Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENJUALAN SAYURAN DI KELURAHAN TANAH ENAM RATUS KECAMATAN MEDAN MARELAN KOTA MEDAN Rizka Hasanah; HM. Mozart B Darus
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sistem penjualan hasil panen sayuran yang dilakukan petani di daerah penelitian, untuk menjelaskan fluktuasi penjualan pada setiap jenis sayuran yang diusahakan di daerah penelitian, dan untuk menjelaskan peluang meningkatkan penjualan berbagai jenis sayuran oleh petani di daerah penelitian. Petani di Kelurahan Tanah Enam Ratus mayoritas menjual hasil panen kepada pedagang pengumpul yang terdapat di Pasar V Marelan yaitu sebanyak 93,33% dengan sistem pembayaran langsung dibayar di tempat oleh pedagang pengumpul. Menurut hasil penelitian di lapangan bahwa tidak terjadi fluktuasi penjualan dikarenakan tergantung luas lahan yang ditanami. Jenis sayuran yang diminta setiap hari dengan harga rendah fluktuasi rendah dan dapat disimpan lama adalah kangkung seharga Rp.2000/kg dan bayam 3000/kg. Sayuran yang rutin diminta setiap hari, harga rendah, permintaan tidak berfluktuasi dan tidak dapat disimpan lama adalah sawi seharga Rp.3000/Kg. Sayur yang tidak rutin diminta tapi harga tinggi, fluktuasi tinggi dan dapat disimpan lama adalah terong ungu seharga Rp. 6500/Kg. Sayur yang tidak rutin diminta tapi harga tinggi fluktuasi tinggi dan tidak dapat dsimpan lama adalah kacang panjang seharga Rp.4000/Kg. Kepada Petani disarankan agar mampu mengatur penanganan pascapanen yang tepat agar hasil panen tidak cepat rusak sehingga penjualan maksimal.   Kata Kunci : Analisis Penjualan, Sayuran, Karakteristik Sayuran, Fluktuasi
Potensi Keagamaan pada Anak Usia Dini melalui Program MTQ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar Riau Syahrul Hidayat; Tia Suherianti; Riva Mutiara; Ridho Aldiokta; Rizka Hasanah; Hasbullah Zakky; Chania Arnata; Afrina Putri; Fandi Rahmat; Mutiara Mutiara; Henni Syawal
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musabaqah Tilawatil Quran is an Islamic festival in Indonesia that is usually carried out at the national level. Kukerta students of Riau University held a Musabaqah Tilawatil Quran Activity at the Merangin Village Level with the aim of strengthening Islamic values in children and adolescents. Musabaqah Tilawatil Qur'an activities were held at the Baiturrahman Mosque in Merangin Village, which was attended by children with an age range of 6-12 years and adolescent qualifications with an age of 14-17 years. Participants in the competition participated in the competition of tilawah, adhan, speech and continuation of verses. The success of this program is the enthusiasm of the children in displaying their abilities on stage with each competition attended by around 20 participants. Of course, this can train their mentality and responsiveness in front of crowded halayak. The presence of innovative activities carried out can make changes in a more advanced direction, especially in the religious aspect.
Identifikasi Telur Soil-Transmitted Helminths pada Feses dan Kuku Anak di Posyandu Melati Febri Nur Ngazizah; Meyta Wulandari; Rizka Hasanah
Jurnal Borneo Cendekia Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v10i1.730

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada karena dapat mengganggu pertumbuhan, status gizi, dan perkembangan anak. Pemeriksaan feses dan kuku merupakan salah satu pendekatan untuk mendeteksi keberadaan telur cacing sebagai upaya identifikasi dini risiko infeksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi telur STH pada sampel feses dan kuku pada anak di Posyandu Melati menggunakan metode flotasi dan sedimentasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pemeriksaan laboratorium terhadap 15 sampel feses dan 15 sampel kuku anak Posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 2 dari 15 sampel feses (13,3%) terdeteksi positif telur fertil Ascaris lumbricoides, sedangkan 13 sampel (86,7%) menunjukkan hasil negatif. Pada pemeriksaan kuku tidak ditemukan telur cacing pada seluruh sampel (100% negatif). Hasil ini menjadi dasar penting bagi upaya edukasi perilaku hidup bersih dan sehat serta pemantauan berkala di lingkungan Posyandu.