Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Fasilitas Belajar di Rumah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Siti Raodha Muttalib; Radjab Mansyur; M. Ramli AT
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 3, November 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v8i0.24090

Abstract

Learning facilties at home are all kinds of facilities and infrastructure available in the home that can support or assist in the learning process. Learning facilities and infrastructure must be planned and managed properly so that the learning process can help students learn.  The research aims at analyzing the effect of learning facilities at home on the learning achievements at the State Senior High School 1 Campalagian, Polewali Mandar Regency. This was quantitative research with the survey method, the research data was examined using the simple linear regression test. The result showed that the learning facilities at home owned by male and female students were categorized as adequate in helping the learning process at home. In addition, male and female students prefer learning furniture as a facility that must always be used in the learning process at home. The research result indicates that there is no significant effect between the learning facilities at home and leraning achievement of the male and female students.
PERBANDINGAN KESEJAHTERAAN MILENIAL SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI KOTA MAKASSAR. Farhan Mutahar; M. Ramli AT; Nuvida Raf
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2444

Abstract

Pandemi Covid-19 terbukti mempengaruhi banyak dimensi kehidupan yang merupakan bagian dari kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap, mendeskripsikan, dan membandingkan kesejahteraan milenial sebelum dan selama pandemi di Kota Makassar, dilihat dari perspektif objektif dan subjektif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 350 partisipan. Karakteristik responden adalah usia 25-39 tahun, bekerja sebelum atau selama pandemi dan bertempat tinggal atau berdomisili di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk kesejahteraan objektif, frekuensi jawaban tertinggi indikator pendapatan, pengeluaran untuk sandang, pangan, dan hiburan dalam sebulan mengalami penurunan sebesar 4%, 6,3%, 9,1% dan 5,2% selama pandemi, tetapi pengeluaran untuk kesehatan dan internet dan komunikasi dalam sebulan meningkat sebesar 0,9% dan 0,6%. Hasil untuk kesejahteraan subjektif, frekuensi pada kategori jawaban tertinggi mengalami penurunan untuk setiap indikator. Indikator bahagia dalam hidup, bahagia dalam bekerja dan puas dengan kemampuan memenuhi kebutuhan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, yakni sebesar 11,5%, 6,3%, 8,5%. Indikator lain yang menunjukkan penurunan yang lebih tipis adalah puas dengan kondisi kesehatan, puas dengan kehidupan sosial dan kemudahan dalam mengambil keputusan sebesar 2,6%, 7,2% dan 4%.
LOYALITAS EMOSIONAL DAN KETERLIBATAN KOMUNITAS: STUDI KARAKTERISTIK FANATISME PENGGEMAR MUSIK KAPAL UDARA BAND Nabhan Rizqan Fathana; M. Ramli AT; Ridwan Syam
SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sabana.v4i1.4919

Abstract

This study analyzes the level of fandom among supporters of Kapal Udara Band in Makassar City through three indicators: imitation, consumptive behavior, and obsession. A descriptive quantitative method was employed, with a sample of 72 respondents selected using Slovin’s technique. Results indicate a "moderate" level of fandom, with a Total Respondent Achievement Rate (TCR) of 53%. Imitation (TCR 55%) and consumptive behavior (TCR 55%) dominated, while obsession scored lower (TCR 48%). Fans tended to be selective in imitating band members and purchasing merchandise, with financial awareness influencing consumption decisions. Obsession manifested as moderate social engagement without disrupting personal lives. These findings align with prior studies highlighting local music fans’ tendency to balance loyalty with personal responsibility. The research concludes that fandom for Kapal Udara Band reflects an integrated collective identity free from extreme dominance, while emphasizing the community’s role in sustaining the local music ecosystem. Practical implications include community-based marketing strategies and strengthening cultural values in the independent music industry.