Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI PENGELOLA KOPERASI SYARIAH MUSI SEJAHTERA DAN CV NURUL ABADI PALEMBANG Zahruddin Hodsay; Neta Dian Lestari; Bram Sista Apriyanto; Ande Sugama
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi dan mengembangkan perilaku manusia dalam organisasi mutlak dilakukan, salah satu diantaranya adalah upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengelola keuangan suatu perusahaan. Beranjak dari permasalahan yang sama dialami oleh Koperasi Syariah Musi Sejahtera dan CV Nurul Abadi Palembang yaitu manajemen dan staf administrasi keuangan yang ada belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, mendorong kami melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk pelatihan dan workshop penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengelola keuangan pada kedua mitra tersebut.Target kegiatan ini adalah berjalannya sistem administrasi keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan kedua mitra. Sedangkan luarannya berupa laporan keuangan, yaitu laporan laba rugi/hasil usaha, neraca dan laporan arus kas. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode dalam bentuk pelatihan, workshop, pendampingan evaluasi dan follow up. Hasil yang dicapai pada Mitra 1, setelah dilakukan  pendampingan dengan mengiventaris perlengkapan, perlatan, barang dagang, dll yg selanjutnya perapian administrasi keuangan dan pencatatan keuangan sehari-hari di lakukan secara manual dan komputer. Pembuatan jurnal khusus, buku besar, nerasa saldo hingga menghasilkan laporan keuangan. Sedangkan pada Mitra 2, kegiatan pendampingan diawali observasi awal nota bukti transaksi dan catatan keuangan yang digunakan serta entri keuangan di komputer, ditemukan beberapa kesalahan administratif antara lain pencatatan debet dan kredit, invoice berfungsi ganda, dsb.  Selanjutnya pendampingan dan workshop perbaikan pembukan perusahaan. Kemudian melakukan pendampingan pencatatan bukti transaksi secara manual dan komputer ke dalam jurnal khusus, buku besar dan neraca saldo. Dari neraca saldo inilah telah dapat dibuat laporan keuangan. Kedua mitra ini juga diberikan bantuan alat tulis kantor dan sarana prasarana produksi yang digunakan untuk memperlancar kegiatan usaha masing-masing. Kata Kunci : Pelatihan dan Workshop, Laporan Keuangan
ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA CV. NURUL ABADI PALEMBANG Ande Sugama
Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi Vol 2, No 1 (2018): JURNAL NERACA
Publisher : Program Study of Accounting Education FKIP University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.546 KB) | DOI: 10.31851/neraca.v2i1.2232

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data yaitu dokumentasi, wawancara dan studi literatur, adapun langkah-langkah untuk menganalisis data penelitian ini yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan CV. Nurul Abadi Palembang belum sepenuhnya menerapkan standar akuntansi keuangan dan hal ini dikarenakan terbatasnya  pengetahuan dan sumber daya manusia yang dimiliki. Laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan neraca, laporan arus kas, catatan laporan keuangan, dan bukti transaksi yang dibuat oleh perusahaan masih menerapkan cara penyajian yang masih sederhana dan manual sesuai dengan kemampuan dan  pengalaman pengurus keuangan perusahaan. Peneliti menyimpulkan perusahaan CV. Nurul Abadi Palembang selain belum menerapkan standar akuntansi keuangan dalam menyajikan laporan  keuangan, juga memiliki berbagai kendala dalam penerapan laporan keuangan, diantaranya kendala sumber daya manusia yang belum menguasai dan memahami pengetahuan yang memadai tentang laporan keuangan yang sesuai standar.