Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa dalam film Imperfect: Karier, Cinta, dan Timbangan karya Meira Anastasia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan menggambarkan bentuk- bentuk pelanggaran maksim kesantunan dalam dialog antar tokoh di film tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak bebas libat cakap dan pencatatan. Sementara itu, analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, pengodean, dan penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teori prinsip kesantunan berbahasa dari Leech dan hasilnya dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk materi teks negosiasi di jenjang Sekolah Menengah Atas. Dari hasil analisis, ditemukan sebanyak 32 tuturan yang menyimpang dari prinsip kesantunan berbahasa, dengan rincian: 7 tuturan melanggar maksim kebijaksanaan, 6 tuturan melanggar maksim pujian, 4 tuturan melanggar maksim kedermawanan, 5 tuturan melanggar maksim kerendahan hati, 6 tuturan melanggar maksim kesepakatan, dan 4 tuturan melanggar maksim simpati. This study aims to identify forms of speech that violate the principles of politeness in the film Imperfect: Karier, Cinta, dan Timbangan by Meira Anastasia. The method used is qualitative with a descriptive approach, namely by describing the forms of violations of politeness maxims in the dialogue between characters in the film. Data collection was carried out through the technique of free listening and recording. Meanwhile, data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, coding, and drawing conclusions. The collected data were analyzed using Leech's theory of politeness principles and the results can be used as teaching materials for negotiation text materials at the Senior High School level. From the results of the analysis, 32 utterances were found that deviated from the principles of politeness, with details: 7 utterances violated the maxim of wisdom, 6 utterances violated the maxim of praise, 4 utterances violated the maxim of generosity, 5 utterances violated the maxim of humility, 6 utterances violated the maxim of agreement, and 4 utterances violated the maxim of sympathy.