Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Tingkat Pelayanan Ruang Terbuka Hijau Publik Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat di Perumnas Pucang Gading Demak Rafi Faishal Azzam; Retno Susanti
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 11, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tpwk.2022.32590

Abstract

Green open space in residential areas is one of the facilities that must be provided as a space for community activities and has an ecological function for the environment. Perumnas Pucang Gading is a settlement that has existed since the 1990s and there is green open space in each hamlet as a space for residents' activities. However, in its utilization, green open space is not widely used and instead is used for personal interests, one of which is for parking lots. This study aims to evaluate the level of green open space services at Perumnas Pucang Gading based on the needs of the community. The research approach was carried out in a quantitative descriptive manner using spatial analysis techniques, scoring, and frequency distribution. The results of the study show that in terms of quantity, the availability of green space services has been 75% fulfilled, namely based on the distribution, range, and area needed. Then in terms of quality, green open space obtained a sufficient/average score from the functional, technical, and behavioral aspects with a score of 3.1 out of 5.0. However, it turns out that the availability of green open space is not in accordance with the criteria needed by the community, namely a sports field with social space and is fulfilled by vegetation elements which are not in accordance with the current existing conditions.
PENGENALAN KONSEP AGROPOLITAN DI KECAMATAN JUMAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR Grandy Loranesssa Wungo; Retno Widjajanti; Retno Susanti; M. Chafid; D. K Salsabila; C. B Napitupulu; T. Liring
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2022.14748

Abstract

Agropolitan berarti kota yang fokus pada pertanian. Salah satu kawasan yang memiliki potensi pertanian sangat besar adalah Kecamatan Jumapolo yang terletak di Pulau Jawa bagian tengah. Kecamatan ini terletak di daerah subur sehingga sangat cocok untuk budidaya padi. Pemerintah harus memberikan dukungan teknis untuk membantu penduduk desa mempelajari cara terbaik menggunakan sumber daya yang tersedia dan meningkatkan teknik pertanian mereka. Salah satunya dalam penataan peruntukan ruang pertanian agar ke depan dapat menjamin keberlanjutan aktivitas pertanian dan sebagai stategi dalam beradaptasi dalam era globalisasi saat ini dan masa yang akan datang. Penerapan konsep agriculture adalah sebagai suatu konsep permukiman yang melakukan kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang, dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Pemilihan konsep ini didasari dari karakteristik wilayah deliniasi yang merupakan pertanian. Dengan adanya konsep yang direncanakan di Kecamatan Jumapolo ini, diharapkan dapat membantu dalam mengatasi permasalahan yang ada dan memanfaat potensi yang dimiliki tanpa mengubah karakteristik yang dimiliki wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskripstif kualitatif ini dilakukan apabila peneliti hendak mengeksplor fenomena pada suatu objek yang tidak dapat dikuantifikasikan yang bersifat deskriptif atau naratif. Kata kunci : agropolitan, agriculture, pertanian
Pengaruh Studentifikasi terhadap Place Value Kawasan Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Gabriela Possenti Aurelia Sanvica Natasya; Retno Susanti
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 12, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tpwk.2023.34547

Abstract

Konsentrasi mahasiswa yang mendiami suatu kawasan di sekitar perguruan tinggi akan mengubah aspek fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan. Fenomena studentifikasi ini terjadi di Kawasan Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Place value yang terbentuk akibat perkembangan kampus tersebut, dapat diidentifikasi berdasarkan dimensi ekonomi melalui nilai properti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh studentifikasi terhadap nilai properti sebagai aspek place value kawasan Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik analisis yang dgunakan adalah analisis spasio-temporal, deskriptif kuantitatif, Kruskal-Wallis, dan regresi linier berganda. Variabel yang diperhitungkan meliputi perubahan luas lahan terbangun, jenis penggunaan lahan, struktur penduduk, mata pencaharian, harga lahan perkiraan, jarak properti dari pusat fasilitas pendidikan, riwayat perluasan lantai, jenis penggunaan properti, dan status kepemilikan properti. Hasil penelitian ini mengidentifikasi adanya peningkatan proporsi penggunaan lahan sebesar 5,25 kalai lebih besar dibandingkan periode pertama studentifikasi. Perubahan penggunaan lahan didominasi perubahan dari tanah menjadi residensial. Struktur penduduk didominasi oleh pendatang, dan terjadi peningkatan harga lahan perkiraan sebesar 3,13 kali lebih besar dibandingkan periode pertama studentifikasi. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan adanya pengaruh studentifikasi terhadap nilai properti sebagai aspek place value kawasan. Variabel jarak properti dari pusat fasilitas pendidikan adalah variabel yang paling berpengaruh secara signifikan terhadap nilai properti.