Novhira Putri Paino
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM VLOG ATTA HALILINTAR : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Novhira Putri Paino
Basastra Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v10i2.23781

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk campur kode pada vlog Atta Halilintar berdasarkan kajian Sosiolinguistik. Data atau video yang dianalisis yaitu tiga video dari channel youtubenya Atta Halilintar. Pada kesempatan kali ini penyusun akan membahas tentang Analisis Penggunaan Campur Kode dalam Konten Video Atta Halilintar pada tahun 2020. Data penelitian ini berupa tuturan dari video youtube Atta Halilintar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial termasuk fenomena kebahasaan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik catat. Data diperoleh secara langsung dengan pencatatan semi struktur yakni mentranskrip ungkapan suara dan video dari handphone kemudian dianalisis untuk mengetahui bagaimana bentuk campur kode tersebut. Pada penelitian ini ditemukan dua jenis campur kode, yaitu jenis campur kode ke dalam, dan jenis campur kode ke luar. Hasil dari penelitian ini, jenis campur kode dominan adalah jenis campur kode ke luar sebanyak 86 data atau 97%, sedangkan jenis campur kode campur kode ke dalam berjumlah 2 data atau 3%.Kata Kunci : campur kode, vlog, Atta HalilintarAbstractThis research was conducted to determine the form of code mixing in the Atta Halilintar vlog video in sociolinguistic studies. The data or videos that will be discussed are three videos from Atta Halilintar's YouTube channel. On this occasion the compilers will discuss the Analysis of the Use of Mix Codes in the Atta Halilintar Vlog in 2020. The data of this research is in the form of a speech from the Atta Halilintar youtube video. This study uses qualitative research with descriptive methods that produce descriptive data in the form of words that aim to understand social phenomena including linguistic phenomena. The technique used in data collection is the note taking technique. The data were obtained directly by recording semi-structures, namely transcribing voice and video expressions from cellphones, then analyzed to determine how the code was mixed. In this study, two types of code mixing were found, namely the inward mixing type and the outward code mixing type. The results of this study, the dominant code mixing type was the outgoing code mixing type as much as 86 data or 97%, while the inward code mixing type amounted to 2 data or 3%. Keywords: code mix, vlog, Atta Halilintar.
ANALISIS PENANDA HUBUNGAN SINONIMI DAN HIPONIMI PADA PUISI “MEMBACA TANDA-TANDA” KARYA TAUFIQ ISMAIL Novhira Putri Paino; Dita Dewi Safira Hutagaol; Artha Uli Sagala
Pena Literasi Vol 4, No 1 (2021): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.4.1.%p

Abstract

Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi makna sinonimi dan hionimi yang terdapat dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah dari google tentang puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail. Data penelitian ini berupa kalimat atau wacana yang terdapat dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail tersebut. Data tertulis merupakan hasil dari metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bagaimana relasi makna sinonimi dan hiponimi yang terjadi puisi “Membaca Tanda-Tanda” karya Taufiq Ismail. Teknik data menggunakan tiga teknik yaitu (1) teknik pustaka, (2) teknik simak, (3) teknik catat. Teknik data dalam penelitian ini adalah pencatatan semi struktur mengumpulkan data, yakni mencari puisi dari Google, mencari referensi yang berhubungan dengan judul, dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian.Kata kunci : Relasi Makna, Sinonimi, Hiponimi, Puisi.   
The Influence of Slang on the Decline of Language Literacy in the Young Generation of Indonesia: Language Literacy Novhira Putri Paino; M. Joharis Lubis; Surya Masniari Hutagalung
International Journal of Language and Ubiquitous Learning Vol. 2 No. 4 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijlul.v2i4.1460

Abstract

Background. The increasing use of slang among Indonesian youth has raised concerns about its impact on language literacy and formal communication skills. Purpose. To examine the influence of slang on language literacy decline among Indonesian youth and its implications for formal language skills, social identity, and intergenerational relations. Method. A mixed-method study was conducted in Jakarta, Surabaya, and Medan, employing in-depth interviews, surveys, and social media content analysis. Data were collected from 150 respondents to assess slang usage patterns and their impact on formal language capabilities. Results. The study revealed that 80% of frequent slang users struggled with formal language in academic settings, while 65% reported diminished essay-writing abilities. Additionally, 70% identified slang as integral to their social identity, though 60% experienced communication difficulties with older generations. Social media platforms significantly influenced slang adoption, with 90% of respondents regularly using slang on Instagram and TikTok. Conclusion. The findings demonstrate a significant correlation between frequent slang usage and declining formal language literacy among Indonesian youth. This trend affects academic performance and intergenerational communication, highlighting the need for balanced language education strategies that preserve formal literacy while acknowledging youth linguistic identity.