Agung Haryanto
Politeknik STTT Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PENINGKATAN DAYA SERAP KAIN POLIESTER DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE Agung Haryanto; Noerati Noerati
Arena Tekstil Vol 35, No 1 (2020)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v35i1.6047

Abstract

Poliester memiliki keunggulan dibandingkan dengan serat sintetis lainnya diantaranya memiliki kekuatan yang tinggi, tidak mudah mulur, tidak mudah kusut apabila dicuci, dan memiliki ketahanan abrasi, namun juga memiliki kekurangan dalam sifat hidrofobiknya, hal ini disebabkan oleh moisture regain yang rendah yaitu 0,4%. Salah satu teknik yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan sifat hidrofilik dari kain poliester dengan tanpa mengakibatkan kerusakan pada bahan adalah dengan menggunakan enzim lipase. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh variasi konsentrasi enzim lipase (berupa crude enzim lipase) dalam upaya peningkatan daya serap kain poliester. Variasi konsentrasi enzim yang digunakan yaitu 40%, 60%, 80%, dan 100% off weight fabric (owf). Setelah proses enzimatik kain poliester dilakukan evaluasi, terhadap pengurangan berat bahan, waktu serap (dengan menggunakan standar AATCC 79 yang diamati melalui digital microscope), serta analisa gugus fungsi poliester melalui FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim lipase berpengaruh pada peningkatan daya serap. Kain poliester tanpa perlakuan enzim memiliki daya serap 19 detik dan daya serap meningkat secara signifikan menjadi 4 detik pada konsentrasi enzim lipase 60%. Peningkatan daya serap ini lebih baik dibandingkan pada konsentrasi enzim lipase lainnya, yaitu pada konsentrasi enzim lipase 40% (5,3 detik), 80% (4,7 detik), dan 100% (4,7 detik).
MOTIF DETECTION IN INDONESIAN HAND-WOVEN FABRICS USING MATLAB Agung Haryanto; Endah Purnomosari; Wiwiek Eka Mulyani; Fadil Abdullah; Valentinus Galih Vidia Putra; Adi Kusrianto
INKOFAR Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cultural significance of Indonesian woven fabrics intricately patterned by hand is dampened by slow, expensive automatic motif recognition processes. This research aimed to build a system that automatically detects and identifies motifs in textiles using image processing in MATLAB. The steps included collecting and preprocessing images, constructing a dataset, performing image comparison and similarity measurements, and color analysis. A dataset containing images of woven fabrics from different regions of Indonesia was created which included region-specific motifs. Images were enhanced through preprocessing and motif features were extracted through preprocessing. Determining the degree of correlation enabled features to be compared with the dataset, while color analysis tailored color characterization to specific motifs. The algorithm was able to detect motifs accurately using dataset references. The resemblance of motifs was greatly enhanced using color analysis. The approach is efficient and reliable for technology-aided culture preservation compared with manual methods. The analysis confirmed advanced MATLAB automation systems broadened opportunities in motif recognition within traditional textiles beyond automated processes, emphasizing the need for a detailed exploration of textile research projects