Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGUATAN PELAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI PEMERIKSAAN KEHAMILAN TERPADU DAN EDUKASI KESEHATAN BERKELANJUTAN Septi Indah Permata Sari; Yanti Yanti; Elly Susilawati; Dewi Septiana
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan periode penting yang memerlukan pemantauan kesehatan secara berkesinambungan untuk memastikan kesejahteraan ibu dan janin. Kurangnya pemanfaatan pelayanan antenatal, rendahnya aktivitas fisik selama kehamilan, serta keterbatasan pengetahuan ibu hamil mengenai perubahan fisiologis, tanda bahaya kehamilan, dan persiapan persalinan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu hamil melalui pemeriksaan kehamilan terpadu, pelaksanaan senam hamil, dan edukasi kesehatan berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Umbansari kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri, deteksi dini faktor risiko kehamilan, serta pemeriksaan penunjang sederhana. Selain itu, dilakukan senam hamil untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kesiapan menghadapi persalinan, serta penyuluhan kesehatan mengenai gizi selama kehamilan, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, dan perawatan masa nifas. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada 12 ibu hamil, dengan hasil rata-rata pengetahuan ibu hamil meingkat dari yang awalnya rata-rata 60 menjadi 82,5 dengan nilai post test terandah 70 dan tertinggi 100, artinya ada peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai kesehatan kehamilan, meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta meningkatnya partisipasi ibu hamil dalam aktivitas fisik yang aman melalui senam hamil. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan aktif berdiskusi terkait permasalahan yang dihadapi selama kehamilan.Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal melalui pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung terwujudnya kehamilan yang sehat, persalinan yang aman, serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan bayi. Kata Kunci : ibu hamil, pemeriksaan kehamilan terpadu, edukasi kesehatan, pelayanan kesehatan maternal. Kepustakaan : 16 (2012-2019)
Peran Dukungan Sosial dan Penyesuaian Spiritual Ibu terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Risiko Tinggi Elly Susilawati; Yanti Yanti; Nora Veri; Ririn Widyastuti
Faletehan Health Journal Vol 13 No 02 (2026): Faletehan Health Journal, Juli 2026
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy can be a source of happiness and has the potential to cause anxiety for women. In Indonesia it is estimated that there were around 373,000 pregnant women experiencing anxiety. This study was to evaluate the effectiveness of family support and spiritual adaptation of high-risk pregnant mothers in reducing the level of anxiety. This study was conducted from March to October 2025 at a Health Center and a midwifery clinic in Pekanbaru, Indonesia, applying quantitative design with a descriptive analytical approach. The sample consisted of 120 high-risk pregnant women in the first, second, and third trimesters who made antenatal visits. Data were collected through interviews using questionnaires and analyzed by univariate analysis and Chi-Square test. The results showed that 48.3% of respondents were included in the category of high-risk pregnancies based on Poedji Rochjati's score. Most respondents had normal levels of anxiety (78.3%), good social support (79.2%), and high spiritual adaptation (75%). The majority of respondents received social support both (66.7%) and had high spiritual adaptation (70.8%) indicating normal levels of anxiety. In addition, most of the respondents in the low-risk category (32.5%) also had normal anxiety. The analysis showed a relationship between spiritual adaptation and the level of anxiety of pregnant women. Social support and spiritual adaptation play an important role in maintaining the psychological condition of high-risk pregnant women.