Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Integrated Email Management System Based Google Application Programming Interface Using OAuth 2.0 Authorization Protocol Zuhar Musliyana; Andita Ghaitsa Satira; Mahendar Dwipayana; Ayu Helinda
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.5545

Abstract

Abstract : Google Apps is a service provided by Google that allows users to use Google products with their own domain names. Among the products offered by Google Apps are email (Gmail), Docs (Google Drive), and Classroom services. In addition, Google Apps also provides Application Programming Interface (API) services that can be used by developers to take advantage of various features provided by Google. Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) is one of the universities that use Google Apps service for managing student emails. At present, UUI student email management through Google Apps is still not integrated with academic information system data. As a result, UUI must allocate special resources for managing student emails manually. Based on these problems, this study proposes an integration system for UUI student email management using the Google Apps API. This system is designed using PHP programming. The Google Apps API authentication method uses OAuth 2.0. The results of this study indicate that student email management on Google Apps can be done through campus academic information systems. With this system, students can activate email independently without having to be registered manually to the Google Apps page by the campus email managers.Abstrak : Google Apps adalah sebuah layanan yang disediakan oleh Google yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan produk google dengan nama domain sendiri. Di antaranya produk yang disediakan Google Apps yaitu layanan email (Gmail), dokumen (Google Drive), dan Classroom. Selain itu, Google Apps juga menyediakan layanan Application Programming Interface (API) yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Google. Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) merupakan salah satu universitas yang menggunakan layanan Google Apps untuk pengelolaan email mahasiswa. Saat ini pengelolaan email mahasiswa UUI melalui Google Apps masih belum terintegrasi dengan data sistem informasi akademik. Akibatnya UUI harus mengalokasikan sumber daya khusus untuk mengelola email mahasiswa secara manual. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini mengusulkan sistem integrasi pengelolaan email mahasiswa UUI menggunakan API Google Apps. Sistem ini dirancang menggunakan pemograman PHP. Metode autentikasi API Google Apps menggunakan OAuth 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan pengelolaan email mahasiswa pada Google Apps dapat dilakukan melalui sistem informasi akademik kampus. Dengan adanya sistem ini mahasiswa dapat melakukan aktivasi email secara mandiri tanpa harus didaftarkan secara manual ke halaman Google Apps oleh pengelola email kampus.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS WEB UNTUK PEMILIHAN SISWA PENERIMA BEASISWA MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT Misiani Misiani; Zuhar Musliyana
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.Vol4.Iss2.542

Abstract

AbstrakSelain faktor ketelitian, waktu yang dibutuhkan untuk mengevaluasi penerima beasiswa juga berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan. Apalagi dengan jumlah pelamar beasiswa yangbesar,  tentu  memerlukan  sumber  daya  manusia  dan  alokasi  waktu  yang  cukup.  Pada penelitian  ini  metode  yang  digunakan  dalam  sistem  pengambilan  keputusan  penerimabeasiswa  adalah  metode  Weighted  Product.  Metode  weighted  product  digunakan  untuk mencari alternatif terbaik dari beberapa alternatif dengan kriteria tertentu. Proses dari metodeweighted product adalah menentukan nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan untuk menyeleksi alternatif dari sejumlah alternatif yang ada. Sistemyang dibuat dalam penelitian ini adalah sistem dinamis, sehingga kriteria yang digunakan dalam  setiap  beasiswa berbeda-beda, sesuai dengan jenis  beasiswa yang  ada. Penerapanmetode ini dapat mengurangi kesalahan dalam pemilihan penerima beasiswa. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Beasiswa, Weighted Product
Kombinasi Waktu Sinkronisasi dan Nilai Salt untuk Peningkatan Keamanan pada Single Sign-On Rizal Munadi; Zuhar Musliyana; Teuku Yuliar Arif; Afdhal; Syahrial
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 5 No 3: Agustus 2016
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.358 KB)

Abstract

Single sign-on (SSO) is a session authentication process that allows a user to login by using user registered identity and password in order to access appropriate applications. The authentication process takes the user in to login for all the applications they have been given rights to and eliminates further prompts when they switch applications during a particular session. Its implementation will provide a reduction of password burden to access many applications for every login process. Ease of access through a single account needs to be addressed carefully to ensure the authentication credentials that are not scattered and known by others. Currently, there are several open source SSO authentication methods available. However, the use of existing authentication methods is still vulnerable to attack, such as Man-In-The-Middle. In this study, SSO authentication algorithm using One-Time Password (OTP) is proposed using a combination of time synchronization and salt value. These combinations are used to verify user session while accessing any application with SSO mechanism. The results show that the proposed OTP algorithm can handle SSO authentication process in good fashion and also protect from Man-In-The-Middle Attack.
Integrated Email Management System Based Google Application Programming Interface Using OAuth 2.0 Authorization Protocol Zuhar Musliyana; Andita Ghaitsa Satira; Mahendar Dwipayana; Ayu Helinda
Elkawnie Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.5545

Abstract

Abstract : Google Apps is a service provided by Google that allows users to use Google products with their own domain names. Among the products offered by Google Apps are email (Gmail), Docs (Google Drive), and Classroom services. In addition, Google Apps also provides Application Programming Interface (API) services that can be used by developers to take advantage of various features provided by Google. Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) is one of the universities that use Google Apps service for managing student emails. At present, UUI student email management through Google Apps is still not integrated with academic information system data. As a result, UUI must allocate special resources for managing student emails manually. Based on these problems, this study proposes an integration system for UUI student email management using the Google Apps API. This system is designed using PHP programming. The Google Apps API authentication method uses OAuth 2.0. The results of this study indicate that student email management on Google Apps can be done through campus academic information systems. With this system, students can activate email independently without having to be registered manually to the Google Apps page by the campus email managers.Abstrak : Google Apps adalah sebuah layanan yang disediakan oleh Google yang memungkinkan pengguna dapat menggunakan produk google dengan nama domain sendiri. Di antaranya produk yang disediakan Google Apps yaitu layanan email (Gmail), dokumen (Google Drive), dan Classroom. Selain itu, Google Apps juga menyediakan layanan Application Programming Interface (API) yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Google. Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) merupakan salah satu universitas yang menggunakan layanan Google Apps untuk pengelolaan email mahasiswa. Saat ini pengelolaan email mahasiswa UUI melalui Google Apps masih belum terintegrasi dengan data sistem informasi akademik. Akibatnya UUI harus mengalokasikan sumber daya khusus untuk mengelola email mahasiswa secara manual. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini mengusulkan sistem integrasi pengelolaan email mahasiswa UUI menggunakan API Google Apps. Sistem ini dirancang menggunakan pemograman PHP. Metode autentikasi API Google Apps menggunakan OAuth 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan pengelolaan email mahasiswa pada Google Apps dapat dilakukan melalui sistem informasi akademik kampus. Dengan adanya sistem ini mahasiswa dapat melakukan aktivasi email secara mandiri tanpa harus didaftarkan secara manual ke halaman Google Apps oleh pengelola email kampus.
ANALISIS PENGARUH VIDEO ANIMASI BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) TERHADAP PEMAHAMAN ANAK DALAM BELAJAR TARIAN DAERAH ACEH Kiki Suryani; Rizka Albar; Muhammad Haekal; Zuhar Musliyana
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4656

Abstract

Abstrak - Aceh memiliki berbagai jenis tarian tradisional yang kaya akan nilai budaya, salah satunya adalah Tari Seudati. Namun, tidak semua anak di Aceh atau di luar Aceh dapat dengan mudah mengenal dan memahami tarian ini. Kurangnya wadah edukasi yang efektif menjadi salah satu hambatan dalam memperkenalkan tarian daerah kepada generasi muda. Untuk itu, teknologi dapat menjadi solusi inovatif dalam membantu anak-anak untuk memahami dan mengapresiasi tarian tradisional Aceh. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah Augmented Reality (AR), yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek 3D yang diintegrasikan ke dalam dunia nyata melalui perangkat seperti ponsel atau tablet. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan video animasi berbasis AR untuk mengajarkan anak-anak tentang Tari Seudati, dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh media ini terhadap pemahaman anak dalam belajar tarian tersebut. Dengan menggunakan metode Marker-Based Tracking, teknologi AR ini memanfaatkan marker atau penanda untuk memunculkan animasi 3D dari gerakan tari Seudati. Penelitian ini fokus pada pengembangan video animasi yang dapat membantu anak-anak memahami gerakan dan makna dari tari Seudati dengan cara yang menarik dan interaktif. Melalui pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah mengingat dan menguasai gerakan tarian serta memahami nilai-nilai budaya Aceh yang terkandung di dalamnya. Hasil dari pengujian aplikasi AR menunjukkan bahwa penggunaan video animasi berbasis AR berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap gerakan tari Seudati. Dengan adanya media ini, anak-anak tidak hanya belajar gerakan tari secara visual, tetapi juga dapat merasakan interaksi yang menyenangkan dengan teknologi, yang pada akhirnya meningkatkan minat mereka terhadap kebudayaan Aceh.
PERANCANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN PEMBELIAN LAPTOP DI PT LENSAKOM METADATA INDONESIA Zuhar Musliyana; Al Mundziriy; Desita Ria Yusian TB; Putri Serianti
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5643

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi informasi mendorong lahirnya inovasi baru dalam strategi pemasaran, khususnya pada sektor penjualan produk elektronik seperti laptop. PT Lensakom MetaData Indonesia menghadapi kendala dalam memberikan pengalaman pembelian yang informatif karena pelanggan tidak dapat melihat bentuk dan ukuran produk secara langsung tanpa berkunjung ke toko. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi Augmented Reality (AR) berbasis Android yang mampu menampilkan model tiga dimensi (3D) laptop secara interaktif, sehingga pelanggan dapat memvisualisasikan produk dalam lingkungan nyata. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), pembuatan model 3D menggunakan Blender, implementasi aplikasi dengan Unity 3D dan Vuforia, serta pengelolaan data produk melalui Firebase. Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi AR yang dikembangkan mampu menampilkan visualisasi laptop secara realistis, menyajikan informasi spesifikasi produk secara terstruktur, serta membantu pelanggan dalam membandingkan produk. Dengan demikian, aplikasi ini terbukti dapat meningkatkan pengalaman pembelian secara signifikan dengan memberikan pemahaman visual yang lebih jelas serta mendukung pengambilan keputusan pembelian yang lebih tepat bagi pelanggan PT Lensakom MetaData Indonesia. Kata kunci: Augmented Reality, Android, Unity 3D, Vuforia, Model 3D, PT Lensakom MetaData Indonesia Abstract — The rapid development of information technology has driven the emergence of new innovations in marketing strategies, particularly in the electronic product sales sector such as laptops. PT Lensakom MetaData Indonesia faces challenges in providing an informative purchasing experience because customers cannot directly view the shape and size of products without visiting the physical store. This study aims to design an Android-based Augmented Reality (AR) application capable of displaying interactive three-dimensional (3D) laptop models, enabling customers to visualize products within a real-world environment. The system development method employed is the Waterfall model, which includes requirement analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), 3D model creation using Blender, application implementation with Unity 3D and Vuforia, and product data management through Firebase. Application testing was conducted using the Black Box Testing method to ensure that all functionalities operate according to system requirements. The results indicate that the developed AR application can present realistic laptop visualizations, provide structured product specification information, and assist customers in comparing products. Therefore, this application significantly enhances the purchasing experience by offering clearer visual understanding and supporting more accurate purchasing decisions for customers of PT Lensakom MetaData Indonesia. Keywords: Augmented Reality, Android, Unity 3D, Vuforia, 3D Model, PT Lensakom MetaData Indonesia
Rancang Bangun dan Eksplorasi Penggunaan WhatsApp Gateway untuk Academic Notification Delivery dengan Metode Queue Message Mirza Purnandi; Zuhar Musliyana; Ahmad Syahyana
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17 No 2 (2026): Technologia (April)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i2.22397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem WhatsApp Gateway yang dapat digunakan untuk mengirimkan notifikasi akademik dengan menerapkan metode Queue Message. Dalam konteks pendidikan modern, komunikasi yang efektif antara institusi pendidikan dengan mahasiswa dan dosen menjadi faktor krusial dalam keberhasilan proses belajar mengajar. Namun, banyak institusi pendidikan yang masih mengandalkan metode komunikasi konvensional seperti pengumuman melalui papan informasi atau email yang seringkali terlewatkan oleh penerima. WhatsApp Gateway yang merupakan solusi inovatif dalam memanfaatkan teknologi komunikasi yang menawarkan potensi besar sebagai media notifikasi yang efektif. Metode penelitian yaitu Evaluasi Kebutuhan, Desain Arsitektur Sistem, dan Penerapan Prototipe yang diuji dengan mengirimkan pesan ke 50 nomor akun WhatsApp menggunakan 24 akun sender Whatsapp. Hasil dari pengiriman notifikasi tersebut dapat terkirim keseluruhan tanpa terblokirnya akun sender dengan menerapkan logic algoritma queue message, dimana setiap akun sender mengirim pesan dengan jarak delay 11-27 detik tergantung setting waktu delay ditambahkan dengan waktu random delay. Jadi dapat disimpulkan pengiriman pesan ini diharuskan menggunakan waktu acak dan menambahkan kode unik di akhir pesan yang terkirim agar terlihat realistis dikarenakan WhatsApp Gateway ini menggunakan WhatsApp Unofficial (akun biasa). Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan solusi teknologi yang dapat diadopsi oleh institusi pendidikan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi akademik.