Rakhmad Rakhmad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN KATALIS BASA HETEROGEN DARI BATU GAMPING (LIMESTONE) GUNUNG PUGER Rakhmad Rakhmad; Noor Hindryawati; Daniel Daniel
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan katalis basa heterogen dari batu gamping (limestone). Serbuk batu gamping yang telah dipreparasi, dikalsinasi menggunakan furnace selama 6 jam pada suhu 900 °C. Penentuan kadar kalsium pada serbuk batu gamping menggunakan XRFdan karakterisasi menggunakan XRD dan SEM. Hasil karakterisasi XRD batu gamping sebelum kalsinasi menunjukkan puncak yang muncul pada 2θ = 29,4049°, 31.4176°, 39,4009°, 43.1447°, 47,4886°, 48,5122°, 57.4001°, 58.0733° dan 60.9857° menunjukkan bahwa mineral yang terkandung dalam sampel batu gamping berupa CaCO3 termasuk jenis calcite dengan system kristal rhombohedral. Mineral calcite batu gamping ini dapat dikalsinasi dengan nilai kristalinitas 99,6978 %dan setelah dikalsinasi pada suhu 900 °C selama 6 jam. Serbuk batu gamping yang telah dikalsinasi berjenis portlandite berupa Ca(OH)2 yang muncul pada puncak 18.0073°, 28.6709°, 34.1013°, 47.1200°, 50.8120°, 54.3565°, 62.6319° dan 64.2314°. Serbuk batu gamping yang telah dikalsinasi memiliki nilai kristalinitas sebesar 96,4945 %. Hasil karakterisasi SEM pada batu gamping sebelum dikalsinasi memiliki ukuran partikel bervariasi, terdapat ukuran bervariasi yang tidak merata yang menumpuk berwarna putih yang cenderung lebih kecil yang menyebabkan nilai kristalinitasnya tinggi sebagai mineral calcite. Citra uji SEM batu gamping setelah dikalsinasi pada suhu 900 °C selama 6 jam terjadi perubahan ukuran partikel yang membesar dan lebih seragam. Hal ini ditunjukkan oleh partikel berwarna putih. Uji kebasaan katalis dengan metode Hammett indicator pada indikator pp rentang kebasaan katalis pada rentang 8,6<H_<15 dan uji dengan metode benzoic acid titration menunjukkan nilai kebasaan katalis CaO dari batu gamping sebesar 1,7372 mmol/gr. Kata kunci: Batu gamping, katalis basa heterogen, CaCO3, calcite, portlandite
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS MODEL E-IM3 MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA NALARIA REALISTIK PADA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN Rakhmad Rakhmad; Wasilatul Murtafiah; Hendra Erik Rudyanto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.14083

Abstract

Pengembangan media pembelajaran inovatif diperlukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami pecahan, yang hingga kini masih menjadi salah satu topik paling menantang dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif berbasis model e-IM3 melalui pendekatan Matematika Nalaria Realistik (MNR) pada materi operasi hitung pecahan serta mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan Design Research pada 20 siswa kelas VI MIN 2 Kota Madiun. Data diperoleh melalui lembar validasi ahli, angket respon siswa, observasi kelas, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Analisis data dilakukan secara sistematis untuk menilai kelayakan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh skor rata-rata validasi 3,42 dari 4,00 (85,5%) dengan kategori “valid”. Uji kepraktisan menunjukkan lebih dari 85% siswa merasa e-modul menarik, mudah digunakan, dan membantu memahami materi. Dari segi efektivitas, nilai rata-rata siswa meningkat dari 70 (pre-test) menjadi 87 (post-test), sehingga terdapat peningkatan yang signifikan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis model e-IM3 dengan pendekatan MNR valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovatif pada materi operasi hitung pecahan di sekolah dasar.