Luhut Sihombing, Salmiah
Staf Pengajar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI KOPI DENGAN BERBAGAI POLA TANAM (Monokultur dan Polikultur) DI KABUPATEN DAIRI KECAMATAN SUMBUL DESA TANJUNG BERINGIN Sisilia M Silitonga; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.815 KB)

Abstract

ABSTRAK Untuk mengetahui usahatani kopi Arabika yang memberikan pendapatan yang lebih tinggi maka dilakukan analisis pendapatan pada usahatani kopi Arabika yang ditanam secara monokultur dan tumpangsari kemudian dikomparasikan dengan menggunakan uji beda rata–rata. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas rata–rata budidaya kopi Arabika yang ditanami secara monokultur yaitu 79,6 % dari produktivitas rata–rata budidaya kopi Arabika yang ditanami secara tumpangsari. Pendapatan rata–rata per Ha budidaya kopi Arabika secara monokultur yaitu 67,49% dari pendapatan budidaya kopi Arabika secara tumpangsari. Hasil untuk setiap komparasi antara produktivitas dan tingkat pendapatan antara usahatani kopi Arabika secara monokultur dan tumpangsari yaitu terima H1, artinya terdapat perbedaan yang nyata untuk masing–masing komparasi antara produktivitas dan tingkat pendapatan usahatani Kopi Arabika yang dilakukan secara monokultur dan tumpangsari. Permasalahan yang dihadapi petani dalam budidaya kopi Arabika yaitu pengaruh iklim dan lingkungan, skala usaha, informasi harga, rendahnya pengetahuan tentang budidaya tumpangsari, perawatan yang intensif, dan tenaga kerja. Kata kunci: Kopi Arabika, Analisis Komparasi, Pendapatan
KONSTRUKSI HARGA REFERENSI DAERAH KOMODITAS JAGUNG DI KABUPATEN DAIRI DAN KABUPATEN KARO (Studi Kasus: Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi dan Desa Kuta Bangun, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo) Dewi L. Nadapdap; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.962 KB)

Abstract

ABSTRAK   Harga Referensi komoditas jagung merupakan  harga ketetapan minimum yang  ditetapkan oleh pemerintah untuk melindungi produsen atau petani jagung agar tidak mengalami kerugian. Untuk mengetahui rekomendasi Harga Referensi Daerah komoditas jagung di kedua daerah penelitian maka dilakukan analisis terhadap total biaya produksi pada tingkat on-farm maupun off-farm untuk kemudian ditentukan besarnya keuntungan yang layak diterima oleh petani jagung. Dalam menentukan rekomendasi  Harga Referensi Daerah digunakan dua metode pendekatan yaitu, metode normal profit, dan metode fixed percentage margin. Selanjutnya dari kondisi eksisting pendapatan tersebut diukur tingkat kesejahteraan petani jagung dengan membandingkan pendapatan usahatani mereka dengan Upah Minimum Regional Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petani jagung di daerah penelitian belum sejahtera karena pendapatan usahatani mereka berada di bawah Upah Minumum Regional Sumatera Utara.   Kata kunci: harga referensi daerah, upah minimum regional