Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA APLIKASI REVENUE ASSURANCE PEMBENAHAN DATA PELANGGAN (PDP) MENGGUNAKAN METODE TAM Nurmaini Dalimunthe; Rianto Rianto; Arabiatul Adawiyah
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v6i2.9553

Abstract

Aplikasi Revenue Assurance Pembenahan Data Pelanggan (PDP) merupakan aplikasi yang memudahkan pengguna untuk memperbaiki data pelanggan dan menyimpan berkas data pelanggan secara digital sehingga mempermudah pengguna dalam memcari data pelanggan yang diinginkan. Dalam penggunaan aplikasi revenue assurance PDP ini masih ada pengguna yang belum mengetahui kemudahan dan manfaat yang ada pada aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pengguna aplikasi revenue assurance PDP dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan tiga variabel yang dimodifikasi, yaitu Perceived Ease of Use (PEOU) dan Perceived Usefulness (PU) sebagai variabel independen sedangkan Acceptance of IT sebagai variabel dependen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 50 orang pengguna. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pengguna terhadap penerapan aplikasi revenue assurance PDP sebesar 71,12%. Dipengaruhi oleh faktor persepsi kemudahan (perceived ease of use) sebesar 66,08% dan persepsi kebermanfaatan (perceived usefulness) sebesar 74,41%. Hal ini dapat membuktikan bahwa apabila nilai dari faktor kemudahan dan manfaat meningkat, maka penerimaan pengguna terhadap sistem informasi akan meningkat..  Kata Kunci: PEOU, PU, Revenue Assurance PDP, TAM.
Analisa Kualitas Website Menggunakan Metode Webqual 4.0 (Studi Kasus: Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau) Nurmaini Dalimunthe; Arabiatul Adawiyah; Tricia Karina
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v5i2.7539

Abstract

Website badan kepegawaian daerah provinsi riau telah memanfaatkan website dalam pelayanan publik. Selama dipublikasikan masih terdapat masalah dari segi kualitas kegunaan seperti fitur pada menu bar tidak berfungsi dengan baik, dari kualitas informasi ditemukan adanya tampilan error pada masing-masing informasi mengenai badan kepegawaian daerah perkabupaten yang ada di provinsi riau dan dari kualitas interaksi pelayanan tidak adanya pemberitahuan kesalahan pada saat input data pada email. Dalam penelitian ini, kualitas website badan kepegawaian daerah provinsi riau diukur dengan menggunakan metode Webqual 4.0 dengan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa website ini sudah memuaskan pegawai, berdasarkan diterima dua hipotesis yang diajukan yaitu hipotesis kualitas kegunaan dan kualitas informasi dengan kontribusi variabel terhadap kepuasan sebesar 52,3%. Adapun hasil hipotesis dari penelitian ini adalah diterimanya atau berpengaruhnya dua variabel dari tiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, kualitas kegunaan dan kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna. Diterimanya kedua variabel tersebut menandakan bahwa kualitas kegunaan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau sudah sesuai dengan yang diinginkan pegawai, seperti situs website mudah dipelajari, jelas, dan tepat dalam penyusunan tata letak informasi, dan kualitas informasi juga sudah sesuai dengan kepuasaan pegawai, seperti informasinya diberikan jelas, up to date, dan dalam format yang sesuai. Adapun satu hipotesis ditolak yaitu kualitas interaksi pelayanan menandakan bahwa pegawai belum merasa aman, tidak melindungi privasi pegawai, dan tidak yakin dengan informasi yang diberikan.Kata kunci : regresi linear berganda, webqual 4.0, website
EVALUASI WEBSITE PEMKO PEKANBARU MENGGUNAKAN METODE HEURISTIC EVALUATION Nurmaini Dalimunthe; Arabiatul dawiyah; Faris Nazari; Khairunsyah Purba
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/rmsi.v5i2.7538

Abstract

Kota Pekanbaru merupakan salah satu Kota di Provinsi Riau dan telah menggunakan website sebagai tempat untuk mendapatkan informasi. Tujuan dibangunya website ini ialah untuk memudahkan pengguna dalam mengakses informasi seputa Kota Pekanbaru. Dalam penerapan website ini masih terdapat beberapa permasalahan yaitu informasi yang kurang update dan lengkap serta tidak adanya menu untuk membalas kritik atau saran dari masyarakat, sehingga dapat mempengaruhi kualitas dari website tesebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mengukur tingkat keberhasilan website Pemko Pekanbaru menggunakan metode heuristic evaluation dan untuk memberikan rekomendasi kepada pihak Pemko Pekanbaru agar dapat dijadikan solusi untuk meningkatkan kepuasan pengguna berdasarkan tingkat keberhasilan website. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Slovin dan Simple Random Sampling. Untuk metode analisis data menggunakan usability testing serta alat pengolahan data menggunakan IMB Software Statistical Product Solution (SPSS) Statistics 23. Berdasarkan hasil penelitian terhadap data yang diperoleh dari Pemko Pekanbaru, maka dapat disimpulkan bahwa didapatkan nilai persentase dari Usability Testing total ditemukan mendapatkan nilai 63,18% yang berarti menunjukkan bahwa website cukup baik bagi penggunanya, untuk total tidak ditemukan mendapatkan nilai 36,81% yang berarti menunjukkan bahwa website kurang baik bagi penggunanya.Kata kunci: Heuristic Evaluation, Pemko Pekanbaru, Usability Testing, website.
Analisa Sistem Informasi Perpustakaan Dengan Pendekatan Human Organization Technology (Hot) Fit Model (Studi Kasus: Perpustakaan UIN Suska Riau) Nurmaini Dalimunthe; Widya Ayu Azhari; suriani suriani; arabiatul adawiyah
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2019: SNTIKI 11
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.187 KB)

Abstract

Perpustakaan UIN SUSKA Riau telah menggunakan sistem informasi untuk mewujudkan otomasi perpustakaan, hal ini ditandai dengan diterapkannya sistem informasi perpustakaan sejak tahun 2009. Sistem informasi perpustakaan yang ada meliputi sistem Openbiblio, sistem absensi, sistem sirkulasi loker, OPAC dan MPS. Dalam penerapannya sistem informasi perpustakaan masih belum berjalan optimal karena masih terdapat beberapa kendala dalam penggunaannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keterkaitan diantara faktor manusia (human), organisasi (organization), dan teknologi (technology) terhadap manfaat (net benefit) serta mengukur tingkat keberhasilan dari penerapan sistem informasi perpustakaan yang ada di UIN SUSKA Riau. Pada penelitian ini menggunakan HOT Fit Model yang terdiri dari konstruk human (penggunaan sistem, kepuasan pengguna), organization (struktur organisasi) dan technology (kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan) dan manfaat. Pengambilan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara dan observasi. Untuk teknik analisa data menggunakan SEM serta tools yang digunakan yaitu SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas informasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem, kualitas layanan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna, struktur organisasi berpengaruh terhadap kepuasan pengguna dan net benefit, kepuasan pengguna berpengaruh terhadap penggunaan sistem, sedangkan penggunaan sistem berpengaruh terhadap net benefit. Nilai keberhasilan sistem informasi perpustakaan berada dalam tingkat cukup berhasil dengan persentase 60.5%. Kata Kunci : HOT Fit Model, SEM, Sistem informasi perpustakaan, SmartPLS
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi Slims Menggunakan End User Computing Satisfaction Method Yusril Can; Fitriani Muttakin; Anofrizen Anofrizen; Nurmaini Dalimunthe
Jurnal Inovtek Polbeng Seri Informatika Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/isi.v8i1.3158

Abstract

SLIMS pada perpustakaan Universitas Hang Tuah Pekanbaru di bangun sejak tahun 2014 dan mulai diterapkan di perpustakaan sejak tahun 2018 dan sudah berjalan selama 5 tahun, Selama Penerapannya terdapat beberapa koleksi buku yang masih kurang lengkap, Hal ini mengakibatkan mahasiswa lebih memilih buku secara manual. Selain itu pengguna masih banyak yang kurang paham menggunakan SLIMS oleh pengguna sepenuhnya. Studi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna SLIMS dan menawarkan rekomendasi untuk perbaikan sistem, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu End User Computing Satisfication (EUCS) yang memiliki 5 Variabel pada Metode tersebut. Data yang di dapatkan dari penelitian ini yaitu menyebarkan kuesioner dengan sampel berjumlah 100 responden. Pengolahan data dilakukan dengan Teknik SEM-PLS dan menggunakan bantuan sistem SMART-PLS 4. Hasil analisis yang didapatkan pada tingkat kepuasan pengguna dengan nilai 53,8%, Hal ini menujukkan bahwa pengguna senang dengan kegunaan SLIMS dan menawarkan 4 rekomendasi perbaikan terhadap SLMS dapat ditingkatkan agar berfungsi lebih efektif.
Peluang dan Tantangan Transformasi Pelayanan Pemerintahan Desa Berbasis Digital di Riau Nurmaini Dalimunthe; Nora Rosalia; Khairunsyah Purba
Al-Manar Journal of Public Administration and Management Vol. 2 No. 1 (2025): Al-manar Journal of Public Administration and Management
Publisher : Yayasan Almanar Pujud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital-based services have become an essential element in effective governance and the improvement of public service provision in the modern era. However, the adoption and implementation of digital services in rural areas face complex challenges. This study aims to identify and analyze the barriers hindering the implementation of digital services in Giti Village and Aliantan Village. A qualitative approach is used to explore the technical, organizational, social, and financial barriers affecting the application of technology in these areas. The research findings reveal that limited infrastructure, including unstable internet access and a lack of technological devices, are major obstacles. Additionally, issues of privacy and data security, resistance from organizations, and a lack of training and capacity-building for human resources also slow down the digital transformation process. Social factors, such as low digital literacy among the community, also influence the level of digital service adoption. This study emphasizes the importance of a holistic approach to overcoming these barriers through strengthening infrastructure, providing ongoing training, raising awareness about data security, and enhancing collaboration between the government and local stakeholders. By addressing these challenges, digital technology can be maximized to drive inclusive development and strengthen village governance in the future.
Tantangan Implementasi IKD dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Rokan Hulu Nurmaini Dalimunthe; Arli Ardianto; Khairunsyah Purba
Al-Manar Journal of Public Administration and Management Vol. 2 No. 2 (2025): Al-manar Journal of Public Administration and Management
Publisher : Yayasan Almanar Pujud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the challenges associated with the implementation of the Digital Population Identity (IKD) in enhancing the quality of population administrative services in Rokan Hulu Regency. While IKD represents a digital innovation aimed at streamlining and expediting public service delivery, its adoption at the regional level continues to encounter significant obstacles. Employing a descriptive qualitative approach, this research utilized data collection methods including observation, interviews, and document analysis. The findings reveal that several key factors impede the effective implementation of IKD: low levels of public participation, limited digital literacy, the lack of access to mobile devices among the population, inadequate infrastructure, and the absence of mandatory regulatory frameworks. In light of these challenges, a comprehensive strategy is imperative—one that involves intensified public outreach, the provision of sufficient supporting facilities, and the establishment of clear and enforceable policies to ensure the successful realization of digital transformation in population administration services.