Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sunscreen Activity of Fraction n-hexane, Chloroform, and Eethyl Acetate of Ethanol 96% Flamboyan Leaf (Delonix regia. Raf) Extract Putra Jiwamurwa Pama Tjitda; Febri Odel Nitbani; Maria Kristina Bangko
Majalah Obat Tradisional Vol 26, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mot.54425

Abstract

The sunscreen test of fraction n-hexane, chloroform, and ethyl acetate of ethanol 96% flamboyant leaf (Delonix regia. Raf) extract had been performed. This research begins the extraction of a flamboyant leaf using 96% ethanol. Extraction used the maceration method. The extract is fractionation with some solvents such as n-hexane, chloroform, and ethyl acetate. Each fraction was identified secondary metabolite and sunscreen test involving SPF, %Te, and %Tp measurement using UV-Vis Spectrophotometer. The result of phytochemical screening exhibited flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, and phenolics in ethyl acetate fraction. n-hexane and chloroform fraction don't show saponins and flavonoid content. The sunscreen test shows that chloroform fraction has good protection power toward UV light with SPF, %Te, and %Tp value is 54.27±0.462, 7.46±0.473, and 12.83±0.047 in 250 mg/L, respectively.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK METANOL, KLOROFORM DAN N-HEKSAN DAUN FLAMBOYAN Putra Jiwamurwa Pama Tjitda; Febri O. Nitbani
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.176 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v13i2.5949

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang skrining fitokimia pada ekstrak daun flamboyan (Delonix regia. Raf). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun flamboyan meliputi flavonoid, alkaloid, saponin, tanin dan fenolik. Penelitian diawali dengan pembuatan ekstrak metanol, kloroform dan n-heksan daun flamboyan menggunakan metode maserasi. Masing-masing ekstrak selanjutnya dilakukan skrining fitokimia. Hasil skrining fitokimia menunjukkan semua ekstrak daun flamboyan mengandung flavonoid, alkaloid, tanin dan fenolik. Kandungan saponin tidak terdapat pada ekstrak kloroform dan n-heksan sedangkan hasil positif saponin terdapat pada ekstrak methanol daun flamboyan. Kata Kunci: Daun Flamboyan (delonix regia. Raf), Skrining Fitokimia, Metabolit Sekunder
SINTESIS LEMPUNG TERINTERKALASI ANILIN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ADSORBEN FENOL Hermania Em Wogo; Febri Odel Nitbani; Putra J.P. Tjitda
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.94 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v7i1.2118

Abstract

Telah dilakukan sintesis lempung terinterkalasi anilin dan pemanfaatannya sebagai adsorben fenol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik lempung terinterkalasi anilin dan kemampuannya dalam mengadsorpsi fenol. Penelitian meliputi preparasi lempung, pembuatan Na-Lempung dan sintesis lempung terinterkalasi anilin. Produk yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan spektroskopi Fourier Transform-Infrared (FTIR), difraksi sinar-X (XRD) dan luas permukaan menggunakan metode metilen biru. Selanjutnya produk tersebut digunakan untuk mengadsorpsi fenol. Hasil karakterisasi menggunakan FTIR menunjukkan serapan NH pada 3430,22 cm-1, serapan CN pada 2358,01 cm-1 dan terdapat beberapa gugus yang tetap dipertahankan pasca interkalasi. Analisa XRD menunjukkan bahwa interkalasi anilin menurunkan basal spacing 4,81 Ǻ untuk lempung alam menjadi 4,47 Ǻ untuk lempung terinterkalasi anilin diikuti penurunan luas permukaan 816,46 m2/g untuk lempung alam menjadi 789,63 m2/g pada lempung terinterkalasi anilin. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa lempung terinterkalasi anilin dapat mengadsorpsi fenol dengan baik dibandingkan lempung alam. Hal ini sejalan dengan nilai kapasitas adsorpsi fenol oleh lempung terinterkalasi anilin yaitu 100,00 μmol/g yang lebih besar dari lempung alam (71,43 μmol/g). Kata Kunci: lempung, anilin, interkalasi, adsorpsi. 
In Silico Insight of Natural Compounds in Ageratum Conyzoides L as Anti Breast Cancer Candidate by Molecular Docking Against EGFR Tjitda, Putra Jiwamurwa Pama; Wahyuningsih, Tutik Dwi; Nitbani, Febri Odel
Jurnal Akta Kimia Indonesia (Indonesia Chimica Acta) Volume 17, No 2: December 2024
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70561/ica.v17i2.35928

Abstract

The regulation of proliferation and apoptosis in cancer cells, particularly breast cancer, hinges on the control exerted by the epidermal growth factor receptor (EGFR). Naturally derived EGFR inhibitors from natural compounds show significant potential for future advancements. This study aims to assess the efficacy of active compounds found in Ageratum Conyzoides L as EGFR inhibitors. Evaluation involved molecular docking studies of flavonoid, chromene, terpene, sterol, and acid compounds against EGFR using PDB ID 1m17. Additionally, the ADMET properties and drug-like characteristics of the most promising compounds were characterized. Findings reveal that compound C2 (fisetin) exhibits the most favorable binding energy of -8.9 kcal/mol. Fisetin establishes crucial interactions, particularly with the catalytic site at Met765 of the hinge protein. Fisetin also engages in hydrophobic interactions in regions I and II, involving Val702, Leu694, and Leu820. ADMET profiling of fisetin demonstrates favorable attributes, suggesting its potential as a promising anticancer agent based on drug-likeness assessments.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DESA BAUMATA TIMUR MELALUI INOVASI PRODUK NATA DE MORINGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Tjitda, Putra Jiwamurwa Pama; Abanit, Yohanes Mau; Kapitan, Lely Adel Violin; Rachmat, Emanuel Gerald Alan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.67082

Abstract

The availability of food sources with adequate protein content represents one of the strategic approaches to preventing stunting. Nata de moringa, an innovative product developed from coconut water and moringa leaves, has considerable potential to serve as an accessible protein source for the community. Therefore, a community service program with the Tani Group of Nekemolo in North Baumata Village was carried out as an effort to prevent stunting. Preliminary observations revealed that participants had limited knowledge regarding the use of coconut water and moringa leaves as functional food ingredients, despite their abundance in the area. Therefore, the program was implemented in the form of education and training on nata de moringa production. The objective of this activity was to enhance participants’ knowledge and skills in producing nata de moringa. The program took place at the residence of the Tani Group chairman in August 2025 and was conducted by the service team through educational sessions on the utilization and production stages of nata de moringa. The knowledge gained was further applied through hands-on training using a demonstration method, where each participant was directly involved in all stages of the production process. Monitoring and evaluation were conducted using a questionnaire related to the product. An evaluation was carried out to determine the percentage increase in participants’ understanding for each question. The results indicated that the average improvement ranged from 18% to 93% by the end of the activity. Furthermore, participants demonstrated strong motivation and willingness to produce independently in the future.Ketersediaan asupan makanan dengan kandungan protein yang memadai dapat menjadi salah satu pendekatan strategi dalam upaya pencegahan stunting. Nata de moringa, produk inovatif hasil olahan air kelapa dan daun kelor, berpotensi menyediakan sumber protein bagi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama kelompok Tani Nekemolo di Desa Baumata Timur telah dilaksanakan sebagai upaya pencegahan stunting. Berdasarkan hasil observasi awal, pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan air kelapa dan daun kelor sebagai bahan pangan sehat masih terbatas, meskipun kedua bahan tersebut tersedia melimpah di wilayah kegiatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dan pelatihan pembuatan nata de moringa. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi nata de moringa. Kegiatan berlangsung di rumah Ketua Kelompok Tani Nekemolo pada bulan Agustus tahun 2025 dan dilaksanakan oleh tim pengabdi melalui pemberian edukasi mengenai manfaat serta tahapan produksi nata de moringa. Selanjutnya, pemahaman peserta diimplementasikan melalui pelatihan dengan metode demonstrasi, di mana peserta terlibat secara langsung dalam setiap tahapan proses produksi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang berisi pertanyaan terkait produk. Evaluasi dilakukan dengan menentukan persentase peningkatan pemahaman setiap pertanyaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dengan rata-rata persentase dari 18% menjadi 93% di akhir kegiatan. Selain itu, peserta juga menunjukkan motivasi dan keinginan untuk memproduksi secara mandiri pada waktu mendatang.