Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Stimulasi Psikososial Pada Keluarga Anak Dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) Luluk Susiloningtyas; Nurin Fauziyah; Ratih Kusuma Wardhani
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.128

Abstract

Pengetahuan keluarga tentang Stimulasi psikososial sangat penting dalam memberikan konstribusi dalam upaya peningkatan perkembangan psikososial anak dengan gangguan Autism Sprectrum Disorder (ASD). Peningkatan pengetahuan keluarga sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan perkembangan psikososial anak dengan ASD. Keluarga sangat berperan memberikan pengasuhan yang tepat sehingga perkembangan psikososial anak menjadi lebih optimal. Kurangnya pengetahuan keluarga tentang kebutuhan anak merupakan salah satu penyebab keterlambatan perkembangan sosial anak. Stimulasi psikososial berfungsi sebagai penguat yang bermanfaat bagi perkembangan psikososial anak dan memberikan dampak positif pada perkembangan psikososial anak Autism Spectrum Disorder (ASD). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang stimulasi psikososial anak dengan Autism Spectrum Dosorder (ASD). Kegiatan ini berupa edukasi yang dilakukan pada keluarga anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Metode yang diberikan menggunakan media LCD, dan leaflet. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan pada akhir pengabdian seluruh keluarga memiliki pengetahuan baik tentang stimulasi psikososial anak sebanyak 20 orang (100 %). Peningkatan Pengetahuan ini karena keluarga didampingi secara intensif selama pelaksanaan kegiatan edukasi, keluarga saat diberikan edukasi lebih fokus dan dapat menerapkan stimulasi psikososial anak. Diharapkan stimulasi psikososial anak ASD ini terus berlanjut sehingga dapat memaksimalkan perkembangan sosial anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dan dapat membantu upaya program peningkatkan derajat kesehatan anak
Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Asi Eksklusif Ratih Kusuma Wardhani; VIde Bahtera Dinastiti; Nurin Fauziyah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.129

Abstract

Desa Ringinpitu, Kecamatan Pelemahan, Kabupaten Kediri terdapat 1 bidan desa dan 10 kader kesehatan yang aktif dalam kegiatan posyandu dan 10 ibu yang memiliki bayi. Jumlah persalinan di Desa Ringinpitu pada Bulan Januari – Desember 2019 mencapai 38 persalinan dan cakupan ASI Eksklusif hanya mencapai 23 orang (60,5%). Permasalahan mitra cakupan pemberian ASI Eksklusif masih mencapai 60,5% hal ini berkaitan dengan masalah, antara lain : (1) banyak ibu yang bekerja, (3) ibu kurang percaya diri sehingga mengatakan ASInya keluar sedikit/tidak keluar, (4) kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif, (5) ibu terpengaruh produk susu formula, (5) ibu dan keluarga masih percaya tentang pemberian ASI saja pada bayi masih kurang (dukungan keluarga kurang). Solusi Pendidikan kesehatan pada kader kesehatan dan ibu dengan memberikan edukasi tentang ASI Eksklusif, pijat oksitosin, tehnik menyusui yang benar, dan nutrisi masa menyusui. Proses pemberian edukasi ini melibatkan kader dan ibu sebagai sosial support. Luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain : Publikasi jurnal pengabdian masyarakat di jurnal nasional, Peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat. Untuk mewujudkan upaya tersebut maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilan para kader kesehatan dan ibu terutama ASI Eksklusif