Laksmi Laksmi
Departemen Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perilaku informasi penggemar grup k-pop NCT Dream di media sosial Twitter Fikrisya Ariyani Iskandar; Laksmi Laksmi; Indira Irawati; Luki Wijayanti
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 20 No 1 (2024): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v20i1.7130

Abstract

Introduction. This paper investigate information behavior of NCT Dream fans (The South Korean Boy Band) on Twitter. Previously, from research perspectives, fan behavior and their information behavior studies have not been discussed deeply. Fans have unique ways to use information by collaboratively creating, organizing, disseminating, and sharing information. Research Methods. The paper used a virtual ethnographic research method with a qualitative approach. Observations were conducted to explore the exchange of information and interaction between fans with text, images, video and audio among fellow fans. Data was collected by observations, researchers played a role as participants. Data Analysis. The paper followed the three stages of coding: open coding, axial coding, selective coding. Results and Discussion. Fans are able to create their own information, which later it is considered as community knowledge, although the source of information is not official. The fans demonstrate collaborative, creative, sharing, and performative activities that engage further with information. Conclusion. Fan information behavior involves information creation, information organization, information production, and production. Information behavior of fans on Twitter is informal, diverse, and evolving from the model of fan information behavior offered by Price. Furthermore, because fan behavior has shifted to textual productivity, this information behavior model is very helpful in identifying fans on social media. However, crowdfunding appear as one additional behavior inPrice's information behavior model.
Analisis Pengendalian dalam Fungsi Manajemen Perpustakaan pada Empat Jenis Perpustakaan di Indonesia Arya Wijaya Pramodha Wardhana; Sofia Nur Aisyah; Laksmi Laksmi
Media Pustakawan Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v30i2.4881

Abstract

The presence of libraries is a familiar and common phenomenon in society, categorized into four types: public, special, school, and university libraries. However, in Indonesia, libraries face challenges, including financial resources, human resource issues, bureaucratic hurdles, physical resource problems, and information resource issues. These challenges have resulted in many libraries not meeting standards, despite guidelines set by the National Library of Indonesia. Libraries, integral to their management processes, often overlook a crucial function—control. This article delves into control as a key management function, addressing the problems encountered by Indonesian libraries. The focus is on control's role in overcoming issues, employing literature study methods and data analysis through observational literature techniques. The results indicate that all four types of libraries need to implement various techniques and analyses, including cost-benefit and return on investment analysis, benchmarking, leadership support, effective collaboration with librarians and technical staff, based on up-to-date information and corrective actions. Additionally, investments in infrastructure, facilities, information technology, digital resources, and information literacy training are essential.
Duta Baca Dalam Perspektif Pemasaran Perpustakaan Menggunakan Analisis Swot (Studi Kasus Duta Baca Provinsi Jabar) Mutia Rahmi; Nur Sanny Rahmawati; Laksmi Laksmi
AL Maktabah Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v7i1.2728

Abstract

Pemasaran merupakan bagian yang tidak terlepas dari suatu organisasi, tidak terkecuali perpustakaan. Salah satu upaya dari pemasaran perpustakaan adalah dengan program duta baca. Penelitian ini menguraikan aspek pemasaran dari Duta Baca besutan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Duta Baca Dispusipda Provinsi Jawa Barat dan kaitannya dengan komponen pemasaran perpustakaan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dengan pihak terkait Duta Baca dan Dispusipda Provinsi Jawa Barat serta literatur yang berhubungan dengan pemasaran perpustakaan. Penelitian ini dilakukan selama enam bulan ditahun 2020-2021. Hasil dari penelitian ini Dispusibda Jabar melakukan promosi perpustakaan secara efektif. Dengan konsep tidak berbayar dan pendekatan teknologi, lembaga ini dapat menjangkau generasi milenial sekaligus meningkatkan minat baca secara luas. Kelemahan kegiatan duta baca terletak pada evaluasi pasca pelaksanaan. Hal ini semata-mata untuk mengetahui dan mengukur kebermanfaatan dari program Duta Baca Dispusipda Provinsi Jawa Barat untuk dapat meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat Jawa Barat.
Budaya Pengelolaan Arsip: Pengalaman Arsiparis di Biro Manajemen Barang Milik Negara dan Pengadaan Lembaga XYZ Irvan Prastya; Laksmi Laksmi
AL Maktabah Vol 9, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i2.5170

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman petugas arsiparis dalam membangun budaya pengelolaan arsip di Biro Manajemen Barang Milik Negara dan Pengadaan (Biro BMNP) Lembaga XYZ. Budaya organisasi berperan penting dalam pengelolaan arsip, mencakup penciptaan, penyimpanan, hingga penyusutan arsip. Pengelolaan yang efektif memerlukan komitmen manajemen, kebijakan jelas, dan sumber daya memadai. Namun, peran arsiparis sering diabaikan, yang berdampak pada penurunan kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam pengalaman petugas arsiparis terkait budaya pengelolaan arsip di Biro BMNP. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali makna pengalaman subjek. Informan dipilih melalui purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, serta analisis dokumen pada Mei 2024. Data dianalisis dengan metode analisis tematik. Hasil penelitian mengungkapkan tantangan dalam pengelolaan arsip, seperti kesulitan membagi waktu antara tugas BMN dan pekerjaan arsip, kesadaran pentingnya arsip vital, serta komunikasi yang tidak efektif. Arsiparis juga mengalami kebingungan dalam prioritas tugas dan menyadari pentingnya perlindungan arsip untuk keamanan aset Lembaga XYZ. Budaya pengelolaan arsip di Biro BMNP menekankan efisiensi, pengakuan karir, keamanan, dan integritas data arsip, serta menyoroti kebutuhan koordinasi dan tanggung jawab 
Tiktok Sebagai Wadah Penyimpanan Memori Kolektif Dan Penyebaran Informasi Dalam Edukasi Parenting Jalinur Jalinur; Laksmi Laksmi
AL Maktabah Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v7i1.2729

Abstract

Artikel ini membahas tentang TikTok sebagai wadah penyimpanan memori kolektif dan penyebaran informasi dalam mengoleksi konten-konten yang diunggah, terlebih setiap konten yang disebarkan mengandung informasi yang berkualitas atau sifatnya informatif dan mendidik, hal ini dapat membantu dalam mengembangkan ilmu pengetahuan baik bagi individu maupun kelompok. Salah satu akun yang diteliti adalah akun @rensia_sanvira karena akun ini banyak mengunggah konten-konten edukasi parenting dan telah mendapatkan penghargaan TikTok Awards Indonesia 2020 yang merupakan pengahragaan bagi para creator TikTok di Indonesia yang memberi tayangan video kreatif, menghibur serta inspiratif bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemanfaatan TikTok pada akun @rensia_sanvira sebagai wadah penyimpanan memori kolektiif dan penyebaran informasi dalam edukasi parenting. Jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis teks. Dapat disimpulkan bahawa akun TikTok dapat dijadikan wadah memori kolektif pribadi untuk pembelajaran dengan tujuan utama sebagai simpanan di masa yang akan datang. TikTok sebagai memori kolektif dapat kita lihat dari respon dan komentar yang positif dari akun TikTok lain terhadap unggahan konten yang bersifat informatif bagi yang melihatnya untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan lebih mudah dipahami. Selain itu aku TikTok juga dapat dijadikan tempat penyebaran informasi yang tepat dan cepat bagi pengguna akun media sosial.
Dampak Kemiskinan Informasi Masyarakat Dalam Transaksi Berbelanja Online Adista Nurfitria; Laksmi Laksmi
AL Maktabah Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v6i2.2901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kemiskinan informasi dalam transaksi berbelanja online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian budaya. Literatur yang terjaring dalam artikel ini sebanyak 14 artikel berita yang didapat dari portal berita online yang terbit pada tahun 2021, dan 15 literatur ilmiah dengan periode tahun terbit dari 2007-2020. Adapun hasil dari penelitian ini adanya gap tentang pengertian dari pembelian menggunakan metode pembayaran COD terjadi karena faktor minimnya pengetahuan konsumen akan transaksi berbelanja online. Selain itu kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pihak e-commerce kepada konsumen tentang transaksi berbelanja online yang tersedia secara terperinci dan peraturan pemerintah yang belum sempurna dalam melindungi konsumen saat melakukan proses transaksi berbelanja online melalui e-commerce. Kesimpulan menunjukan, kemiskanan informasi terjadi karena adanya kesalahpahaman dari konsumen tentang pengertian metode pembayaran COD yang benar dan ideal. Saran yang dapat diberikan adalah dengan membuat konten edukasi tentang produk dan layanan yang diberikan serta menyempurnakan peraturan tentang transaksi berbelanja online.