Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN PEREMPUAN MASA KINI PADA IKLAN TELEVISI (KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Luly Zahrotul Lutfiyah; Kingkin Puput Kinanti
Basastra Vol 9, No 3 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v9i3.19921

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian mengenai peran perermpuan dalam iklan televisi yang dikaji dengan ilmu semiotika Roland Barthes. Peran perempuan dalam iklan televisi ini berebentuk tiga makna yaitu makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Penelitian bertujuan untuk menemukan peran perempuan masa kini dalam iklan televisi. Data penelitian adalah data deskripsi faktual transkripsi data. Penelitian menggunakan tiga metode, yaitu metode pengumpulan data, analisis data, dan penyajian analisis data. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat berkaitan dengan peran perempuan yang ada dalam iklan televisi. Analisis data menggunakan analisis kajian semiotika Roland Barthes, yaitu menganalisis makna denotasi, makna konotasi dan mitos yang terdapat dalam iklan. Metode penyajian hasil analisis data adalah metode informal yaitu menggunakan kata-kata yang mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam iklan sangatlah penting mulai dari perempuan yang berprofesi menjadi ibu rumah tangga yang berbisnis online sampai hubungan antara ibu dan anak.
Perbandingan Stereotipe Gender dalam Iklan: Kajian Semiotika Roland Barthes Luly Zahrotul Lutfiyah; Kingkin Puput Kinanti
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.3349

Abstract

Artikel ini membahas mengenai stereotipe gender dalam iklan yang diteliti dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian semiotika mencoba mengkaji fenomena yang ada dalam masyarakat dengan menggunakan simbol baik yang bersifat verbal maupun nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan stereotipe gender pada dua iklan yaitu iklan kecap ABC dan Iklan extra joss atau iklan masa kini dengan iklan pada era 5 tahun sebelumnya. Citra perempuan masa lalu digambarkan sebagai perempuan yang menduduki second class dimana kedudukan perempuan di bawah laki-laki. Namun, perkembangan budaya dan pola pikir cenderung menggeser citra tersebut. Penelitian ini akan menggunakan dua iklan yaitu iklan masakan kecap ABC versi Suami bisa masak” dan iklan minuman extra jos versi Laki”. Data dibagi menjadi dua yaitu data verbal dan data nonverbal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Dokumentasi dilakukan dengan metode simak dan catat. Peneliti akan mengumpulkan data kedua iklan kemudian dilakukan teknik simak dan catat. Setelah dilakukan simak dan catat dilakukan analisis dengan menggunakan analisis semiotik Roland Barthes. Analisis juga menggunakan FGD untuk memantapkan hasil penelitian. Penyajian data dilakukan secara informal yaitu menggunakan kata-kata yang mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran strereotipe gender antara iklan Extra Joss yang tayang pada tahun 2013 dengan iklan Kecap ABC yang tayang pada tahun 2018. Perbedaan tersebut terdapat pada penggambaran karakter dan peran laki- laki dan perempuan.
PELATIHAN PEMBUATAN RENGGINANG BAGI IBU IBU RUMAH TANGGA Tities Hijratur Rahmah; Artifa Sorraya; Luly Zahrotul Lutfiyah
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v2i2.437

Abstract

Rengginang merupakan makanan ringan yang sangat mudah dibuat dan hampir disukai seluruh lapisan masyarakat disamping harganya yang sangat terjangkau. Akan tetapi masyarakat tidak tahu bagaimana manajemen usaha yang baik dan itu menjadi suatu kendala bagi kemajuan usaha rumah tangga. Adapun Kendala lain dalam mengembangkan usaha ini di masyarakat adalah mayoritas dari masyarakat yang tidak mempunyai keahlian dan keterampilan dalam pembuatan rengginang dan cara dalam pemasarannya. Melihat dari permasalahan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat IKIP Budi Utomo tergerak untuk memberikan pelatihan pembuatan rengginang dengan inovasi di Pagentan Kecamatan Singosari. Kami mengajarkan tata cara pembuatan rengginang mulai dari tahap perendaman ketan hingga pengemasan rengginang matang yang sudah diberi rasa yang spesifik. Adapun inovasi yang diberikan pada pelatihan ini adalah jenis ukuran rengginang yang dibuat kecil sehingga lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam toples dan bisa habis sekali makan. Melalui kegiatan pelatihan pembuatan rengginang diharapkan dapat memberikan motivasi dan inovasi terbaru bagi ibu ibu rumah tangga di kecamatan Singosari, sehingga masyarakat dapat terus melestarikan cemilan atau makanan khas daerah Indonesia yang sangat digemari dari anak kecil hingga usia dewasa.