Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

Inkulturasi Budaya Jawa Pada Komunitas Pemuda Gereja Kristen Jawa (GKJ) Baki, Kabupaten Sukoharjo Halim, Chandra; Raharjo, Yoel Kurniawan; Puri, Anindita Dewangga
Jurnal Artefak Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i1.12872

Abstract

Perkabaran injil atau misi kristen selain dilakukan oleh Zending juga dilakukan oleh orang-orang pribumi, salah satunya Kyai Sadrakh. Pada periode-periode berikutnya, jemaat asuhan Sadrakh kemudian menjadi Gereja Kristen Jawa. Corak Gereja Kristen Jawa terlihat dari inkulturasi budaya jawa dalam kegiatan-kegiatan gerejawi. Penelitian ini bertujuan untuk memotret dan menganalisis inkulturasi kebudayaan Jawa di GKJ Baki, Sukoharjo khususnya bagaimana pemuda memahami kebudayaan jawa di gereja tersebut. Metode yang digunakan riset kualitatif-studi kasus dengan pendekatan interpretatif. Sumber data diperoleh dari observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan Pendeta dan beberapa pemuda gereja, serta dokumentasi dari buku-buku dan jurnal-jurnal yang relevan. Hasil Penelitian ditemukan bahwa pemuda gereja yang tergabung dalam Komisi Pemuda dan Remaja mengenal dan memahami budaya jawa seperti seni musik jawa yang digunakan dalam liturgi gereja, seni pertunjukan seperti ketoprak kontemporer jawa yang menggunakan lakon alkitab. Selain itu pemuda diajarkan pranata sosial jawa tentang tradisi jawa di gereja, seperti menghormati orang yang lebih tua dan sebagainya.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING MATA KULIAH PENGANTAR SOSIOLOGI-ANTROPOLOGI DALAM MENUMBUHKAN HUMANISME Printina, Brigida Intan; Raharjo, Yoel Kurniawan
Jurnal Artefak Vol 9, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1085.357 KB) | DOI: 10.25157/ja.v9i1.7297

Abstract

Pengantar Sosiologi dan Antropologi memiliki capaian pembelajaran mengembangkan manusia-manusia humanis yang peka dengan persoalan sosial-budaya. Masyarakat sebagai sebuah kajian dijadikan sebagai social laboratory untuk diamati dengan terjun melihat ke lapangan. Namun pandemi Covid-19 memaksa model pembelajaran berubah menjadi daring untuk menimalisir paparan pergerakan virus. Hal ini menjadi sebuah problematika sekaligus tantangan bagi pembelajaran Sosiologi-Antropologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring Pengantar Sosiologi-Antropologi; 2) Idealisasi pembelajaran Pengantar Sosiologi-Antropologi untuk menumbuhkan nilai-nilai humanisme; dan 3) Solusi atas problematika pembelajaran daring sebagai sebuah tantangan. Metode yang digunakan riset kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam (depth interview) dan studi literatur. Adapun manfaat dari penelitian ini ialah menemukan solusi idealisasi pembelajaran daring dalam mata kuliah Pengantar Sosiologi-Antropologi untuk menumbuhkan humanisme ditengah dunia yang semakin tidak menentu akibat pandemi Covid-19