Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN IBU MENYUSUI Layla Imroatu Zulaikha; Qurratul A’yun; Emi Yunita
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1561

Abstract

Menyusui merupakan proses terpenting dalam memberikan asupan nutrisi terbaik di masa awal tumbuh kembang bayi. Namun sayangnya belum semua ibu mampu mengoptimalkan prosesnya untuk menjaga kuantitas serta kualitas ASI agar bisa menyusui secara eksklusif. Menjelang akhir tahun 2021 pandemi covid mulai berakhir, kondisi ini memberi angin segar pada petugas kesehatan, namun perlu Kembali mengadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlunya pemberian Asi Eksklusif untuk dapat menekan angka morbiditas dan mortalitas bayi. Pendampingan dilakukan secara online maupun offline. Pendampingan online dapat melalui group whatsapp yang memberikan sarana sharing serta tanya jawab seputar menyusui, dalam group tersebut beranggotakan bidan dan para ibu yang sedang dalam proses menyusui. Sedangkan untuk pendampingan secara offline dapat dilakukan dengan pemberian konseling Ketika ibu melakukan kunjungan nifas maupun BBL. Pendampingan online juga memberikan sarana konsultasi dua arah antara bidan dan pasien.
Pemberian Edukasi pada Remaja Tentang Teknik Akrupesure untuk Meminimalisir Dismenorea Salmawati Salmawati; Emi Yunita
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i5.2099

Abstract

Dysmenorrhea is a common complaint among adolescent girls and can interfere with daily activities and quality of life. One safe and easily applicable non-pharmacological management is acupressure techniques. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of adolescent girls in managing menstrual pain through education and acupressure training. The implementation methods included educational sessions, hands-on practice of acupressure techniques, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The results showed an increase in participants’ knowledge and skills after the training. The average knowledge score increased from 56 to 86 after the intervention in Majungan Village, Pademawu District, Pamekasan Regency. In addition, there was a reduction in the intensity of menstrual pain, with a 36% decrease in mild pain and a 20% decrease in moderate pain. A total of 88% of participants were able to correctly identify acupressure points and practice them independently. This activity was proven effective in helping adolescent girls manage dysmenorrhea naturally through acupressure. In conclusion, the program effectively improved the knowledge, skills, and behavior of adolescent girls in managing dysmenorrhea through acupressure.