Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA KELAS VIII SMPN SATAP SALARRI DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI BENTUK ALJABAR DITINJAU DARI TAKSONOMI SOLO LEVEL RENDAH Anjasari Dewi; Sitti Inaya Masrura; Herna
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol 6 No 1 (2023): Journal on Pedagogical Mathematics
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan operasi bentuk aljabar ditinjau dari taksonomi solo (the structure observed learning outcomes) pada level rendah terhadap siswa kelas VIII SMPN Satap Salarri semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 17 siswa dan dipilih sebanyak 5 siswa untuk mewakili kesalahan dalam menyelesaikan operasi bentuk aljabar ditinjau dari taksonomi solo. Instrumen yang digunakan berupa tes yang berbasis taksonomi solo, dokumentasi, dan wawancara untuk melengkapi serta memperkuat informasi yang diperoleh dari tes materi operasi bentuk aljabar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tersebut berada pada dua level taksonomi solo. Level tersebut adalah level prastruktural dan unistruktural. Karakteristik kesalahan siswa dalam mengidentifikasi unsur-unsur bentuk aljabar pada level prastruktural melakukan kesalahan konsep, kesalahan menggunakan data, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Kemudian, pada level unistruktural siswa juga melakukan kesalahan konsep, kesalahan menggunakan data dan kesalahan penarikan kesimpulan. Karakteristik kesalahan siswa dalam menyelesaikan bentuk aljabar dalam masalah nyata pada level prastruktural melakukan kesalahan konsep, kesalahan interpretasi bahasa, kesalahan menggunakan data, dan kesalahan penarikan kesimpulan. Kemudian, pada level unistruktural siswa melakukan kesalahan konsep, kesalahan menggunakan data dan kesalahan penarikan kesimpulan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 2 SENDANA Marlian; Sartika Arifin; Herna
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 8, Nomor
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpmj.v8i1.66262

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Sendana. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam kategori aktif dan hasil belajar matematika ke dalam kategori tinggi. Analisis inferensial melalui independent sample t-test bahwayang menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) lebih tinggi dibandingkan dengan keaktifan belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Selanjutnya,  yang menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sendana.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru SMP Menggunakan Kurikulum Merdeka Melalui Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis IT Sainab Sainab; Herna Herna; Supardi Supardi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4910

Abstract

SMPN Satap Tandassura merupakan salah satu sekolah yang mulai menerapkan kurikulum merdeka yang mana terletak di kecamatan Limboro, kabupaten Polewali Mandar, provinsi Sulawesi Barat. Sekolah tersebut dilengkapi fasilitas pembelajaran yang memadai untuk penerapan kurikulum merdeka karena ditunjang oleh fasilitas seperti komputer, tablet, dan Wifi. Namun guru-guru di sekolah tersebut mayoritas belum terampil menggunakan fasilitas tersebut, sehingga kesulitan membuat perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru-guru di SMPN Satap Tandassura dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis IT, diantaranya bahan ajar berupa e-handout, dan e-LKPD. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa ceramah, dan pelatihan. Adapun tahapan pelaksanaannya yakni, pertama, pemaparan/pemantapan konsep pembelajaran dengan menggunakan kurikulum merdeka, dan kedua, pelatihan membuat perangkat pembelajaran berbasis IT. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah guru di SMPN Satap Tandassura mampu menyusun perangkat pembelajaran berbasis IT yang sesuai dengan penerapan kurikulum merdeka sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya.
Model project-based learning berpendekatan budaya lokal Mandar: Studi eksperimen terhadap hasil belajar matematika siswa Aslan Efendi; Aprisal Aprisal; Herna Herna
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11327

Abstract

This study aims to determine the effect of the project-based learning model with the Mandar local cultural approach on students' mathematics learning outcomes in class VIII of SMP Negeri 07 Campalagian, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. This study is a study with a One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were all students of class VIII of SMP Negeri 07 Campalagian. The sampling technique used was the saturated sampling technique which is a sampling technique in which all members of the population can be used as samples. Research data were collected using a learning outcome test consisting of a Pretest and Posttest, as well as an observation sheet consisting of a sheet of learning implementation by the teacher and student activities. The results of data analysis show that students' mathematics learning outcomes after the application of project-based learning with the Mandar local cultural approach are in the high category with skor 80.21 so it can be concluded that there is an increase in the learning outcomes of students taught using the Project Based Learning model with the Mandar Local Cultural approach.
MODEL PERMAINAN EDUKATIF TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 02 TINAMBUNG Syaifuddin Zahri; Herna; Amran Yahya; Lukman
PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Vol. 8 No. 2 (2026): Journal on Pedagogical Mathematics
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar matematika siswa kelas VII yang tidak menggunakan dan yang menggunakan model permainan edukatif TGT dalam pembelajaran matematika serta pengaruh positif penggunaan model permainan edukatif TGT terhadap motivasi belajar matematika di SMP Negeri 02 Tinambung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling terdiri atas kelas VIIC sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIIE sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui angket. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif menggunakan uji statistik, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial berupa uji hipotesis disertai uji prasayarat analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran matematika yang hanya menggunakan model pembelajaran konvensional tidak mampu meningkatkan motivasi belajar matematika secara signifikan pada siswa kelas VII SMP Negeri 02 Tinambung; (2) Pembelajaran matematika yang menggunakan model permainan edukatif TGT mampu meningkatkan motivasi belajar matematika secara signifikan pada siswa kelas VII SMP Negeri 02 Tinambung; dan (3) Ada pengaruh positif penggunaan model permainan edukatif TGT terhadap motivasi belajar matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 02 Tinambung. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan uji-t terhadap data nilai motivasi belajar matematika siswa kelompok kontrol dan siswa kelompok eksperimen pada keadaan akhir diperoleh thitung = 10,358 yang lebih besar dari pada nilat ttabel (10,358 > 2,39), sehingga Ho ditolak atau Ha  diterima pada taraf signifikansi 0,05 dan dk = 60.
Analyzing Student Difficulties in Solving HOTS-Based Story Problems Herna Herna; Murtafiah Murtafiah; Musliha Musliha
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3046

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita berbasis High Order Thinking Skill pada materi program linear. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 2 Majene semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 19 peserta didik dan dipilih 4 peserta didik dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen tes dan wawancara untuk melengkapi dan memperkuat informasi yang diperoleh. Penelitian ini menemukan 4 (empat) jenis kesulitan, yaitu: (1) Kesulitan dalam mempelajari konsep, memecahkan masalah verbal dan menerapkan prinsip pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta; (2) Kurang mempelajari konsep pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta tetapi masih kesulitan dalam memecahkan masalah verbal dan menerapkan prinsip pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta; (3) Kurang mempelajari konsep, memecahkan masalah verbal dan menerapkan prinsip pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta; (4) Mampu mempelajari konsep, memecahkan masalah verbal dan menerapkan prinsip pada level menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Abstract This study aims to find out the difficulties of students in solving story problems based on High Order Thinking Skill in linear program materials. The subjects of this study are students in grade XI MIPA 2 SMAN 2 Majene even semester of the 2020/2021 school year which amounted to 19 students and 4 students were selected using purposive sampling techniques. Test and interview instruments to complement and reinforce the information obtained. The research found 4 (four) types of difficulties, namely: (1) Difficulties in learning concepts, solving verbal problems and applying principles at the level of analyzing, evaluating and creating; (2) Lack of learning concepts at the level of analyzing, evaluating and creating but still having difficulty in solving verbal problems and applying principles at the level of analyzing, evaluating and creating; (3) Lack of learning concepts, solving verbal problems and applying principles at the level of analyzing, evaluating and creating; (4) Able to learn concepts, solve verbal problems and apply principles at the level of analyzing, evaluating and creating.