Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kuttab sebagai Potret Pendidikan Dasar Periode Klasik Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.527 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i2.388

Abstract

                                               Indonesia:Pendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang Kuttab sebagai potret pendidikan Islam periode klasik, yaitu sejak zaman Rasulullah hingga kota Baghdad dihancurkan oleh Hulago Khan (650 M-1250 M). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai sumber referensi secara kritis untuk mendapatkan data yang utuh dan dapat dipercayai. Hasil: Kuttab adalah lembaga pendidikan dasar yang pertama dalam dunia Islam. Tempat pendidikan Kuttab berawal dari rumah-rumah seorang guru, lalu beralih ke pekarangan mesjid dan mendirikan bangunan tersendiri. Materi pelajaran di Kuttab pada mulanya adalah pelajaran membaca dan menulis menggunakan puisi-puisi Arab yang baik maknanya, Lalu ditambah dengan pelajaran membaca dan menghafal Alquran serta menguasai pokok-pokok ajaran agama Islam. Pada abad ke-8 masehi, ilmu pengetahuan umum pun diajarkan di Kuttab disamping ilmu agama. Pendidikan Kuttab terlihat cukup demokratis dengan memberikan perlakuan yang sama pada pelajar laki-laki dan perempuan. Pada masa dinasti Abbasiyah, peserta didik memiliki kesempatan untuk memilih materi pelajaran pilihan yang disenanginya. Hubungan guru dan peserta didik di Kuttab adalah seperti hubungan orang tua dengan anak kandungnya sendiri. Mereka mengajar dengan berbagai metode (seperti metode ceramah, dikte, membaca, diskusi, simulasi, dll) dan pendekatan yang tradisional dan kontekstual. EnglishIntroduction:  This article aims to discuss Kuttab as a portrait of  Islamic education in the classical period, ie since the Prophet Muhammad SAW. lived up to the Baghdad was destroyed by Hulago Khan (650 M-1250 M). Methods: This study used literature review by tracking various reference to get the data valid and reliable. Results: Kuttab is  the first elementary school education in the Islamic world. Kuttab education was placed at  the teacher home, and then move on to the courtyard mosque and built a separate building.  Subject matter of Kuttab in the beginning was learning to read and write using the Arabic poems were well meaning, and then the subject was added with reading and memorizing the Qur'an and mastering the principal of Islam. In the 8th century Masehi, general sciences were taught in Kuttab besides the Islamic sciences. Kuttab education looks democratic to give the same treatment to the male students and female. At the time of the Abbasid dynasty, students have the opportunity to choose a subject matter. The relationship between teachers and learners in Kuttab is like a parent with their child. They were taught by various methods (such as  discourse, dictation, reading, discussions, simulations, etc.) used traditional and  contextual approach.
Pemanfaatan Video sebagai Media Pembelajaran Matematika SD/MI Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.387 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i1.741

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan video untuk kegiatan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai rujukan untuk mendapatkan data yang valid dan dapat dipercaya. Hasil: Penggunaan video untuk pembelajaran matematika di sekolah dasar dibagi menjadi 4 macam, yaitu: video presentasi linier, video tutorial, rekaman video, dan klip video lagumatika dengan lirik. Prinsip-prinsip yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan video di kelas adalah: 1) perangkat pendukung, seperti listrik, pemutar video (laptop atau VCD), speaker, dan proyektor LCD, 2) keterampilan guru, seperti membuat dan menggunakan video dalam pengajaran, 3) Konten video, seperti kesesuaian isi dengan tema, kualitas resolusi, dan durasi (sekitar 3-7 menit), dan 4) tata ruang kelas, seperti letak tempat duduk dan posisi meja. Keunggulan video sebagai media pembelajaran mudah digunakan dan mampu menjelaskan konten dengan lebih nyata. Kelemahannya tidak interaktif. EnglishIntroduction: The article aims to explain the using of video for teaching math in elementary school. Methods: This study used literature review by tracking various references to get valid and reliable data. Result: The using of video for teaching math in elementary school is divided into 4 kinds, namely: linier presentation video, tutorial  video, recorded  video, and video with lyrics. The principles of the using video in the classroom are: 1) support devices, such as electricity, video player (laptop or VCD), speakers, and LCD projector, 2) teacher skill, such as creating and using video in teaching, 3) video content, such as conformity its content with theme course, resolution quality, and duration (about 3-7 minutes ), 4) classroom layout. The excellence of video as a learning medium is easy to use and able to explain content with more real. The weaknesses of video linier is not interactive and its efect depend on focus of student.
WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBASIS ICT PADA HMJ PGMI IAIN ANTASARI BANJARMASIN Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 1, No 1 (2015): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.539 KB) | DOI: 10.31602/jpai.v1i1.960

Abstract

The dedication of society service aims to increase students' insight and skills in using Information and Communication Technology (ICT) tools as media and learning resources that are believed to be effective in improving the quality of learning activities. Partners involved in science and technology for the society (IbM) is 25 students who are members of the Student Association of Elementary Teacher Education IAIN Antasari Banjarmasin. The methods of this activity is training in the form of tutorials and discussions about the steps of utilizing ICT as media and learning resources. The results show that the participants have understood the principles of ICT use in learning and are able to create learning media based ICT using PowerPoint applications.