Benny Kusuma
Ph.D Candidate, Department of Civil Engineering, Sepuluh Nopember Institute of Technology, Surabaya (ITS)

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Paulus Civil Engineering Journal

Pengaruh  Batu Alam Andesit Sebagai Agregat Kasar pada Beton Normal Buarlele, Luciana; Kusuma, Benny; Yertas, Ariel Pither
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 4 (2023): PCEJ Vol.5, No.4, Desember 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu alam andesit adalah jenis batu hias yang banyak digunakan pada bangunan seperti rumah pribadi dan hotel. Namun batu alam andesit masih belum                    banyak digunakan sebagai agregat kasar pada beton dalam pembangunan gedung bangunan. Hasil penelitian menujukkan bahwa penggantian agregat kasar dengan limbah batu alam andesit dapat menurunkan sifat-sifat mekanis beton seperti kuat tekan, kuat lentur, dan modulus elastisitas beton. Hal ini ditunjukkan dengan nilai kuat tekan, kuat lentur, dan modulus elastisitas benda uji batu alam andesit mengalami penurunan masing-masing sebesar 15,93%, 10,57%, dan 5,46% terhadap beton normal pada umur 28 hari.
Pengaruh Pecahan Batu Alam Andesit Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Pada Beton Berongga Rima, Bobby Adianto; Kusuma, Benny; Buarlele, Luciana
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 3 (2023): PCEJ Vol.5, No.3, September 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pcej.v5i3.720

Abstract

Batu alam andesit adalah batu porfiritik yang terbentuk oleh letusan vulkanik dan berwarna abu-abu kehitaman dengan butiran halus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pecahan batu andesit alam memengaruhi subtitusi agregat kasar. Bahan uji yang digunakan dalam eksperimen ini adalah silinder berdiameter 15cm dan tinggi 30cm, serta silinder 10 cm x 20 cm. Selama 28 hari, beton dengan kekuatan tekan rencana 20 MPa diuji untuk permeabilitas, volume pori, dan kekuatan tekan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tekannya dipengaruhi oleh perbedaan proporsi batu andesit yang ditemukan di alam. Nilai kuat tekan turun seiring dengan variasi proporsi sementara volume pori dan permeabilitas meningkat. 
Penggunaan Agregat Kasar Sungai Dampala Kabupaten Morowali Sebagai Bahan Campuran Beton Berongga Immanuel, Putra; Kusuma, Benny; Buarlele, Luciana
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 5 No. 2 (2023): PCEJ Vol.5, No.2, June 2023
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ezpxez12

Abstract

Penggunan Beton di Indonesia semakin marak karena alasan utama yang mendasari beton menjadi pilihan utama dalam pekerjaan konstruksi dibandingkan dengan kayu. Beton porous merupakan beton tanpa agregat halus dan hanya terdiri dari agregat kasar, semen dan air. Benda uji berupa silinder berukuran 15 x 30 cm kemudian dilakukan pengujian benda uji dengan umur beton yang telah ditentukan yaitu 28 hari. Dari hasil pengujian didapatkan kuat tekan 14, 343 MPa. Hasil pengujian permeabilitas beton berongga pada umur 28 hari  ialah 2, 040 cm/dtk. Hasil pengujian volume pori pada beton berongga dengan umur 28 hari ialah 25, 157 %. Dari hasil dari pengujian di atas diperoleh karakteristik beton berongga (kuat tekan, permeabilitas, dan volume pori) dengan menggunakan agregat kasar dari sungai Dampala, Kabupaten Morowali pada pengujian kuat tekan didapatkan nilai kuat tekan sebesar 14, 434 Mpa sehingga tidak memenuhi dengan kuat tekan rencana yaitu 20 Mpa. Pengujian Permeabilitas dan volume pori yang didapatkan dari pengujian ini memenuhi.
Perencanaan Struktur Cantilever Bentang Panjang Menggunakan Rangka Pratt Truss Benyamin, Putu Axel; Tanijaya, Jonie; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/y7ppnf80

Abstract

Dalam merencanakan suatu struktur cantilever rangka batang, dengan bentang panjang yang telah ditentukan, tentu akan dicari suatu model struktur rangka dengan profil yang mampu menahan beban yang diberikan. Hal ini dapat dilakukan dengan merencanakan model struktur rangka batang dengan model pratt truss. Tujuan utama tugas akhir ini adalah menghasilkan suatu desain struktur cantileverrangka batang dengan model pratt truss bentang panjang yang akan menjadi bagian dari suatu bangunan yang unik.Struktur cantilever rangka batang pratt truss bentang panjang tersebut dianalisa menggunakan program MDSolids v.4.1.0 untuk menghitung gaya-gaya dalam yang bekerja pada tiap komponen struktur rangka yang didesain, sedangkan program STAAD Pro Connect v.22 digunakan untuk menganalisa deformasi profil struktur cantilever hasil desain. Perencanaan struktur cantileverrangka batang ini dihitung dengan mengacu pada SNI 1727:2020 tentang beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung maupun struktur lain, dan SNI 1729:2020 tentang spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural. Hasil perencanaan yang diperoleh adalah dimensi profil batang balok yang dibutuhkan. Struktur rangka batang pratt truss cocok digunakan sebagai struktur bentang panjang cantilever. Hal ini terlihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan program komputer dimana model pratt truss memiliki deformasi/lendutan struktur yang terjadi tidak melebihi batas yang signifikan, dan hasil desain profil – profil yang digunakan aman dalam menerima beban, walaupun hasil analisis perhitungan terdapat elemen batang yang paling kritis dalam menahan beban gaya aksial tekan yaitu batang t1 dan b2. Sedangkan batang yang paling kritis dalam menahan beban gaya aksial tarik adalah batang d1 dan a1.
Pemanfaatan Agregat Sungai Aralle Kecamatan Buntu Malangka sebagai Bahan Campuran Beton Alnadi, Faisal Ical; Parung, Herman; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 4 No. 1 (2022): PCEJ, Vol.4, No.1, March 2022
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/1yypzj22

Abstract

Perkembangan di Kecamatan Buntu Malangka yang semakin pesat, utamanya dibidang pembangunan, sehingga penggunaan beton menjadi pilihan utama sebagai konstruksi bangunan. Pembangunan dalam bidang konstruksi beton yang digunakan di daerah tersebut lebih banyak menggunakan agregat yang berasal dari sungai. Sungai Aralle yang merupakan salah satu sungai besar dan terdekat di daerah tersebut, menjadi lokasi utama masyarakat untuk mengambil agregat, dan belum pernah dilakukan penelitian sebelumnya terhadap tingkat ketahanan agregat saat digunakan sebagai bahan campuran beton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik agregat Sungai Aralle dan kekuatannya dalam pekerjaan beton. Kuat tekan rencana 20 MPa dengan menggunakan metode American Concrete Institute. Yang digunakan berupa benda uji silinderbediameter 15 cm × tinggi 30 cm, 12 buah pengujian kekuatan tekan, 3 buah pengujian kekuatan tarik belah serta balok 60 × 15 cm, pengujian kuat lentur 3 buah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada pengujian kuat tekan beton rata-rata pada umur 7, 14, 21, 28 hari masing-masing sebesar 9,903 MPa, 15,468 MPa, 18,203 MPa, 21,126 MPa. Pada umur 28 hari diperoleh kuat tarik belah 2,028 MPa, kuat lentur 2,756 MPa dan Modulus elastisitas 21252,778 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai karakteristik dan pengujian kuat tekan pada umur 28 hari diperoleh nilai memenuhi dan mencapai mutu yang direncanakan sehingga agregat tersebut baik digunakan dalam konstruksi beton
Penggunaan Geotextile Sebagai Perkuatan Pada Silinder Beton Mutu Normal Salinding, Febrialdo Pratama; Tanijaya, Jonie; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/ngkkq817

Abstract

Karena adanya transformasi beban suatu susunan pada infrastruktur bangunan dapat menerima beban diluar rencana awal, untuk itu perlu dilakukan perkuatan struktur agar struktur bangunan tetap aman. Dalam penelitian ini penggunaan serat woven & non woven pada beton baru diharapkan bisa menambah kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas terhadap beton konvensional. Mix design penelitian ini menggunakan metode American Concrete Institute (ACI). Sampel uji berjumlah 36 kemudian dibagi menjadi 3 variasi. Hasil penelitian ini telah menunjukkan penambahan kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas. Kuat tekan untuk woven meningkat 29,485% % dan non woven meningkat 7,296% %, kuat tarik belah untuk woven meningkat 24,633% dan non woven meningkat 5,285%., modulus elastisitas untuk woven meningkat 20,924% dan non woven meningkat 9,356% . Untuk perbandingan kedua material, woven lebih kuat daripada non woven
Studi Eksperimental Beton Mutu Normal Dengan Agregat Batok Kelapa Dan Terak Nikel Aprilia, Putri; Phengkarsa, Frans; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 4 (2021): PCEJ, Vol.3, No.4, December 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/vy868c25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, serta modulus elastisitas pada beton mutu normal dengan variasi bahan tambah batok kelapa dan terak nikel pada agregat kasar. Pembuatan benda uji berupa silinder 150mm x 150mm x 300mm sebanyak 27 buah dan balok 150mm x 150mm x 600mm sebanyak 9 buah. Hasil penelitian menunjukkan penambahan batok kelapa dan terak nikel pada agregat kasar terhadap pengujian beton dengan komposisi campuran terak nikel 30% dan batok kelapa 20% diperoleh nilai berturut-turut untuk kuat tekan hari ke-28 yaitu 30,841 MPa, 31,124 MPa dan 31,690 MPa, kuat tarik belah berturut-turut yaitu 3,114 MPa, 3,468 Mpa dan 3,255 MPa, nilai kuat lentur berturut-turut adalah 4,383 MPa, 4,018 Mpa dan 3,930 MPa. Dan untuk nilai modulus elastisitas diperoleh nilai berturut-turut 12763,274 MPa, 15404,333 MPa, dan 13619,275 MPa.
Studi Eksperimental Beton Mutu Tinggi Dengan Agregat Batok Kelapa Dan Terak Baja Tikupadang, Annisa; Parung, Herman; Kusuma, Benny
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 3 No. 3 (2021): PCEJ, Vol.3, No.3, September 2021
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/pts0bn90

Abstract

Terak baja merupakan limbah buangan dari industri peleburan baja. Seiring dengan kebutuhan baja yang semakin meningkat, dapat pula menyebabkan limbah baja semakin meningkat. Batok kelapa merupakan limbah yang bersifat padat dari sisa pengolahan kelapa. Dalam penelitian ini bertujuan mendapatkan kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, dan modulus elastisitas dengan agregat kasar substitusi terak baja dan batok kelapa, dengan mutu beton yaitu f’c 45 MPa. Hasil dari penelitian ini kuat tekan beton yang diperoleh, agregat batu pecah 100% mengalami kenaikan 5,213% dan subsitusi batok kelapa dan terak baja mengalami kenaikan 1,650%. Nilai kuat tarik belah beton, batu pecah 100% sebesar 9,312% dan substitusi batok kelapa dan terak baja sebesar 9,073 dari kuat tekan. Nilai kuat lentur, batu pecah 100% sebesar 0,827√(f'c) dan substitusi batok kelapa dan terak baja sebesar 0,752 f'c dari kuat tekan. Nilai Modulus elastisitas beton, batu pecah 100% sebesar 24845,351 MPa dan substitusi batok kelapa dan terak baja sebesar 20674,005 MPa
Pemanfaatan Agregat Tambang Sangkaropi’ dan Fly Ash sebagai Pengganti Sebagian Semen pada Beton Buarlele, Luciana; Kusuma, Benny; Lulus Ananto Mangiwa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 1 (2024): PCEJ Vol.6, No.1, March 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/je5knz81

Abstract

Beton adalah bahan dalam kontruksi yang sering dijumpai. Kebutuhan material beton semakin tinggi karena pembangunan semakin pesat tiap tahunnya. Dalam meiniingkatkan dan menjaga mutu beitonyang baik maka diperlukan material dengan kualitas yang baik pula. Agregat kasar penelitian ini diperoleh dari Tambng Sangkaropi’ yang berada di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Toraja Utara. Agregat dari Tambang Sangkaropi’ diyakini banyak mengandung mineral seperti aluminium oksida, kalsium oksida, silikat oksida dan mineral lainnya. Untuk campuran semen dimanfaatkan abu terbang ata fly ash dari sisa pembakaran bat bara yang digiling halus. Penelitian ini menggunakan variasi fly ash 0%, 10% dan 15%. Dari hasil pengujian dengan penggunaan fly ash diperoleh peningkatan kuat tekan yang signifikan. Untuk hasil pengujian beton dinyatakan telah sesuai dengan standar mutu rencana
Pengaruh Larutan Soda Api Pada Air Sebagai Campuran Beton Rapan, Abdianta; Kusuma, Benny; Buarlele, Luciana
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 2 (2024): PCEJ Vol.6, No.2, June 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/9ry0wa77

Abstract

Studi ini memanfaatkan penambahan soda api untuk mempercepat pengerasan beton fc’ 20 MPa. Variasi penambahan soda api untuk jenis sampel adalah 0%, 5%, 10% dan 15% dengan umur pengujian beton 7, 21, dan 28 hari yang dibandingkan terhadap beton normal baik kuat tekan, kuat lentur maupun kuat tarik. Hasil penelitian menunjukan pengaruh larutan Soda terhadap campuran beton menyebabkan turunnya mutu beton, campuran beton 0% di dapatkan nilai fc rata-rata sebesar 20,175 Mpa, pada penambahan variasi 5% penambahan soda api di dapatkan nilai fc 19,892 Mpa, pada penambahan variasi 10% menghasilkan angka kuat tekan 19,798 Mpa dan pada penambahan 15% menciptakan angka kuat tekan 19,232 Mpa. Nilai rata-rata kuat tarik belah untuk variasi 0%, 5%, 10% dan 15% diperoleh  2,498 Mpa, 2,380 Mpa, 2,215 Mpa dan 2,051 Mpa.  Nilai rata-rata kuat tekan lentur pada variasi 0%, 5%, 10% dan 15% diperoleh 2,964 Mpa, 2,906 Mpa, 2,760 Mpa dan 2,673 Mpa. Pengaruh penambahan soda api untuk mempercepat pengerasan beton berdampak buruk terhadap kuat lentur dan kuat tekan beton.