amil BAZNAS di Indonesia tahun 2006-2018.Kata kunci: Hak amil, pertumbuhan penggalangan dana zakat, pertumbuhan penggalangan dana infaq/shadaqah, alokasi zakat, alokasi infaq/shadaqah, dan biaya operasional. ABSTRACTThis research aims to study the relationship between the growth of zakat infaq and shadaqah (ZIS) fundraising, zakat infaq, and shadaqah (ZIS) allocation funds, and operational cost on the central BAZNAS amil rights. This research used a quantitative approach. This type of research attended by researchers used a time series based on financial statements issued by BAZNAS in 2006-2018. The analysis technique used is multiple linear regressions. The partial results of the research indicate that the growth of zakat fund collection has a significant positive effect on amil rights. Also, the growth of the infaq/shadaqah fundraising variable also has a significant positive effect on amil rights. Whereas, at the variable of zakat funds allocation has a significant negative effect on amil rights. The variable of infaq/shadaqah fund allocation has a significant negative effect on amil rights. Meanwhile, the variable of operational cost has a significant positive effect on amil rights. Simultaneously, for the variable of the growth in the collection of zakat funds, the growth of infaq/shadaqah fundraising, zakat allocation, infaq/shadaqah allocation, and operational cost significantly influence the BAZNAS amil rights in Indonesia in 2006-2018.Keywords: Amil rights, growth of zakat fundraising, growth of infaq/shadaqah fundraising, zakat allocation, infaq/shadaqah allocation, and operational cost. DAFTAR PUSTAKAAbdullah, M., & Sapiei, N. S. (2018). Do religiosity, gender and educational background influence zakat compliance? The case of Malaysia. International Journal of Social Economics, 45(8), 1250-1264.Al-Qardhawi, Y. (2011). Fiqih al-zakah (Volume 1). Jeddah: King Abudulaziz University.Ali, M. D. (1988). Sistem ekonomi Islam zakat dan wakaf. Jakarta: Universitas Indonesia.Departemen Agama RI. (2007). Manajemen pengelolaan zakat. Jakarta: Direktorat Pemberdayaan Zakat Depag RI.Dewan Standar Akuntansi Syariah. (2017). PSAK 109: Akuntansi zakat dan infak/sedekah. Jakarta: IAI.Gujarati, D. N. (2015). Basic econometrics. New York: The McGraw-Hill.Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 373 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat.Puskas BAZNAS. (2016). Outbook zakat Indonesia 2017. Jakarta: BAZNAS.Sugioyo. (2010). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta._______. (2014). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.Sumarni. (2011). Pengelolaan biaya operasional dalam manajemen zakat. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.Undang-undang Pengelolaan Zakat Nomor 23 Tahun 2011. http://dki.kemenag.go.id/moua1363200664, diakses pada 22 Maret 2020https://pusat.baznas.go.idhttps://tafsirq.com/9-at-taubah/ayat-60www.republika.co.id
LIQUIDITY MANAGEMENT OF A NON-DEPOSIT TAKING MICRO FINANCIAL INSTITUTION Satrio Hadibowono; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20213pp318-326

Abstract

ABSTRAKLembaga keuangan mikro adalah lembaga keuangan yang beroperasi karena berfungsi sebagai perantara keuangan dalam skala yang lebih kecil. Tetapi ada lembaga keuangan mikro yang tidak bekerja dengan cara itu, khususnya lembaga keuangan mikro ini tidak mengambil simpanan dari orang-orang. Karena mereka berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro - sosial. Mereka beroperasi dengan sumber modal dari Lembaga Amil Zakat Indonesia, dan memberi orang-orang di sekitar sekolah asrama Islam suatu pemberdayaan dengan memberikan pinjaman dengan berbagai akd, tetapi dengan upah kecil atau rasio bagi hasil (hanya 3%). Lembaga keuangan mikro disebut sebagai Bank Wakaf Mikro. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana Bank Wakaf Mikro mengelola likuiditasnya tanpa deposit dari debitur. Dengan hanya satu sumber modal, bagaimana Bank Wakaf Mikro dapat mengoperasikan pembiayaan atau operasi peminjaman mereka?.Kata Kunci: Manajemen likuiditas, lembaga keuangan mikro, risiko likuiditas, risiko kredit, biaya operasional, strategi keuangan. ABSTRACTMicrofinance is a financial institution who operates as it function as  a financial intermediaries on a smaller scale. But there is a microfinance institution who don’t works with that way, specifically this microfinance institution does not take any deposit from the people. Because they’re functioned as a microfinance–social institution. They operates with the capital source from Indonesian Amil Zakat Institution, and giving people around islamic boarding school an empowerment by giving a lending with various akd, but with a small wage or profit sharing ratio (only 3%). The microfinance institution is called as Bank Wakaf Mikro. This research goals is to give an explanation about how Bank Wakaf Mikro manage their liquidity without any deposit from debtor. With only one source of capital, how could Bank Wakaf Mikro operates their financing or lending operation?.Keywords: Liquidity management, microfinancing institution, liquidity risk,       financing risk, operational cost, stategy. DAFTAR PUSTAKAEkanem, I. (2010). Liquidity management in small firms: A learning perspective. Journal of Small Business and Enterprise Development, 17(1), 123-138. https://doi.org/10.1108/QRAM-02-2012-0008Hempel, G. H., Alan B. C. & Donal G. S. (1986). Bank management. Text and case. New York: Johan Wiley dan Sons.Husein, U. (1999). Riset strategi perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.Ismal, R. (2010). Strengthening and improving the liquidity management in Islamic banking. Humanomics, 26(1), 18 – 35. https://doi.org/10.1108/08288661011024977Ismal, R. (2010). The management of liquidity risk in Islamic banks: The case of Indonesia.  Durham theses. Durham: Durham University.Kementerian Agama RI. (2010. Alqur’an al-karim dan terjemahannya. Jakarta: Kemenag RI.Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.Munawir. (2007). Analisa laporan keuangan. Yogyakarta: Liberty.Orobia, L. A., Byabashaija, W., Munene, J. C., Sejjaaka, S. K., & Musinguzi, D. (2013). How do small business owners manage working capital in an emerging economy? A qualitative inquiry. Qualitative Research in Accounting & Management, 10(2), 127-143. https://doi.org/10.1108/QRAM-02-2012-0008Pramudiono, I. (2007). Pengantar data mining: Menambang permata pengetahuan di gunung data. Kuliah Umum Ilmu Kmputer. Surabaya: Intitut Teknologi Sepuluh Nopember.Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.Bank Indonesia. (1993). Surat edaran Bank Indonesia NO.26/1/BPPP Tanggal 29 Mei 1993. Jakarta: Bank Indonesia.Yin, R. K. (2018). Studi kasus: Desain dan metode. Depok: Rajawali Pers.
Co-Authors Abdul Alaa Asy Syafiq Afandi, Ahmad Hafid Agustina, Ribut Pipit Ahmad Hafid Afandi Ahmad Shofiy Mubarok Aishanafi Khadifya Sarwedhie Aishanafi Khadifya Sarwedhie, Aishanafi Khadifya Alif Rana Fadhilah Alifianingrum, Rosyda Amaliyana, Aisyah Ana Zuliatin Nadhiroh Annisa Permatasari Annisa Rahma Febriyanti Anugraheni, Hayyuna Aprilia Pratiwi Arif Maulana Arinda Dewi Nur Aini Baiyina Rupiawan Basyasyatul Hanafiyah Bayu Arie Fianto Billy Purwocaroko N Daisy Firmansari Damayanti, Ristra Ayu Dania Ulfah Dianti Della Safira Radi Putri Devi Arum Saputri Dian Filianti Dian Rizqi Lestari Dianti, Dania Ulfah Dimas Mulya Pratama Dina Fitrisia Septiarini, Dina Fitrisia Ditta Feicyllia Sari Ditta Feicyllia Sari, Ditta Feicyllia Dwi Wulan Ramadani Estiningtyas Kusuma Safitri Fachruddin ‘Aabid Fadhilah, Fatin Fatin Fadhilah Filianti, Dian Frendi Prayogo Frinda Fraktika Devi Galuh Widagdo Gani, Redy Barlian Hayyuna Anugraheni Hengky Asmarakandi Hifi Saniatusilma Hifi Saniatusilma, Hifi Husnul Hotimah, Husnul Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Indiastary, Diyas Iriani, Rosyida Ismiyatun Nafi'ah Izzadin Nur Muhammad Lauda Huruniang Lauda Huruniang, Lauda Lina Aulia Rahman Lina Aulia Rahman, Lina Aulia Moh Sigit Awwaludin Muhammad Al Fansa Nuhin Muhammad Rasyid Ridha Pratama Mukhibbatul Adawiyah Nabella Ericha Ayufianti Nabila Rifda Darmawanti Nabilah Nabilah Nadhiroh, Ana Zuliatin Nisrinah Arofahtus Sholehah Nur Sa’diyah Pratama, Muhammad Rasyid Ridha Puji Sucia Sukmaningrum Putri Hayati Rahmah Yulisa Kalbarini Rahmah Yulisa Kalbarini, Rahmah Yulisa Rana Ayu Azizah Rana Ayu Azizah, Rana Ayu Ribut Pipit Agustina Riris Rizky Hayati Ristra Ayu Damayanti Rizki Amalia Rahma Diyanti Rosa Kartika Al-Jihadi Rosyda Alifianingrum Rosyida Iriani Ruhana, Nafisah Ruhana, Nafisah Sahrullah, Abdul Aziz Salfia Salfia Saputri, Devi Arum Satrio Hadibowono Siti Asmaul Usnah Siti Asmaul Usnah, Siti Asmaul Syelvi Salama Binti Abdullah Bazher Taqiyah Dinda Insani Tyagita Winaya Mukti Wijayanti, Ida Windi Wulandari Fitriani Wiwit Mustafidah, Wiwit Yeano Dwi Andhika Yeni Putri Lintang Sari Yenny Novita Sari Yulia Wahyu Ningsih Yuliati Yurike Fitria Astuti