Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : agregat

Anaisis Pengaruh Rekayasa Nilai Terhadap Penjadwalan dan Biaya Paket Pembangunan Gudang Bahan dan Workshop Peralatan BPJN KALTARA Respati, Rida; Rizki Angga Pratama; Norseta Ajie Saputra; Hendra Putra Jaya
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24707

Abstract

Pengawasan proyek sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan operasi proyek, mengatasi masalah keterlambatan, biaya, mutu dan risiko. Metode yang digunakan adalah Value Engineering. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang dapat dihemat, menentukan alternatif terbaik, dan mengetahui perbedaan biaya dan waktu sebelum dan sesudah penerapan metode ini, sehingga memberikan penghematan biaya dan waktu dengan tetap menjaga fungsi dan nilai perencanaan. Penerapan Value Engineering dilakukan pada pekerjaan struktur di pembangunan Gudang Material dan Bengkel Peralatan BPJN Kalimantan Utara. Dengan mencari alternatif item value engineered, terdapat Pekerjaan Balok B1 dengan biaya awal Rp. 2.579.918.360,00 menjadi Rp. 2.391.042.045,00. Penghematan yang sangat besar yaitu sebesar Rp. 188.876.315,00 atau sebesar 7,32% dan penghematan waktu 5 hari. Untuk item pekerjaan Kolom K1 dengan biaya awal Rp. 1.490.374.350,00 menjadi Rp. 1.376.727.468,33. Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 113.646.881,67 atau sebesar 7,63% dan penghematan waktu selama 3 hari. Untuk item Pekerjaan Pilar Pengeboran Beton diameter 250 mm dengan biaya awal Rp. 1.331.336.755,50 menjadi Rp. 1.205.582.700,00 Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 125.754.055,50 atau sebesar 9,45% dan penghematan waktu selama 2 hari. Hasil perhitungan biaya rekayasa nilai awal kontrak sebesar Rp. 11.222.000.231,- menjadi Rp. 11.793.722.979,- atau sebesar 3,82% dan waktu semula 259 hari kalender menjadi 248 hari kalender
Anaisis Pengaruh Rekayasa Nilai Terhadap Penjadwalan dan Biaya Paket Pembangunan Gudang Bahan dan Workshop Peralatan BPJN KALTARA Respati, Rida; Rizki Angga Pratama; Norseta Ajie Saputra; Hendra Putra Jaya
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24707

Abstract

Pengawasan proyek sangat penting untuk kelancaran dan keberhasilan operasi proyek, mengatasi masalah keterlambatan, biaya, mutu dan risiko. Metode yang digunakan adalah Value Engineering. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang dapat dihemat, menentukan alternatif terbaik, dan mengetahui perbedaan biaya dan waktu sebelum dan sesudah penerapan metode ini, sehingga memberikan penghematan biaya dan waktu dengan tetap menjaga fungsi dan nilai perencanaan. Penerapan Value Engineering dilakukan pada pekerjaan struktur di pembangunan Gudang Material dan Bengkel Peralatan BPJN Kalimantan Utara. Dengan mencari alternatif item value engineered, terdapat Pekerjaan Balok B1 dengan biaya awal Rp. 2.579.918.360,00 menjadi Rp. 2.391.042.045,00. Penghematan yang sangat besar yaitu sebesar Rp. 188.876.315,00 atau sebesar 7,32% dan penghematan waktu 5 hari. Untuk item pekerjaan Kolom K1 dengan biaya awal Rp. 1.490.374.350,00 menjadi Rp. 1.376.727.468,33. Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 113.646.881,67 atau sebesar 7,63% dan penghematan waktu selama 3 hari. Untuk item Pekerjaan Pilar Pengeboran Beton diameter 250 mm dengan biaya awal Rp. 1.331.336.755,50 menjadi Rp. 1.205.582.700,00 Penghematan yang sangat besar sebesar Rp. 125.754.055,50 atau sebesar 9,45% dan penghematan waktu selama 2 hari. Hasil perhitungan biaya rekayasa nilai awal kontrak sebesar Rp. 11.222.000.231,- menjadi Rp. 11.793.722.979,- atau sebesar 3,82% dan waktu semula 259 hari kalender menjadi 248 hari kalender
Analisis Potensi Penambahan Kapur Tohor Dan Variasi Difa Soil Stabilizer Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Saputra, Norseta Ajie Saputra; Rizkan Maulidi Ansyari; Amelia Faradila
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.26506

Abstract

PT. Bisma Dharma Kencana Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, Kabupaten Katingan Hilir merupakan salah satu perkebunan kelapa sawit yang cukup besar. Permasalahan muncul diakibatkan kondisi jalan perusahaan yang sering dilewati masyarakat memiliki karakteristik tanah yang kurang baik dan mudah rusak apabila terjadi hujan yang cukup sering. Parameter nilai California Bearing Ratio (CBR) yang rendah dan indeks plastisitas yang cukup tinggi dapat menjadi alasan atas apa yang terjadi.   Kondisi ini menunjukkan bahwa tanah tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagai lapisan perkerasan jalan, sehingga diperlukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan daya dukungnya. Penelitian ini menggunakan metode stabilisasi kimiawi dengan penambahan bahan aditif Difa Soil Stabilizer dan kapur tohor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas bahan stabilisasi dalam memperbaiki sifat fisik dan mekanik tanah, terutama terhadap parameter batas Atterberg, kepadatan, dan nilai CBR. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai indeks plastisitas tanah asli sebesar 22,05% mengalami penurunan secara signifikan setelah penambahan bahan stabilisasi. Penurunan indeks plastisitas terjadi pada variasi TD1 hingga TD4 masing-masing menjadi 13,00%;  12,78% ; 12,13% dan 11,94%. Peningkatan signifikan juga terjadi pada nilai CBR. Tanah asli yang memiliki nilai CBR sebesar 4,28% mengalami peningkatan setelah dicampur dengan kapur tohor dan variasi Difa Soil Stabilizer sebesar 0%, 1%, 2%, dan 3% yang masing-masing menghasilkan nilai CBR sebesar 10,45%; 11,59%; 12,35%; dan puncaknya sebesar 30,40%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi penggunaa kapur tohor dan Difa Soil Stabilizer mampu meningkatkan stabilitas tanah lempung secara signifikan, sehingga layak dijadikan alternatif solusi untuk perbaikan tanah dasar pada konstruksi jalan
Pengaruh Penambahan Biochar Tempurung Kelapa Terhadap Nilai PI Dan CBR Pada Tanah Di Kecamatan Maliku delina, defrin; Norseta Ajie Saputra
AGREGAT Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i2.26886

Abstract

Tanah lempung dengan Indeks Plastisitas (PI) yang tinggi dan nilai California Bearing Ratio (CBR) yang rendah cenderung rentan terhadap perubahan kelembapan dan memiliki daya dukung yang rendah sehingga perlu usaha untuk stabilisasi, salah satu stabilisasi yang masih jarang digunakan adalah stabilisasi mengunakan bahan adiktif seperti biochar tempurung kelapa. Biochar tempurung kelapa memiliki sifat yang mampu mengubah karakteristik fisik dan mekanik tanah, sehingga diharapkan dengan penambahan biochar dapat menurunkan nilai Indeks Plastisitas (PI) dan meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 8%, 12% dan 16% terhadap nilai Indeks Plastisitas (PI) dan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah asli dari Desa Maliku Baru, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Hasil dari pengujian menunjukan perubahan terhadap kedua parameter tersebut, semakin tinggi variasi biochar tempurung kelapa yang digunakan maka semakin rendah nilai Indeks Plastisitas (PI) dan semakin tinggi nilai California Bearing Ratio (CBR). Pada penelitian ini diperoleh hasil yang signifikan pada penambahan biochar tempurung kelapa dengan variasi 16% diperoleh nilai Indeks Plastisitas (PI) dari tanah asli sebesar 33,64% menjadi 11,68% penurunan yang terjadi 62,4% dari tanah asli sedangkan nilai California Bearing Ratio (CBR) diperoleh dari tanah asli sebesar 2,95% menjadi 9,2% peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) adalah sebesar 78% dari California Bearing Ratio (CBR) tanah asli. Dengan demikian, penggunaan biochar tempurung kelapa sebagai bahan stabilisasi tanah sangat efektif dalam meningkatkan kualitas tanah lempung di daerah tersebut